Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pemberian makan bergizi gratis di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menjadi sorotan lantaran adanya penolakan dari sekolah. Pihak sekolah mempersoalkan lauk yang ada di dalam kotak MBG masih dalam kondisi mentah.

Penanggung jawab program MBG di SMAN 2 Pamekasan menolak kotak makanan yang baru saja diturunkan dari mobil distribusi. Pihak sekolah menolak lantaran lauk berupa ikan lele serta tahu dan tempe masih dalam kondisi mentah.

Lauk yang belum dimasak dengan sempurna itu pun dinilai belum layak untuk dibagikan kepada siswa. Pihak sekolah membenarkan adanya penolakan MBG yang terjadi pada Senin lalu. Kepala sekolah pun menyayangkan kejadian ini.

#MBG #pamekasan #jatim

Baca Juga Peringatan Dini BMKG 12-13 Maret 2026: Siaga Hujan Lebat, Ini Daftar Wilayah yang Perlu Waspada di https://www.kompas.tv/info-publik/656132/peringatan-dini-bmkg-12-13-maret-2026-siaga-hujan-lebat-ini-daftar-wilayah-yang-perlu-waspada



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/656134/full-sekolah-tolak-lauk-mbg-yang-belum-dimasak-ini-alasannya-sapa-siang
Transkrip
00:07Pemberian makan bergizi gratis atau MBG di Kabupaten Pemekasan Jawa Timur menjadi sorotan lantaran adanya penolakan dari sekolah.
00:15Pihak sekolah mempersoalkan lauk yang ada di dalam kotak MBG masih dalam kondisi mentah.
00:22Penolakan hari ini hari Senin tanggal 9 Maret 2020.
00:27Penanggung jawab program MBG di SMA N2 Pemekasan menolak kotak makanan yang baru saja diturunkan dari mobil distribusi.
00:34Pihak sekolah menolak antara lauk berupa ikan lele serta tahu dan tempe masih dalam kondisi mentah.
00:44Lauk yang belum dimasak dengan sempurna itu pun dinilai belum layak untuk dibagikan kepada siswa.
00:50Pihak sekolah membenarkan adanya penolakan MBG yang terjadi pada Senin lalu.
00:54Kepala sekolah pun menyayangkan kejadian ini.
00:57Jangan standar gizi lah.
01:03Jangan asal-asal.
01:07Asal malah ini bagus itu.
01:09Malahnya apa?
01:10Awal-awalnya.
01:13Kita nggak pernah pindah dapur dari asal malah itu dari awal.
01:18Tapi ke akhir-akhir ini.
01:22Sudah kalau dihitung sudah berapa kali Pak kira-kira?
01:25Anggaplah yang maksudnya teguran secara persuasif dulu gitu Pak.
01:29Kalau saya lihat ada tiga kali.
01:34Atas pemberian MBG tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana memberikan tanggapannya.
01:40Dadan bilang, tindak lanjut sesuai petunjuk teknis dan surat edaran yang telah dikeluarkan
01:45dan dalam proses evaluasi untuk dihentikan sementara.
01:49Di SMA N2 Pamekasan sendiri terdapat setidaknya 1.134 siswa penerima program makan bergizi gratis.
01:56Nur Halis, Kompas TV, Pamekasan, Jawa Timur.
02:02Untuk informasi lebih lengkap, saudara, terkait penolakan sekolah terhadap menu MBG yang belum dimasak.
02:07Kita akan berbincang dengan Kepala SMA Negeri 2 Pamekasan.
02:10Ada Pak Arifin. Selamat siang Pak Arifin.
02:13Terima kasih sudah bergabung bersama Kompas TV.
02:14Bapak bisa dicerita kembali Pak Arifin terkait dengan penolakan yang dilakukan pihak sekolah terhadap menu MBG yang di dalam kotak
02:21itu
02:22ternyata isinya mentah atau masih dimarinasi seperti lele, tahu tempe.
02:25Seperti apa awal mulanya Pak?
02:28Terima kasih Mas. Ini saya di sekolah ini lagi siang ini.
02:34Jadi kejadiannya itu terjadi pada tanggal 9 hari Senin yang lalu
02:41bahwa SMA Negeri 2 Pamekasan ini memang menolak MBG yang diberikan oleh salah satu dapur yang ada di Pamekasan ini
02:52dengan pertimbangan untuk menjaga keselamatan anak-anak kita, kesehatan anak-anak kita.
03:00Karena kita melihat bahwa lauk yang diberikan oleh pihak dapur ke sekolah kami ini kurang layak lah.
03:11Artinya secara kesehatan karena lautnya yang akan diberikan pada waktu itu ada tiga macam
03:21yaitu tempe, dua potong, kemudian tahu, dua potong, dan lele yang semuanya dalam keadaan mentah.
03:33Nah kemudian kami memperkirakan karena pembagian itu pendistribusan sekitar jam 9,
03:41kalau sudah sampai jam 12, 3 jam berikutnya, apalagi lebih dari itu terjadi pembusukan
03:47karena sudah air di dalam wadah satu itu sudah baunya amis sekali.
03:54Saya saja karena bulan puasa kemarin itu ditunjukkan sudah hampir muntah.
04:00Akhirnya kami memutuskan bahwa untuk jatah sekolah yang tiga hari dari mulai hari Senin,
04:10tanggal 9, dan Selasa sampai Rabu itu untuk dikembalikan ke pihak dapur.
04:20Oke, Pak Arifin, jadi jatah makan MBG Senin, Selasa, Rabu itu dikembalikan ke pihak SPPG?
04:26Begitu ya Pak. Lalu saat dikembalikan respon mereka seperti apa Pak terhadap pihak sekolah?
04:31Nah begini, setelah terjadi pengembalian dari pihak sekolah dengan alasan yang seperti yang sudah viral
04:39disampaikan melalui video yang viral di media itu, pihak dapur itu mendatangi sekolah
04:51untuk mengklarifikasi mengapa itu sampai terjadi pengiriman bahan lauk yang masih mentah.
05:02Dan disitu apa? Saya katakan fungsinya dapur kalau seperti itu gitu lah.
05:09Anak-anak kok masih suruh menggoreng lagi ya dalam kondisi bulan puasa
05:15dan juga dalam kondisi yang saya disayangkan itu dicampurnya bahan antara tahu, tempe, dan lele itu.
05:25ya di dalamnya. Sehingga dari pihak kepala dapurnya itu mohon maaf atas kelalaian daripada pihak dapur
05:40yang sudah mendistribusikan bahan mentah yang disampaikan kepada sekolah.
05:50Oke, artinya ada permintaan maaf dari pihak dapur seperti tadi Pak Rifin sampaikan kepada pihak sekolah
05:55atas menu MBG yang dihadirkan dalam kondisi mentah.
05:58Lalu untuk hari ini seperti apa Pak? Apakah memang akhirnya dengan persetujuan pihak sekolah
06:03dibuat matang untuk para siswa walaupun dalam kondisi puasa atau seperti apa Pak Rifin?
06:09Ya karena jatah yang kami tolak itu tiga hari kan sampai sekarang ini kan masih hari Rabu.
06:15Jadi belum dikirim lagi. Kita di sini selama bulan puasa kan jatah tiga hari itu diantar satu kali Mas.
06:25Di awal, di hari Senin itu. Sehingga sampai hari Rabu ini kami memang tidak mendapatkan jatah lagi selama tiga hari.
06:32Oke, jadi artinya dirapel begitu ya Pak?
06:35Dirapel, dirapel sudah. Iya.
06:38Oke, nah untuk besok berarti akan tiga hari lagi dirapel.
06:42Kedepannya apa yang memang diharapkan dari pihak sekolah Pak?
06:45Terhadap dapur agar masalah ini tidak viral lagi dan ini bisa menjadi contoh yang baik untuk pihak sekolah dan pihak
06:51sekolah lain?
06:52Iya, kami berharap dari pihak sekolah bahwa MBG ini
06:58Menurut program dari pembel yang sangat baik, lawah sampai ke penerima manfaat, mohon ini yang harus dijadikan.
07:15Tujuannya adalah untuk meningkatkan gizi anak kita supaya menjadi anak yang sehat, yang berdampak pada peningkatan kualitas prestasi anak didik
07:25kita.
07:26Justru kalau ini tidak seperti yang kemarin kita tolak itu diberikan kepada anak, kami khawatir itu justru menimbulkan penyakit.
07:35Ini yang saya dampak daripada mengapa kami menolak yang kemarin itu.
07:42Dan ini istilahnya hal yang kami lakukan ini adalah untuk penyelamatan anak didik kita.
07:52Terima kasih.
07:54Semoga harapan ini bisa didengar pihak dapur sehingga makanan yang akan disampai ke sekolah terutama di SMA N2 Pemekasan ini
08:01dalam kondisi matang dan bergizi ya Pak
08:02untuk meningkatkan gizi anak-anak di sekolah SMA N2 Pemekasan.
08:07Terima kasih sekali lagi Pak Muhammad Tarifin atas waktunya bersama Sampai Indonesia Siang Kompas TV.
08:11Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan