00:00Saudara sejumlah anak-anak tunarungu di kota Gorontalo mengikuti pembelajaran Al-Quran dengan metode bahasa isyarat.
00:07Melalui program sekolah Ramadan Inklusif ini, peserta diajarkan mengenal huruf hijaya hingga membaca Al-Quran menggunakan isyarat.
00:17Sejumlah anak-anak tunarungu tampak antusias mengikuti pembelajaran Al-Quran isyarat.
00:22Mereka belajar mengenai huruf hijaya, serta membaca Al-Quran mulai dari ikro hingga tahap membaca Al-Quran dengan menggunakan bahasa
00:31isyarat.
00:32Kegiatan yang bertajuk sekolah Ramadan Inklusif ini digagas oleh komunitas Rangkul Asa, bekerjasama dengan TPK, Tuli Adzan As-Zami serta
00:41Gertatin.
00:43Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Al-Mukarabin, Kelurahan Uluwo, kota Gorontalo.
00:48Program ini dikhususkan bagi peserta Tuli yang berasal dari sekitar kota Gorontalo, baik dari kalangan anak-anak maupun orang dewasa.
00:57Dalam program ini terdapat dua kelas utama, yaitu kelas Tuli Dewasa dan kelas Tuli Anak-anak, dengan materi pembelajaran yang
01:04disesuaikan.
01:05Kegiatan sekolah Ramadan Inklusif itu program yang kami buat khusus di bulan Ramadan dan dikhususkan pesertanya adalah teman-teman disabilitas
01:14Tuli atau yang dikenal dengan tunarungu.
01:18Pesertanya tadi, sebagaimana yang saya bilang, itu khusus untuk Tuli yang ada di sekitar kota Gorontalo, baik Tuli Dewasa ataupun
01:25Tuli Anak-anak.
01:26Jadi kami berusaha untuk menggambit dua target belajar, yaitu pertama Tuli Dewasa, yang kedua adalah Tuli Anak-anak.
01:35Tapi memang target belajarnya beda.
01:37Kalau misalkan Tuli Dewasa, itu kami fokuskan lagi kepada pemahaman agama Islam.
01:42Karena awal mula rencana kegiatan ini itu, kami melihat bahwa di bulan Ramadan itu orang-orang pada semangat membuat program
01:48-program keagamaan Islam.
01:50Tapi sedikit sekali yang membuat program khusus teman-teman Tuli.
01:53Padahal pada dasarnya kalau kita lihat, pemahaman mereka terhadap Islam itu minim sekali.
01:58Makanya kami berinisiatif untuk melaksanakan ini demi membantu peningkatan pemahaman teman-teman Tuli.
02:05Makanya teman-teman Tuli yang dewasa itu, belajarnya fokus kepada peningkatan pemahaman Islam,
02:10sedangkan yang untuk anak-anak lebih kepada Al-Quran Isyarat dan juga Rukun Islam.
02:16Jadi pembelajarannya lebih sederhana.
02:18Melalui program ini diharapkan penyandang disabilitas Tuli dapat memperoleh akses pembelajaran agama yang lebih inklusif
02:25serta memudahkan mereka dalam memahami ajaran Islam.
Komentar