00:03Intro
00:08Kabar duka datang dari dunia musik tanah air,
00:11penyanyi Oksafia Aldiano atau biasa dikenal Fidi Aldiano meninggal dunia
00:16setelah berjuang melawan kanker ginjal selama beberapa tahun terakhir.
00:20Selama 7 tahun belakangan, Fidi Aldiano juga membagikan perjalanannya
00:25menjalani pengobatan untuk kankernya.
00:28Hi everyone, this is Fidi and welcome to my online journal.
00:33So, udah beberapa bulan gue gak update ke kalian tentang apapun yang terjadi di hidup gue,
00:38terutama regarding my kesehatan gitu ya.
00:41Bukan karena gue lupa ataupun karena gue sibuk,
00:43tapi mungkin karena gue lagi mencoba memproses apa yang sedang terjadi sama badan gue beberapa bulan terakhir.
00:51Dan rasanya hari ini sepertinya gue sudah berani untuk bisa share perjalanan kesehatan gue juga
00:56ke teman-teman semuanya.
00:58Karena ternyata perjalanan ini over the time belum menjadi makin mudah gitu.
01:03Tapi it's okay, aku rasa, aku selalu percaya Tuhan kasih aku cobaan.
01:09Itu pasti sesuatu yang aku bisa lewati gitu insya Allah.
01:12Saat aku melakukan scan badan Desember itu, aku sebenarnya posisinya masih oke.
01:19Karena disitu aku kondisinya winsome, lusome, mince.
01:23Aku tuh ada yang besar tapi ada yang kecil gitu.
01:26Jadi very good gitu.
01:28Namun April kemarin setelah lebaran, kita melakukan another scan.
01:32Untuk ngecek apakah obatnya yang sudah aku pakai 5 tahun itu masih berfungsi atau enggak.
01:37Dan hasil April itu lumayan bikin aku tidak bisa berfungsi beberapa waktu.
01:43Karena hasilnya tidak sesuai dengan harapan kali ya.
01:47Tidak sesuai dengan ekspektasi aku gitu.
01:49Kondisi aku itu kata dokter yang cancer aku grow rapidly gitu.
01:55Jadi disitu kita memutuskan untuk harus sudah langsung ganti obat.
02:00Dan akhirnya aku dikasih sebuah obat yang ternyata adalah obat yang pertama kali aku didiagnosa cancer ini.
02:06Dulu di Singapura juga.
02:08Dokter Singapura tuh nyuruh aku untuk pakai obat yang ini gitu.
02:11Tapi waktu itu kan karena lockdown, enggak bisa kemana-mana masuk ke obat.
02:15Jadi aku harus pakai obat yang tersedia di Indonesia.
02:18Dan karena memang saat ini obatnya unfortunately belum sampai di Indonesia.
02:24Jadi kita harus melakukan treatmentnya semuanya di Penang gitu.
02:28Jadi sudah beberapa bulan terakhir ini aku harus pulang pergi ke Penang untuk berobat.
02:34Kalau teman-teman kesini pulang pergi ke Malaysia untuk manggung, aku kesini untuk masuk ke rumah sakit gitu.
02:40Tapi it's okay.
02:42Memang perjalanannya enggak mudah.
02:43Tapi aku rasa semua doa-doa dari luarga, sahabat, dan kalian semua yang bikin aku makin semangat.
02:50Dan lebih semangat lagi sebenarnya.
02:52Karena jujur susah untuk terus semangat.
02:57Hingga pada 14 Desember 2025, Fidi Aldiano menuliskan bahwa selama 6 tahun ia berkenalan dengan hadiah Tuhan berupa kanker.
03:31Pada usia ke-35 tahun, Fidi Aldiano menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu 7 Maret 2026 sekitar pukul 16.33 waktu
03:42Indonesia Barat di Jakarta.
03:45Kepergian Fidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan juga sahabat, mulai dari Dedy Korbusier hingga Yura Yunita.
03:54Sejumlah rekan juga mengunjungi rumah duka Fidi Aldiano yang berada di kawasan Cilandak Barat.
04:29Tuhan berada di kawasan Cilandak Barat.
04:57Tuhan berada di kawasan Cilandak Barat.
05:21Tuhan berada di kawasan Cilandak Barat.
05:24Tuhan berada di kawasan Cilandak Barat.
05:27Tuhan berada di kawasan Cilandak Barat.
05:30Tuhan berada di kawasan Cilandak Barat.
05:44Tuhan berada di kawasan Cilandak Barat.
05:49Tuhan berada di kawasan Cilandak Barat.
06:21Tuhan berada di kawasan Cilandak Barat.
06:33Tuhan berada di kawasan Cilandak Barat.
06:46Tuhan berada di kawasan Cilandak Barat.
07:12Terima kasih.
07:45Terima kasih ya.
08:03Mudah-mudahan keluarga yang diberikan kekuasaan yang luar biasa.
08:08Wakil Presiden Gibran Raka Buming juga sempat menuliskan dukanya dalam Instagram Fidi Aldiano.
08:31Fidi Aldiano telah diantar ke peristirahatan terakhirnya di Taman Pemakaman Umum Tanah Kusir pada 8 Maret 2026.
08:44Sejumlah rekan, sahabat dan keluarga turut mengantar Fidi Aldiano ke peristirahatan pribadinya.
08:52Orang yang paling kuat dan sabar yang aku tahu, dan tentunya dia orang yang paling merasa bersyukur ya.
09:01Di saat aku tahu juga hidupnya nggak mudah, dan dia selalu jadi support system aku secara emosional.
09:08Di saat kapanpun aku merasa down, merasa sedih, aku selalu ceritain every details ke Fidi, dan dia selalu menerima semuanya.
09:17Dan dia selalu nasehatin aku yang baik-baik, yang positif-positif.
09:24Termasuk misalnya aku lagi sebel sama kerjaan, atau sebel sama orang, Fidi biasanya cuma bisa bilang kayak,
09:31Udahlah Beb, ngapain hidup kesel-kesel, kalau kesel itu ngeluarin aura negatif, dan bikin kita jadi tambah capek.
09:40Aku ingat banget.
09:41Dan semenjak itu aku jadi, kalau mau benci sama sesuatu, situasi ataupun orang, jadi kepikiran apa yang dibilang sama Fidi.
09:50Jadi ya, dia ngasih sesuatu yang sangat positif sih, ke aku, impact yang positif.
09:56Setelah kembali saudara kita, sahabat kita, keluarga kita, Fidi Aldiano, dalam keadaan yang terbaik,
10:04karena di hari dan bulan yang terbaik, yaitu bulan suci Ramadan, dan hari diturunkannya Al-Quran, yaitu Nuzrul Quran 17
10:14Ramadan.
10:15Sehingga ini insya Allah jadi pertanda baik bagi beliau, insya Allah beliau kembali kepada Allah,
10:20bersama Al-Quran yang dibacanya di bulannya Al-Quran dan di harinya Al-Quran.
10:25Kemudian yang kedua, pertanda kebaikan orang yang wafat adalah disaksikan oleh banyak orang sebagai orang baik.
10:33Setidaknya 40 orang saja bersaksi bahwa beliau orang baik, insya Allah kata Nabi Muhammad, beliau menghuni surganya Allah.
10:39Dan begitu banyak kesaksian, siapa yang tidak punya foto dengan Fidi, siapa yang tidak punya chattingan dengan Fidi,
10:45dan semua nuansanya tersenyum, indah, hangat, sehingga insya Allah itu meyakinkan kami, sahabat kami berada dalam keadaan terbaik di sisi
10:53Allah.
10:54Dan yang ketiga, sakit itu penggugur dosa, sehingga beliau sudah 7 tahun mengalami sakit,
11:00tapi beliau tidak pernah mengeluh, menjalani itu secara ikhlas, dan justru semakin dekat kepada Allah, semakin banyak ibadahnya,
11:06beliau secara langsung sering bertanya berbagai hal kepada saya terkait dengan ibadah di tengah rasa sakitnya.
11:12Maka 7 tahun rasa sakit itu insya Allah menggugurkan dosa-dosa beliau,
11:16sehingga kita sebagai orang yang kenal, yakin, insya Allah beliau khusnul khotimah,
11:23dan kita hanya bisa ikut menyaksikan bahwa beliau kami saksikan sebagai orang yang baik.
11:31Insya Allah kita doakan, dan beliau sudah bahagia di sana, kita dapat kabar duka wafatnya beliau,
11:38tapi kabar gembiranya bahwa beliau tidak lagi sakit, dan kita senang atas itu,
11:43justru sekarang pertanyaannya bagaimana dengan kita, karena itu hadiah terbaik untuk beliau adalah dua,
11:49pertama, mendoakannya, dan yang kedua, kita memperbaiki diri, agar ini menjadi pelajaran terbaik bagi kita semua.
11:59Kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
12:04Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
12:08Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV, channel 11, di televisi Anda.
Komentar