Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Lebih dari sepekan, perang antara Amerika Serikat, Iran, dan Israel belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Saling balas serangan terus meningkatkan eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Korps Garda Revolusi Iran merilis rekaman yang menunjukkan serangan gelombang ke-22 yang menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah.

Garda Revolusi Iran menyebut serangan terbaru ini melibatkan rudal balistik serta rudal supersonik Fattah dan Kheibar.

Sementara itu, pada Kamis (5/03/2026) malam, bom klaster terlihat di langit Tel Aviv setelah Iran mengumumkan serangan rudal dan drone ke Israel.

Bom klaster merupakan senjata yang dirancang meledak di udara dan menyebarkan sejumlah bom kecil ke area yang luas.

Iran juga mengungkap telah meluncurkan lebih dari dua ribu drone dan enam ratus rudal ke aset Amerika Serikat dan Israel hingga Jumat (6/03/2026).

Baca Juga Amerika Serikat Klaim Serang Lebih dari 3.000 Target Militer Iran | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/internasional/655389/amerika-serikat-klaim-serang-lebih-dari-3-000-target-militer-iran-sapa-malam

#iran #israel #amerikaserikat #perangtimurtengah

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/655390/makin-sengit-saling-balas-serangan-as-israel-vs-iran-kapan-perang-berakhir-sapa-malam

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:01Sepekan lebih perang Amerika Serikat, Iran, Israel belum menunjukkan tanda-tanda meredak.
00:07Saling balas serangan meningkatkan eskalasi di kawasan Timur Tengah.
00:11Korps Garda Revolusi merilis rekaman yang menunjukkan gelombang ke-22
00:15yang menarget sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat dan Israel di Timur Tengah.
00:20Garda Revolusi Iran menyebut serangan terbaru ini melibatkan rudal balistik
00:24dan rudal supersonik Fatah dan Heibar.
00:30Sementara pada kamis malam, bom klaster terlihat di langit Tel Afif
00:33pasca Iran mengumumkan serangan rudal dan dron ke Israël.
00:37Bom klaster adalah senjata yang dirancang meledak di udara
00:40dan menyebarkan sejumlah bom kecil ke area yang luas.
00:43Iran mengungkap telah meluncurkan lebih dari 2 ribu dron
00:46dan 600 rudal ke aset Amerika Serikat dan Israël hingga Jumat.
00:59Di Israël, sirene merauung-raung di seluruh Tel Afif dan ledakan terlihat jelas
01:04saat rudal pertahanan udara diluncurkan untuk mencegat rudal Iran.
01:08Militer Israel mengklaim telah mengidentifikasi rudal yang diluncurkan dari Iran ke wilayah Israel.
01:14Sementara warga diminta berlindung.
01:17Serangan ini menambah eskalasi konflik antara Iran dan Israel.
01:22Di lain pihak, pesawat tempur Israel juga terus membombardir ibu kota Teheran.
01:27Ledakan terlihat di beberapa tempat ketika jet-jet milik Israel mulai melancarkan serangan.
01:33AS dan Israel disebut menghantam Iran dengan serangan dan menargetkan kemampuan militer, kepemimpinan, dan program nuklir.
01:42Bukan hanya ke Iran, militer Israel juga terus membombardir wilayah selatan Beirut, Lebanon
01:47dalam upayanya menghantam infrastruktur kelompok Hezbollah.
01:51Pihak Lebanon bilang serangan Israel telah menewaskan 217 orang.
01:55Eskalasi di Lebanon meningkat setelah Hezbollah turut intervensi dalam perang Israel-Iran
02:01sebagai balas dendam atas terbunuhnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Khameini.
02:06Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mengatakan
02:09Israel terus menyerang Iran dan Lebanon dengan kekuatan besar.
02:13Saya berhenti, saya diambil air terbunuhnya, diambil air terbunuhnya, terbunuhnya.
02:38selamat menikmati
02:52di timur tengah setelah Amerika Serikat
02:54dan Israel melancarkan operasi militer
02:56gabungan terhadap Iran pada Sabtu pekan lalu
02:58Teheran menanggapinya dengan
03:00serangan terhadap aset Israel dan Amerika
03:02Serikat di kawasan tersebut
03:03ledakan terjadi di berbagai
03:06negara di wilayah Teluk

Dianjurkan