Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Unjuk rasa menentang serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran berlangsung di Pakistan. Ratusan orang berunjuk rasa di depan Konsulat Amerika Serikat di Lahore, Pakistan.

Aksi tersebut berujung bentrok. Pengunjuk rasa membakar dan melempari batu ke arah konsulat Amerika Serikat pada Selasa (3/03/2026) waktu setempat. Mereka mengecam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Aksi serupa juga terjadi di India pada Rabu (4/03/2026) waktu setempat. Ribuan Muslim Syiah di Kashmir memprotes serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Banyak di antara pengunjuk rasa merupakan perempuan.

Mereka berkumpul di Magam, barat laut Srinagar, kota terbesar di wilayah tersebut. Pengunjuk rasa membawa potret Ayatollah Ali Khamenei dan meneriakkan slogan-slogan menentang Amerika Serikat dan Israel.

Baca Juga Menlu Ungkap Skema Evakuasi WNI dari Iran di Tengah Memanasnya Serangan AS Israel | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/nasional/654760/menlu-ungkap-skema-evakuasi-wni-dari-iran-di-tengah-memanasnya-serangan-as-israel-sapa-pagi

#iran #amerikaserikat #demo #pakistan #india

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/654768/demo-kecam-serangan-as-israel-ke-iran-di-pakistan-dan-india-konsulat-dilempari-batu-dan-dibakar
Transkrip
00:00Kembali di Sapa Indonesia Pagi Saudara, unjuk rasa menentang serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran berlangsung di Pakistan.
00:08Ratusan orang berunjuk rasa di depan konsulat Amerika Serikat di Lahore, Pakistan.
00:17Unjuk rasa berujung bentrok.
00:20Pengunjuk rasa membakar damai pari batu ke konsulat Amerika selasa waktu setempat.
00:25Mereka mengecam serangan gabungan Amerika dan Israel terhadap Iran.
00:30Media Pakistan melaporkan bahwa polisi dan pasukan keamanan menggunakan gas air mata untuk membubarkan para demonstran.
00:37Dan konfrontasi tersebut berlangsung selama berjam-jam.
00:41Protes serupa dilaporkan terjadi di beberapa wilayah Pakistan, yakni di Karachi, Islamabad, dan Skardu.
00:48Kedutaan besar AS di Pakistan memantau adanya unjuk rasa di luar konsulat AS di Karachi dan Lahore
00:55dan mendesak warga AS di Pakistan untuk tetap waspada dan menghindari kerumunan masak.
01:09Aksi serupa juga terjadi di India Rabu waktu setempat.
01:14Ribuan muslim syiah di Kashmir, India memprotes serangan AS Israel terhadap Iran.
01:20Banyak di antara pengunjuk rasa merupakan perempuan.
01:24Mereka berkumpul di magam barat laut Srinagar, kota terbesar di wilayah tersebut.
01:30Mengunjuk rasa membawa potret Khamenei dan meneriakan slogan-slogan menentang Amerika Serikat dan Israel.
01:37Para ulama dan pemimpin komunitas mendesak persatuan muslim dan menyerukan komunitas internasional
01:44untuk turun tangan guna mencegah eskalasi lebih lanjut.
01:52And the fact that an 85-year-old man still made the whole world superpower scared of him.
02:00The fact that at 85, the US had to take a step of bombing him.
02:05That shows that the courage, the stature this world leader had.
02:11He was not only a leader of a Shia faction or a Muslim faction,
02:14but I believe anyone who stood against the US imperialism, the US dominance.
02:22Tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, juga menuai kecaman dunia.
02:28Sejumlah negara bereaksi keras memprotes tindakan AS dan Israel yang melancarkan operasi gabungan ke Iran.
02:36Bentrokan pecah di luar gedung konsulat AS Karachi, Pakistan, saat masa memprotes kematian Ali Khamenei.
02:4322 orang dilaporkan tewas dan ratusan lainnya terluka.
02:47Bentrok antara polisi dan demonstran tak terhindarkan saat masa berhasil memasuki area konsulat AS di Karachi, Pakistan.
02:55Masa yang marah menyerang gedung konsulat AS dengan memecahkan kaca dan membakar pos polisi.
03:03Untuk membebarkan masa, polisi menembakkan gas air mata dan menembaki demonstran.
03:13Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan