Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Pertamina menyebut ada empat kapal minyak milik perusahaan yang berada di Timur Tengah.

Dua di antaranya masih terjebak di Selat Hormuz yang telah ditutup oleh Iran.

Pihak Pertamina memastikan kondisi ABK dan aset kapal dalam kondisi aman.

Saat ini pemerintah juga terus berkoordinasi agar dua kapal tersebut bisa keluar dari Selat Hormuz.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran untuk impor minyak maupun subsidi masih bisa dikendalikan dan memastikan kesiapan pemerintah dalam mengantisipasi dampak konflik Iran terhadap pasokan dan harga bahan bakar minyak.

Purbaya juga bilang pemerintah memastikan kesiapan anggaran di tengah naiknya harga minyak dunia imbas perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Baca Juga Pertamina Patra Niaga Sumbagsel Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Pulau Baai di https://www.kompas.tv/advertorial/654603/pertamina-patra-niaga-sumbagsel-gelar-layanan-kesehatan-gratis-di-pulau-baai

#pertamina #selathormuz #iran

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/654645/2-kapal-terjebak-di-selat-hormuz-pertamina-kondisi-abk-dan-aset-aman
Transkrip
00:00Saudara PT. Pertamina menyebut ada 4 kapal minyak milik perusahaan yang berada di Timur Tengah.
00:06Dua di antaranya masih terjebak di Selat Hormuz yang telah ditutup oleh Iran.
00:12Pihak Pertamina memastikan kondisi ABK dan aset kapal dalam kondisi aman.
00:17Saat ini pemerintah juga terus berkoordinasi agar dua kapal tersebut bisa keluar dari Selat Hormuz.
00:26Selat Hormuz memang benar ada dua kapal Pertamina yang masih berada di sana.
00:33Sebenarnya ada empat tapi yang dua berada di luar Selat Hormuz.
00:37Jadi saat ini kami terus memantau dan memastikan yang pertama adalah keselamatan dari para awak kapal.
00:46Kemudian juga terkait dengan aset kapal yang berada di sana.
00:49Sampai dengan saat ini kondisi masih aman.
00:55Menteri Keuangan Purbaya Yudhisa Dewa memastikan anggaran untuk impor minyak maupun subsidi masih bisa dikendalikan
01:02dan memastikan kesiapan pemerintah dalam mengantisimpasi dampak konflik Iran terhadap pasokan sekaligus harga bahan bakar minyak.
01:10Purbaya juga bilang pemerintah memastikan kesiapan anggaran di tengah naiknya harga minyak dunia imbas perang Amerika Serikat dan Israel melawan
01:17Iran.
01:20Kan channelnya pasti melalui eksplor ataupun melalui harga minyak.
01:24Harga minyak sudah naik mereka di 80 ya.
01:27Kita sudah hitung sampai 92 pun kita masih bisa kendali dengan anggaranya jadi tidak ada masalah.
01:32Berarti tidak ada kekhawatiran dari Anda Pak?
01:34Tidak, kita bisa adjust, kita bisa atur.
01:3620 hari itu kalau tidak ada supply yang sama sekali baru berantakan.
01:40Tapi biasanya tidak seperti itu.
01:42Kita pasti bisa dapat supply tapi harganya lebih tinggi.
01:45Tapi pasti terkendali gitu ya Pak?
01:46Kita bisa lihat, saya bisa hitung dengan as subjek tadi.
01:50Kita masih bisa mengandalkan depisi kita.
01:52Kita masih bisa maju, tidak ada masalah.
Komentar

Dianjurkan