Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Menteri Luar Negeri periode 2001 hingga 2009, Hasan Wirajuda, menyampaikan pandangannya tentang kemungkinan Indonesia menjadi mediator dalam konflik Amerika Serikat-Israel dan Iran.

Hasan Wirayuda menjadi salah satu menteri luar negeri terdahulu yang ikut menghadiri jamuan makan malam di Istana Negara.

Ia menyebut, dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, ada beberapa hal yang menjadi sorotan.

Di antaranya dampak konflik Amerika Serikat-Israel dan Iran terhadap Indonesia, serta bagaimana keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace di tengah konflik tersebut.

Baca Juga Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dengan SBY, Jokowi, hingga Mantan Wapres-Menlu di https://www.kompas.tv/nasional/654608/seskab-teddy-ungkap-isi-pertemuan-prabowo-dengan-sby-jokowi-hingga-mantan-wapres-menlu

#prabowo #mediator #as #israel #iran #timurtengah

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/654609/eks-menlu-hasan-wirajuda-soroti-kans-indonesia-jadi-mediator-konflik-as-israel-dan-iran
Transkrip
00:00Saudara Menteri Luar Negeri periode 2001 hingga 2009 Hasan Wirayuda menyampaikan pandangannya
00:07tentang kemungkinan Indonesia menjadi mediator dalam konflik AS-Israel dan Iran.
00:13Hasan Wirayuda menjadi salah satu Menteri Luar Negeri terdahulu
00:18yang ikut menghadiri jamuan makan malam di Istana Negara.
00:21Ia menyebut dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto ada beberapa hal yang jadi sorotan.
00:28Di antaranya dampak konflik AS-Israel dan Iran terhadap Indonesia
00:33serta bagaimana keanggotaan Indonesia dalam BOP di tengah konflik itu.
00:43Kita tidak membicarakan apa Indonesia mampu atau tidak.
00:48Itu kan pemikiran awal.
00:50Dengan kata lain untuk menjadi mediator kan harus juga ada penerimaan dari dua pihak yang bertikai.
00:56Dan kita belum lihat tanda-tanda itu.
00:58Kita bahas, tapi juga dalam konteks perkembangan mutakhir.
01:02Apakah dengan perang yang tercamuk di Iran ini akan melemahkan kemungkinan
01:08melemahkan posisi dan mandat BOP.
01:12Kita akan berhitung lagi dari sisi itu.
Komentar

Dianjurkan