Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Iran terus melancarkan serangan balasan ke fasilitas Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah. Pada hari Selasa (3/03/2026), drone Iran menyasar Kedutaan Besar Amerika Serikat di Riyadh, Arab Saudi.

Dikutip dari kantor berita Associated Press Television News, serangan ini mengakibatkan Kedutaan Besar AS di Riyadh mengalami kerusakan ringan.

Garda Revolusi Iran merilis rekaman yang diklaim sebagai momen peluncuran rudal hipersonik generasi terbaru "Fattah 2" untuk membalas serangan Amerika Serikat dan Israel.

Rudal penerus "Fattah 1" adalah misil dengan pendorong hipersonik yang dapat melesat hingga lima kali kecepatan suara dengan kemampuan manuver tinggi.

Baca Juga Donald Trump Ultimatum Iran! Sebut Serangan Militer AS Lebih Panjang dari Rencana Awal di https://www.kompas.tv/internasional/654560/donald-trump-ultimatum-iran-sebut-serangan-militer-as-lebih-panjang-dari-rencana-awal

#iran #kedubesas #rudaliran #riyadh

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/654594/detik-detik-drone-iran-hantam-kedubes-as-di-riyadh-garda-revolusi-rilis-peluncuran-rudal-fattah-2
Transkrip
00:03Garda revolusi Iran merilis rekaman yang diklaim momen peluncuran rudal hipersonik generasi terbaru FATA II untuk membalas serangan Amerika Serikat
00:11dan Israel.
00:18Rudal penerus FATA I adalah misil dengan pendorong hipersonik yang dapat melesat hingga 5 kali kecepatan suara dengan kemampuan manuver
00:27tinggi.
00:40Iran juga terus melancarkan serangan balasan ke fasilitas Amerika Serikat dan Israel di kawasan Timur Tengah.
00:48Hari selasa waktu setempat drone Iran menyasar kedudutan besar Amerika Serikat di Riyad Arab Saudi.
00:54Dikutip dari kantor berita EPTN, serangan ini mengakibatkan kedudutan besar Amerika Serikat di Riyad rusak ringan.
Komentar

Dianjurkan