Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KAB. SEMARANG, KOMPAS.TV - Longsor di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, meluas. Bencana tanah bergerak yang terjadi sejak 2022 tersebut kini mencapai lebih dari 5 hektare.

Informasi terkini terkait longsor yang meluas di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, simak laporan jurnalis KompasTV Novelia Hasanah dan juru kamera Roy Jebere.

Baca Juga Longsor di Kabupaten Semarang Meluas, Warga Khawatir dan Minta Pemerintah Merelokasi | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/654517/longsor-di-kabupaten-semarang-meluas-warga-khawatir-dan-minta-pemerintah-merelokasi-kompas-siang

#longsor #longsorsemarang #semarang

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/654518/terbaru-pantauan-kondisi-longsor-semarang-meluas-hingga-5-hektare-ancam-permukiman-warga
Transkrip
00:00Longsor di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, meluas.
00:07Bencana tanah bergerak yang terjadi sejak 2022 tersebut kini mencapai lebih dari 5 hektare.
00:19Rekaman udara menggambarkan lubang besar diikuti longsoran tanah yang memutus jalur warga.
00:25Lubang besar ini memiliki tinggi sekitar 62 meter dengan kemiringan mencapai 68 derajat.
00:32Akibat bencana ini jalur penghubung Kabupaten Semarang dan Kabupaten Demak terputus dan dapat mengancam warga apabila longsor kembali bergerak.
00:45Kajian teknisnya ya dari teman-teman DPU itu ada tampungan lah.
00:51Seolah-olah mereka itu membuat satu tampungan sendiri, jadi terus-terus-terus.
00:57Nah ketika sudah jenuh pasti dia akan mencari jenuh.
01:02Informasi terkini terkait longsor yang meluas di Ungaran Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
01:06Kita tanyakan langsung pada Junos Kompas TV, Novelia Hasana dan juru kamera Jebere Roy.
01:11Novelia, untuk saat ini kita mengerti bahwa curah hujan yang tinggi dan juga longsoran tanah ini juga semakin meluas.
01:19Dan ini juga terjadi sejak beberapa tahun terakhir.
01:21Lalu seperti apa dampaknya dan berapa luas hingga saat ini?
01:27Ya, selamat siang Juno dan juga saudara.
01:30Kita akan menemukan saat ini adalah Jalan Arjuna di Dusun Bandungan, Desa Kalongan,
01:36Kecamatan Punggaran Timur, Kabupaten Kemarang, Jawa Tengah yang terputus.
01:40Gimana jalur di darah saya ini merupakan penghubung antara Kabupaten Demak dengan Kabupaten Ungaran.
01:46Salah satu jalur alternatif, namun sekarang ada yang longsor, jadinya terputus.
01:51Ya sudah juga saudara, untuk saat ini memang longsor ini masih dalam kajian penyebabnya pantas tanah bergerak
01:59atau karena adanya aliran air di dalam tanah.
02:02Namun untuk saat ini sementara keterangan yang kami dapatkan itu tanah bergerak
02:06disebabkan karena adanya aliran air di dalam tanah.
02:10Dan ini sudah terjadi itu secara perlahan sejak tahun 2022 hingga saat ini
02:16yang dimana tadinya hanya ataupun pergerakan tanahnya longsor itu ke arah perkebunan
02:24ataupun perbukitan, namun ini sudah mendekat ke arah pemukiman warga.
02:29Dari titik longsor di Jalan Arjuna ini, ke pemukiman warga rumah terdekatnya itu hanya bergerak
02:36sekitar 15 meter.
02:38Dan dalam satu minggu belakangan atau dalam sepekan terakhir itu mendekati rumah warga itu
02:43sudah sekitar 5 hingga 10 meter begitu.
02:46Dan sekarang itu hanya sekitar 15 meter dari rumah terakhir ataupun rumah terdekat
02:51dari permukiman warga dan juga secara yang kami dapatkan dan juga melihat dari lokasi
02:57longsor begitu ya, mendekati rumah warga itu sudah ada patahan
03:01ataupun tanahnya itu sudah mulai patah begitu mendekati rumah warga yang terdekat.
03:05Dan di permukiman ataupun di desa dekat tanah longsor ini
03:09ada sekitar 13 kepala keluarga yang masih tinggal di rumahnya mereka
03:14dan mereka pun juga mengatakan mereka kotot, mereka khawatir mengingat cua hujan
03:19di Kabupaten Semarang di ungaran ini tepatnya masih cukup tinggi
03:22bahkan tadi malam itu hujan lebat, curah hujan tinggi begitu
03:28mengasibatkan pergerakan tanah pun akan kemungkinan terjadi kembali
03:32dan dekat di arah pemukiman.
03:33Warga juga berharap agar pemerintah maupun dari sekedar terkait gitu
03:38melakukan bantuan gitu, relokasi ataupun pengungsian
03:41sementara untuk para warga yang pemukimannya itu tak jauh
03:45hanya sekitar 15 meter dari titik longsor.
03:48Ya, ini masih diteliti terkait dengan penyebab
03:52apakah ini erosi di bawah permukaan tanah
03:54ataupun terkait dengan pergerakan tanah.
03:56Namun untuk saat ini apa saja penanganan dan mitigasi
03:59yang dilakukan BPPD karena melihat situasi bahwa lokasinya
04:03sangat dekat dengan permukiman warga?
04:07Ya, gimana juga saudara untuk saat ini
04:09dari BPPD, pemerintah Kabupaten Semarang
04:14maupun juga dari manutang pusat, provinsi,
04:18begitu ya, dari stasiun terkait,
04:19itu untuk saat ini misalkan mitigasinya itu dipasang akan,
04:23sebenarnya sudah ada sih,
04:25EWS atau Ealing Warning System
04:27atau pernyataan gini, begitu.
04:29Namun yang sudah terpasang ini hanya satu
04:32dan itu manual, begitu.
04:33Dan nantinya dari BPPD Kabupaten Semarang
04:37bersama dengan Badan Informasi Geospasial
04:40akan memasang EWS atau Ealing Warning System
04:43digital yang nantinya akan lebih real time, gitu.
04:47Dan juga nantinya apabila terjadi kerakan tanah
04:49dari titik longsor ini,
04:52maka akan langsung ke-broadcast
04:53ataupun langsung disiarkan kepada warga
04:56yang pemerintah terumahnya tak jauh dari titik longsor
05:00dan pasal melaporkan saat ini, Juno.
05:01Karena memang minyak hujan masih tinggi
05:03dan juga tanahnya ini bersifat lempung, begitu.
05:07Di bawahnya tanahnya bersifat lempung
05:09dan juga adanya airan air di bawah tanah, Juno.
05:13Baik, kita nantikan bagaimana upaya
05:15agar warga terselamatkan dalam kondisi
05:18yang saat ini terjadi area longsoran
05:20ataupun erosi bawah tanah
05:22yang menyebabkan luasan area di Kabupaten
05:25ataupun di Ungaran Kabupaten Semarang ini
05:28terjadi longsoran.
05:29Terima kasih atas informasi Anda.
05:30Jones Kompas TV, Novelia Asana dan Jeber Eroy
05:32dari Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Komentar

Dianjurkan