00:00Longsor di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, meluas.
00:07Bencana tanah bergerak yang terjadi sejak 2022 tersebut kini mencapai lebih dari 5 hektare.
00:19Rekaman udara menggambarkan lubang besar diikuti longsoran tanah yang memutus jalur warga.
00:25Lubang besar ini memiliki tinggi sekitar 62 meter dengan kemiringan mencapai 68 derajat.
00:32Akibat bencana ini jalur penghubung Kabupaten Semarang dan Kabupaten Demak terputus dan dapat mengancam warga apabila longsor kembali bergerak.
00:45Kajian teknisnya ya dari teman-teman DPU itu ada tampungan lah.
00:51Seolah-olah mereka itu membuat satu tampungan sendiri, jadi terus-terus-terus.
00:57Nah ketika sudah jenuh pasti dia akan mencari jenuh.
01:02Informasi terkini terkait longsor yang meluas di Ungaran Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
01:06Kita tanyakan langsung pada Junos Kompas TV, Novelia Hasana dan juru kamera Jebere Roy.
01:11Novelia, untuk saat ini kita mengerti bahwa curah hujan yang tinggi dan juga longsoran tanah ini juga semakin meluas.
01:19Dan ini juga terjadi sejak beberapa tahun terakhir.
01:21Lalu seperti apa dampaknya dan berapa luas hingga saat ini?
01:27Ya, selamat siang Juno dan juga saudara.
01:30Kita akan menemukan saat ini adalah Jalan Arjuna di Dusun Bandungan, Desa Kalongan,
01:36Kecamatan Punggaran Timur, Kabupaten Kemarang, Jawa Tengah yang terputus.
01:40Gimana jalur di darah saya ini merupakan penghubung antara Kabupaten Demak dengan Kabupaten Ungaran.
01:46Salah satu jalur alternatif, namun sekarang ada yang longsor, jadinya terputus.
01:51Ya sudah juga saudara, untuk saat ini memang longsor ini masih dalam kajian penyebabnya pantas tanah bergerak
01:59atau karena adanya aliran air di dalam tanah.
02:02Namun untuk saat ini sementara keterangan yang kami dapatkan itu tanah bergerak
02:06disebabkan karena adanya aliran air di dalam tanah.
02:10Dan ini sudah terjadi itu secara perlahan sejak tahun 2022 hingga saat ini
02:16yang dimana tadinya hanya ataupun pergerakan tanahnya longsor itu ke arah perkebunan
02:24ataupun perbukitan, namun ini sudah mendekat ke arah pemukiman warga.
02:29Dari titik longsor di Jalan Arjuna ini, ke pemukiman warga rumah terdekatnya itu hanya bergerak
02:36sekitar 15 meter.
02:38Dan dalam satu minggu belakangan atau dalam sepekan terakhir itu mendekati rumah warga itu
02:43sudah sekitar 5 hingga 10 meter begitu.
02:46Dan sekarang itu hanya sekitar 15 meter dari rumah terakhir ataupun rumah terdekat
02:51dari permukiman warga dan juga secara yang kami dapatkan dan juga melihat dari lokasi
02:57longsor begitu ya, mendekati rumah warga itu sudah ada patahan
03:01ataupun tanahnya itu sudah mulai patah begitu mendekati rumah warga yang terdekat.
03:05Dan di permukiman ataupun di desa dekat tanah longsor ini
03:09ada sekitar 13 kepala keluarga yang masih tinggal di rumahnya mereka
03:14dan mereka pun juga mengatakan mereka kotot, mereka khawatir mengingat cua hujan
03:19di Kabupaten Semarang di ungaran ini tepatnya masih cukup tinggi
03:22bahkan tadi malam itu hujan lebat, curah hujan tinggi begitu
03:28mengasibatkan pergerakan tanah pun akan kemungkinan terjadi kembali
03:32dan dekat di arah pemukiman.
03:33Warga juga berharap agar pemerintah maupun dari sekedar terkait gitu
03:38melakukan bantuan gitu, relokasi ataupun pengungsian
03:41sementara untuk para warga yang pemukimannya itu tak jauh
03:45hanya sekitar 15 meter dari titik longsor.
03:48Ya, ini masih diteliti terkait dengan penyebab
03:52apakah ini erosi di bawah permukaan tanah
03:54ataupun terkait dengan pergerakan tanah.
03:56Namun untuk saat ini apa saja penanganan dan mitigasi
03:59yang dilakukan BPPD karena melihat situasi bahwa lokasinya
04:03sangat dekat dengan permukiman warga?
04:07Ya, gimana juga saudara untuk saat ini
04:09dari BPPD, pemerintah Kabupaten Semarang
04:14maupun juga dari manutang pusat, provinsi,
04:18begitu ya, dari stasiun terkait,
04:19itu untuk saat ini misalkan mitigasinya itu dipasang akan,
04:23sebenarnya sudah ada sih,
04:25EWS atau Ealing Warning System
04:27atau pernyataan gini, begitu.
04:29Namun yang sudah terpasang ini hanya satu
04:32dan itu manual, begitu.
04:33Dan nantinya dari BPPD Kabupaten Semarang
04:37bersama dengan Badan Informasi Geospasial
04:40akan memasang EWS atau Ealing Warning System
04:43digital yang nantinya akan lebih real time, gitu.
04:47Dan juga nantinya apabila terjadi kerakan tanah
04:49dari titik longsor ini,
04:52maka akan langsung ke-broadcast
04:53ataupun langsung disiarkan kepada warga
04:56yang pemerintah terumahnya tak jauh dari titik longsor
05:00dan pasal melaporkan saat ini, Juno.
05:01Karena memang minyak hujan masih tinggi
05:03dan juga tanahnya ini bersifat lempung, begitu.
05:07Di bawahnya tanahnya bersifat lempung
05:09dan juga adanya airan air di bawah tanah, Juno.
05:13Baik, kita nantikan bagaimana upaya
05:15agar warga terselamatkan dalam kondisi
05:18yang saat ini terjadi area longsoran
05:20ataupun erosi bawah tanah
05:22yang menyebabkan luasan area di Kabupaten
05:25ataupun di Ungaran Kabupaten Semarang ini
05:28terjadi longsoran.
05:29Terima kasih atas informasi Anda.
05:30Jones Kompas TV, Novelia Asana dan Jeber Eroy
05:32dari Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Komentar