Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
PEKALONGAN, KOMPAS.TV - Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi di Jawa Tengah, Selasa (3/3/2026) dini hari.

Sejumlah pejabat dan kepala dinas juga turut ditangkap.

Ruang kerja Bupati Pekalongan Fadia Arafiq pada Selasa pagi disegel KPK. Tidak ada aktivitas seperti penjagaan dari Satpol PP seperti biasanya.

Pintu ruang kerja sekretaris daerah juga disegel.

Selain ruang kerja bupati dan sekda, ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pekalongan juga disegel.

Informasi dari tim Kompas TV di Pekalongan pagi ini menyebutkan hampir semua ruang kerja kepala dinas disegel KPK.

Sejumlah mobil dinas terparkir di halaman Polres Pekalongan Kota. Hampir semua kepala dinas diperiksa.

Dalam pesan singkat yang diterima tim Kompas TV, juru bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi dan menyebut benar dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah, salah satunya bupati.

Tim kemudian membawa mereka ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Meski Bupati Pekalongan terjerat operasi tangkap tangan, aktivitas ASN di Kantor Bupati tampak seperti biasa.

Apel pagi tetap digelar, seperti apel pagi di halaman Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Pekalongan.

Dalam apel pagi, sekretaris Dinas Pekerjaan Umum mengingatkan agar pelayanan masyarakat tetap berjalan seperti biasanya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Dramatis! Iran Rilis Rekaman Peluncuran Rudal ke Israel dan AS | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/internasional/654209/dramatis-iran-rilis-rekaman-peluncuran-rudal-ke-israel-dan-as-sapa-pagi

#ottkpk #kpk #bupatipekalongan #fadiarafiq

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/654223/terjaring-ott-kpk-ruang-kerja-bupati-pekalongan-fadia-arafiq-disegel-kompas-siang
Transkrip
00:02Bupati Pekalongan Fadia Arafik beserta terjaring operasi tangkap tangan OTT KPK di Jawa Tengah selasa didihari.
00:11Sejumlah pejabat dan kepala dinas juga turut ditangkap.
00:16Ruang kerja Bupati Pekalongan Fadia Arafik selasa pagi disegel KPK.
00:22Tidak ada aktivitas seperti penjagaan dari Satpo PP seperti biasanya.
00:26Pintu ruang kerja sekretaris daerah juga disegel.
00:29Selain ruang kerja Bupati dan Segda, ruang kerja kepala dinas pekerjaan umum Kabupaten Pekalongan juga disegel.
00:37Informasi dari tim Kompas TV di Pekalongan pagi ini, hampir semua ruang kerja kepala dinas disegel KPK.
00:44Sejumlah mobil dinas terparkir di halaman Polres Pekalongan Kota, hampir semua kepala dinas diperiksa.
00:56Dalam pesan singkat yang diterima tim Kompas TV, jurubicara KPK Budi Prasetyo mengonfirmasi dan menyebut,
01:04benar dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sejumlah pihak di wilayah Pekalongan Jawa Tengah, salah satunya Bupati.
01:13Tim kemudian membawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
01:22Meski Bupati Pekalongan terjerat operasi tangkap tangan, aktivitas ASN di kantor Bupati nampak berjalan seperti biasa.
01:30Apel pagi tetap digelar seperti apel pagi di jalan kantor pekerjaan umum Kabupaten Pekalongan.
01:38Dalam apel pagi, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum mengingatkan agar pelayanan masyarakat tetap berjalan seperti biasanya.
01:50Pada seluruh ASN, BPU Tarun dan Pekalongan, saya hanya berpesan untuk semuanya tenang,
01:58tidak perlu yang harus bagaimana, semuanya bekerja, sesuai dengan timeline, sesuai dengan apa, tiga sekolah pemerintah kita.
02:09Lebih lengkap soal operasi tangkap tangan yang menjerat Bupati Pekalongan, kita tanyakan kepada jurnalis Kompas TV,
02:16Ari Himawang, di Pekalongan, Jawa Tengah.
02:18Ari, apakah, maksud kami Ari Himawang, bagaimana situasi saat ini?
02:25Apakah Bupati dan sejumlah orang yang tertangkap tangan sudah dibawa ke Jakarta?
02:31Selamat siang, putu dan juga saudara.
02:34Benar sekali, Bupati Pekalongan, Sampadia Aramik dan Sengla Suisa saat ini masih dalam perjalanan menuju
02:43gedung merah putih KPK di Jakarta.
02:47Bupati Pekalongan dibawa KPK setelah berjerat OTT pada selasa dini hari dan dibawa pada subuh
02:57berserta pihak-pihak lain dan rencana S yang ini sampai di gedung KPK.
03:03Di belakang saya merupakan kantor Bupati dan di kantor Bupati ini ASN bekerja normal,
03:11pelayanan kepada masyarakat dilakukan seperti biasa, namun ruang kerja Bupati disegel oleh KPK.
03:19Selain itu, ruang sekretaris daerah juga disegel oleh KPK.
03:26Tidak hanya ruang kerja Bupati maupun sekretaris daerah saja yang disegel oleh KPK, putu dan juga saudara,
03:32hampir semua ruang kerja kepala dinas yang ada di Kabupaten Pekalongan ini disegel oleh KPK.
03:41Mereka kebanyakan diperiksa di Pores Pekalongan kota hingga siang hari ini,
03:47namun belum ada yang bisa kami konfirmasi di Kabupaten Pekalongan terkait operasi tanggap tangan
03:54yang menjerat Bupati Pekalongan Fadiah Arafik begitu putu.
04:00Anda tadi menyampaikan bahwa ruangan yang disegel bukan hanya ruangan Bupati saja,
04:05tapi ruangan segda, kemudian ruangan kepala dinas begitu.
04:08Dan ini hampir semuanya. Mobil-mobil juga ada banyak di Polres begitu ya.
04:14Dari pantauan Anda selama berada di Pekalongan, apakah ada indikasi kasus yang terjadi dan saat ini diulik oleh KPK?
04:23Ya, putu dan juga saudara, informasi yang kami dapat belum ada tanda-tanda kasus apa yang melibatkan Bupati
04:35maupun sejumlah kepala dinas yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah.
04:40Namun banyak yang orang mengatakan beberapa kasus seperti outsourcing maupun jual-beli jabatan
04:49juga ramai dibicarakan oleh warga di Kabupaten Pekalongan terkait OTT tangan-tangan yang dilakukan oleh KPK pada selasa dini hari
05:00begitu putu.
05:01Baik, ada banyak hal yang kemudian jadi kecurigaan. Kita tunggu nanti statement resmi dari KPK
05:07apa sebetulnya kasus yang menyeret nama Bupati Pekalongan.
05:12Terima kasih, Ari Himawan, Jurnalis Kompas TV melaporkan langsung dari Pekalongan, Jawa Tengah.
05:17Terima kasih, Ari Himawan.
Komentar

Dianjurkan