00:00Dampak perang di Timur Tengah, kepulangan Jemaah Umroh asal Purwakarta tertahan
00:05akibatnya penerbangan sejumlah maskapai tertunda bahkan dibatalkan.
00:18Berdasarkan data sistem pengelolaan Umroh dan Haji khusus atau SISKOPATU
00:23ada lebih dari 58.000 Jemaah Umroh Indonesia yang masih berada di Arab Saudi
00:29termasuk diantaranya Jemaah dari Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
00:33Dua rombongan Jemaah dari Travel Umroh dan Haji Almuharijin saat ini masih terkendala kepulangannya
00:40karena menggunakan penerbangan transit.
00:42Saat ini Jemaah dalam kondisi aman dan berada di hotel di Madinah
00:47dan menunggu informasi penerbangan baru.
00:59Memang ada satu yang terkendala, satu ketemungan.
01:05Cuma dari kita sekarang solusinya itu belum di penerbangan.
01:09Cuma memang masih menunggu info dari sana apakah tertancel atau tidak.
01:15Cuma kalau masih dari kita, kalau misalkan memang takutnya itu tidak ditiba-tiba tertancel,
01:23kita jadi penerbangan.
01:26Khusus Jemaah Umroh untuk berhati-hati dan tetap menjaga kondusivitas
01:33terus selalu berdoa untuk keselamatan kita semua
01:37dan khusus juga untuk Jemaah Umroh yang punya niat untuk pemberangkatan Jemaah Umroh
01:44sebaiknya menunda dulu sementara keberangkatan
01:47menunggu informasi keamanan kondisi Timur Tengah
01:53demi kemaslahatan semuanya.
01:57Kita bergabung dengan jurnalis Kompas TV, Henry Irawan dari Purwakarta, Jawa Barat.
02:02Henry, berapa banyak Jemaah Indonesia asal Purwakarta yang masih berada di Arab Saudi?
02:31Terima kasih.
02:37masih menunggu informasi dari pihak Tepol bahwa kemarin kami mendapatkan informasi
02:42jika dari dua gelombang Jemaah Umroh yang diberangkatkan kemarin
02:47yakni yang tanggal 16 Februari berangkat sebanyak 16 orang
02:52dan untuk yang tanggal 23 Februarinya berangkat sebanyak 9 orang
02:57dan itu yang menjadi kendala karena menggunakan pesawat Qatar Airways
03:03sehingga pesawat tersebut harus transit dulu ke Doha sebelum melanjutkan penerbangan ke Indonesia.
03:09Sementara untuk rombongan Jemaah Umroh yang berangkat tanggal 16 Februari
03:14yaitu sebanyak 12 orang sudah bisa pulang ke tanah air pada hari kemarin
03:23karena memang melakukan penerbangan direct atau penerbangan langsung dari Arab Saudi ke Indonesia.
03:32kami pun saat ini masih menunggu kondisi terkini dari pihak Tepol Umroh yang memberangkatkan rombongan tersebut
03:41karena memang kemarin kami sempat berbincang bahwa jika kondisinya memang belum bisa terbang
03:48maka para Jemaah itu akan diinapkan di hotel atau di tempat yang aman
03:53dan mencari solusi untuk memulangkan para Jemaah Umroh ke tanah air
03:59melalui mekanisme penggantian pesawat
04:01ataupun menunggu pesawat tersebut bisa kembali ke tanah air.
04:07Lantas di mana posisi Jemaah sekarang Henry sambil menunggu informasi penerbangan yang baru?
04:14Informasi terakhir dari pihak Tepol dan Tur Umroh Al-Muhajirin yang kami terima
04:21saat melakukan wawancara bahwa kondisi saat ini para Jemaah Haji Indonesia berada di Madinah
04:29di kota Madinah yakni berada di hotel dan kondisinya dinyatakan aman
04:35dan di sisi lain para Dinas atau Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Purwokan
04:42juga mengimbau kepada semua pihak agar terus melakukan koordinasi untuk baik ke pulangan
04:47atau yang akan berangkat untuk menunda sementara keberangkatan
04:51selama kondisi geopolitik di Timur Tengah membaik.
04:55Butuh.
04:57Untuk kepastian juga kepada para Jemaah apakah artinya semua keterlambatan penerbangan
05:04kemudian harga tiket ini ditanggung oleh pihak travel atau dibebankan juga nanti kepada para Jemaah Henry?
05:11Sejauh ini informasi yang kami terima bahwa kondisi keterlambatan dan penginapan hotel itu
05:17ditanggung oleh pihak travel yang mengirimkan atau sebagai yang bertanggung jawab atas keberangkatan para Jemaah ini
05:29karena memang kemarin juga pihak travel sudah mengupayakan untuk mencari informasi
05:34apakah para Jemaah yang harusnya pulang hari ini apakah akan berganti pesawat yang langsung direct
05:41dari Arab Saudi ke Indonesia ataupun menunggu kondisi aman dari otoritas terkait di Arab Saudi.
05:50Baik, terima kasih laporan jurnalis Kompas TV Henry Irawan dari Purwakarta, Jawa Barat.
05:56Kita harapkan kepulangan jemaah maksud kami ini bisa segera dilakukan pasca kondisi geopolitik membaik.
06:04Terima kasih Henry.
Komentar