Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Dampak perang di Timur Tengah, kepulangan jemaah umrah asal Purwakarta tertahan. Akibatnya, penerbangan sejumlah maskapai tertunda, bahkan dibatalkan.

Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (Siskopatuh), ada lebih dari 58 ribu jemaah umrah Indonesia yang masih berada di Arab Saudi, termasuk di antaranya jemaah dari Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Dua rombongan jemaah dari travel umrah dan haji Al-Muharijin saat ini masih terkendala kepulangannya karena menggunakan penerbangan transit.

Saat ini, jemaah dalam kondisi aman dan berada di hotel di Madinah, menunggu informasi penerbangan terbaru.

#timurtengah #umrah #jemaahhaji

Baca Juga Dramatis! Iran Rilis Rekaman Peluncuran Rudal ke Israel dan AS | SAPA PAGI di https://www.kompas.tv/internasional/654209/dramatis-iran-rilis-rekaman-peluncuran-rudal-ke-israel-dan-as-sapa-pagi



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/654215/dampak-perang-timur-tengah-ini-cerita-kepulangan-jemaah-umrah-purwakarta-tertahan-kompas-siang
Transkrip
00:00Dampak perang di Timur Tengah, kepulangan Jemaah Umroh asal Purwakarta tertahan
00:05akibatnya penerbangan sejumlah maskapai tertunda bahkan dibatalkan.
00:18Berdasarkan data sistem pengelolaan Umroh dan Haji khusus atau SISKOPATU
00:23ada lebih dari 58.000 Jemaah Umroh Indonesia yang masih berada di Arab Saudi
00:29termasuk diantaranya Jemaah dari Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
00:33Dua rombongan Jemaah dari Travel Umroh dan Haji Almuharijin saat ini masih terkendala kepulangannya
00:40karena menggunakan penerbangan transit.
00:42Saat ini Jemaah dalam kondisi aman dan berada di hotel di Madinah
00:47dan menunggu informasi penerbangan baru.
00:59Memang ada satu yang terkendala, satu ketemungan.
01:05Cuma dari kita sekarang solusinya itu belum di penerbangan.
01:09Cuma memang masih menunggu info dari sana apakah tertancel atau tidak.
01:15Cuma kalau masih dari kita, kalau misalkan memang takutnya itu tidak ditiba-tiba tertancel,
01:23kita jadi penerbangan.
01:26Khusus Jemaah Umroh untuk berhati-hati dan tetap menjaga kondusivitas
01:33terus selalu berdoa untuk keselamatan kita semua
01:37dan khusus juga untuk Jemaah Umroh yang punya niat untuk pemberangkatan Jemaah Umroh
01:44sebaiknya menunda dulu sementara keberangkatan
01:47menunggu informasi keamanan kondisi Timur Tengah
01:53demi kemaslahatan semuanya.
01:57Kita bergabung dengan jurnalis Kompas TV, Henry Irawan dari Purwakarta, Jawa Barat.
02:02Henry, berapa banyak Jemaah Indonesia asal Purwakarta yang masih berada di Arab Saudi?
02:31Terima kasih.
02:37masih menunggu informasi dari pihak Tepol bahwa kemarin kami mendapatkan informasi
02:42jika dari dua gelombang Jemaah Umroh yang diberangkatkan kemarin
02:47yakni yang tanggal 16 Februari berangkat sebanyak 16 orang
02:52dan untuk yang tanggal 23 Februarinya berangkat sebanyak 9 orang
02:57dan itu yang menjadi kendala karena menggunakan pesawat Qatar Airways
03:03sehingga pesawat tersebut harus transit dulu ke Doha sebelum melanjutkan penerbangan ke Indonesia.
03:09Sementara untuk rombongan Jemaah Umroh yang berangkat tanggal 16 Februari
03:14yaitu sebanyak 12 orang sudah bisa pulang ke tanah air pada hari kemarin
03:23karena memang melakukan penerbangan direct atau penerbangan langsung dari Arab Saudi ke Indonesia.
03:32kami pun saat ini masih menunggu kondisi terkini dari pihak Tepol Umroh yang memberangkatkan rombongan tersebut
03:41karena memang kemarin kami sempat berbincang bahwa jika kondisinya memang belum bisa terbang
03:48maka para Jemaah itu akan diinapkan di hotel atau di tempat yang aman
03:53dan mencari solusi untuk memulangkan para Jemaah Umroh ke tanah air
03:59melalui mekanisme penggantian pesawat
04:01ataupun menunggu pesawat tersebut bisa kembali ke tanah air.
04:07Lantas di mana posisi Jemaah sekarang Henry sambil menunggu informasi penerbangan yang baru?
04:14Informasi terakhir dari pihak Tepol dan Tur Umroh Al-Muhajirin yang kami terima
04:21saat melakukan wawancara bahwa kondisi saat ini para Jemaah Haji Indonesia berada di Madinah
04:29di kota Madinah yakni berada di hotel dan kondisinya dinyatakan aman
04:35dan di sisi lain para Dinas atau Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Purwokan
04:42juga mengimbau kepada semua pihak agar terus melakukan koordinasi untuk baik ke pulangan
04:47atau yang akan berangkat untuk menunda sementara keberangkatan
04:51selama kondisi geopolitik di Timur Tengah membaik.
04:55Butuh.
04:57Untuk kepastian juga kepada para Jemaah apakah artinya semua keterlambatan penerbangan
05:04kemudian harga tiket ini ditanggung oleh pihak travel atau dibebankan juga nanti kepada para Jemaah Henry?
05:11Sejauh ini informasi yang kami terima bahwa kondisi keterlambatan dan penginapan hotel itu
05:17ditanggung oleh pihak travel yang mengirimkan atau sebagai yang bertanggung jawab atas keberangkatan para Jemaah ini
05:29karena memang kemarin juga pihak travel sudah mengupayakan untuk mencari informasi
05:34apakah para Jemaah yang harusnya pulang hari ini apakah akan berganti pesawat yang langsung direct
05:41dari Arab Saudi ke Indonesia ataupun menunggu kondisi aman dari otoritas terkait di Arab Saudi.
05:50Baik, terima kasih laporan jurnalis Kompas TV Henry Irawan dari Purwakarta, Jawa Barat.
05:56Kita harapkan kepulangan jemaah maksud kami ini bisa segera dilakukan pasca kondisi geopolitik membaik.
06:04Terima kasih Henry.
Komentar

Dianjurkan