Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Di Indonesia, Dubes Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi angkat bicara soal kondisi terkini di Iran akibat diserang Amerika Serikat dan Israel dan mengakibatkan kematian pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, serta lebih dari 500 warga, termasuk anak-anak dan perempuan, tewas dalam serangan.

Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta kecam keras serangan militer Amerika Serikat dan Israel.

Untuk lebih lengkapnya, saat ini kita sudah terhubung dengan Jurnalis KompasTV, Ni Putu Trisnanda dan Juru Kamera, Bodhiya Vimala di kediaman Duta Besar Iran untuk Indonesia.

Baca Juga Iran Tutup Selat Hormuz Usai Serangan ASIsrael, Jalur Vital Minyak Dunia Terancam Lumpuh di https://www.kompas.tv/internasional/653926/iran-tutup-selat-hormuz-usai-serangan-as-israel-jalur-vital-minyak-dunia-terancam-lumpuh

#dutabesar #iran #perangiran #amerikaserikat

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/654074/dubes-iran-untuk-indonesia-ungkap-peluang-berunding-dengan-as-dan-israel-ditutup-sapa-malam
Transkrip
00:00Di Indonesia, Saudara Dubes Iran untuk Indonesia angkat bicara soal kondisi terkini di Iran
00:05akibat diserang Amerika-Israel dan mengakibatkan kematian pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khameni
00:12serta lebih dari 500 warga termasuk juga anak-anak dan perempuan tewas dalam serangan.
00:18Kedutaan besar Republik Islam Iran di Jakarta kecam keras serangan militer Amerika Serikat dan Israel.
00:30Sekarang ini negara saya sedang berhadapan dengan dua jenis peperangan.
00:35Yang pertama adalah perang militer yang terjadi terhadap negara saya, tentu saja keluarga saya, sahabat saya, sahabat anda semua
00:45di negara kami yang sedang dalam keadaan berpuasa di bulan Ramadan berada di bawah ancaman dan serangan dari Amerika Serikat
00:55dan rejim Zionis Israel.
00:56Dan peperangan yang kedua adalah perang narasi, yaitu pihak musuh Amerika Serikat dan Israel dengan menyalahgunakan media-media mainstream
01:10ingin melakukan framing dan memutarbalikan kenyataan dan fakta di lapangan agar tempat hak bisa digantikan dengan kebatilan.
01:35Terima kasih.
01:37Terima kasih.
01:46Terima kasih.
01:46Terima kasih.
01:51Terima kasih.
02:28Terima kasih.
02:34Terima kasih.
02:55Terima kasih.
03:12Terima kasih.
03:27Terima kasih.
03:38Terima kasih.
03:53Terima kasih.
03:54Terima kasih.
04:07Terima kasih.
04:25Terima kasih.
04:53Terima kasih.
04:56Terima kasih.
04:58Terima kasih.
05:02Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan