Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi menyampaikan bahwa negaranya sempat memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk tidak berperang.

Namun, kata Boroujerdi, dalam saat bersamaan Iran telah bersiaga untuk menghadapi situasi perang.

Ia mengatakan Iran kini lebih kuat dan siap untuk menghadapi perang dari sebelumnya.

"Kami sudah ingatkan kepada mereka bahwa kami tidak ingin berperang dikarenakan kami kami tidak mengaharpkan juga sebuah peperangan. Tetapi saat bersamaan kami sudah siap siaga, siap melawan, lebih kuat dan lebih siap dari perang 12 hari yang pernah kami lewati. Kami siap untuk mematahkan dan memberikan balasan terhadap berbagai fitnah yang mereka lancarakan terhadap kami," ujar Boroujerdi dalam konferensi pers di Jakarta, pada Senin (2/3/2026).

Baca Juga Serangan Rudal Hantam Teheran, Fasilitas Medis Rusak di Tengah Konflik Iran Vs AS-Israel di https://www.kompas.tv/internasional/654065/serangan-rudal-hantam-teheran-fasilitas-medis-rusak-di-tengah-konflik-iran-vs-as-israel

#iran #amerika #israel #breakingnews

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Galih


Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/internasional/654066/dubes-iran-nyatakan-negaranya-lebih-kuat-dan-siap-hadapi-perang-lawan-as-israel
Transkrip
00:00Terima kasih telah menonton!
00:32Terima kasih telah menonton!
01:05Terima kasih telah menonton!
01:50Terima kasih telah menonton!
02:27Terima kasih telah menonton!
02:33Terima kasih telah menonton!
02:40Terima kasih telah menonton!
02:51Terima kasih telah menonton!
03:05Terima kasih telah menonton!
03:17Terima kasih telah menonton!
03:21Terima kasih telah menonton!
03:31Terima kasih telah menonton!
03:43Terima menonton!
03:47Terima menonton!
03:48Terima menonton!
04:04Terima menonton!
04:14Terima menonton!
04:22Terima menonton!
04:32Terima menonton!
04:41Terima menonton!
04:43Terima menonton!
04:45Terima menonton!
04:56Terima menonton!
05:07Terima menonton!
05:10Terima menonton!
05:11Terima menonton!
05:24Terima menonton!
05:33Terima menonton!
05:37Terima menonton!
05:39Terima menonton!
05:40Terima menonton!
05:53Terima menonton!
05:54Terima menonton!
05:54Terima menonton!
05:56Terima menonton!
05:57Jika mereka mengedepankan pendekatan yang sama di Gaza dan tidak memedulikan keadaan HAM di Gaza, apabila mereka khawatir terhadap keadaan
06:07anak-anak dan kaum wanita, mengapa anak-anak dan wanita di Gaza dibiarkan dan puluhan ribu dari anak-anak dan
06:17Gaza jatuh menjadi korban?
06:19Jika memang mereka mengedepankan dan peduli terhadap demokrasi, mengapa tidak menyebarkan dan melaksanakan demokrasi bagi Palestina, di mana melalui sebuah
06:32pemilihan umum yang demokratik berbagai masyarakat Palestina dari berbagai latar belakang suku, agama, partai dan pandangan,
06:42melalui sebuah proses yang dilandasi oleh demokrasi dan nilai-nilai demokrasi bisa memilih sebuah pemerintahan.
06:53Ini adalah hal-hal double standard, standar ganda yang sudah tidak diterima lagi oleh opini publik.
07:01Maksud dari itu, saya berharap keadaan keadaan dan ada yang hadir pada sara harini melakukan verifikasi.
07:09Terhadap berbagai berita yang di publikasi kan oleh media mainstream dan melihat hak berada ada di mana dan bagaimana hak
07:20ingin di manipulasi.
07:29Terima kasih.
07:51selamat menikmati
08:31selamat menikmati
08:51selamat menikmati
09:37selamat menikmati
09:51dan saya berharap
09:54para teman-teman media
09:56menjadi media yang hak
09:58memberitakan
10:00kebenaran
10:01selalu berdiri berdampingan
10:03dengan kebenaran
10:04dan menyadari
10:06dan mengenal berbagai upaya framing
10:09yang dilakukan oleh media mainstream
10:11untuk menggantikan
10:12tempat hak dan kebatilan
10:15kebenaran dan kebohongan
10:17digantikan tempatnya
10:18untuk menciptakan
10:22opini publik
10:24sesuai dengan
10:25apa yang mereka harapkan
10:26untuk menciptakan
10:27atmosfer
10:28di media sosial
10:30dan media
10:31seperti Amerika
10:33yang inginkan
Komentar

Dianjurkan