00:00Kita ke informasi lain saudara, pemerintah kota Ambon, Maluku, kini berbenah menangani permasalahan persampahan.
00:07Tak hanya menyiapkan fasilitas pembuangan sampah, edukasi dan pengawasan juga mulai dilakukan
00:12agar warga kian sadar pentingnya menjaga kebersihan dan tak buang sampah sembarangan.
00:22Permasalahan sampah jadi salah satu fokus pembenahan pemerintah kota Ambon, Maluku.
00:27Sejumlah langkah coba dilakukan agar masalah klasik ini bisa diselesaikan.
00:34Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan atau DLHP Kota Ambon mulai lakukan inovasi.
00:42Salah satunya memperbanyak fasilitas pembuangan sampah di sejumlah lokasi.
00:47Saat ini ada 19 titik penampung sampah baru yang telah dibuat.
00:52Fasilitas ini tersebar di empat kecapatan di Kota Ambon.
00:56Tujuan memudahkan warga untuk membuang sampah pada tempatnya.
01:01Tak hanya fasilitas, pengawasan pun ditambah.
01:05Memanfaatkan puluhan kamera pemantau atau CCTV.
01:09Pemkot Ambon memantau langsung ketertiban warga membuang sampah tepat waktu.
01:17Faktur yang memudahkan pengelolaan sampah sudah kita lakukan.
01:22Kita berupaya juga untuk sekaligus membangun partisipasi kesadaran masyarakat
01:28supaya mendukung pemerintah dalam upaya Ambon menjadi bersih.
01:33Itu sudah kita lakukan.
01:34Dan tahun ini kita akan bangun TPST, tempat pengelolaan sampah terpadu menggunakan teknologi modern untuk
01:42tidak sekedar kita hanya secara konvensional menampung, menganggut, membuang ke TPA,
01:48tetapi sampah terkelola secara baik.
01:51Warga menyambut baik perbaikan dan penambahan fasilitas pengelolaan sampah,
01:58pedataan ini mempermudah mereka untuk membuang sampah secara teratur pada tempat yang disediakan.
02:05Adanya bagi sampah ini sampah lagi teratur, bisa ini terhampur sampah, bersih lah.
02:12Bisa ini seperti yang kemarin-kemarin, yang pagi itu terhampur.
02:16Karena ini kan agak bagus.
02:21Kedisiplinan warga jadi kunci utama agar kota Ambon kembali bersih dan nyaman,
02:26apalagi jumlah sampah harian kota Ambon kini rata-rata di atas 200 ton lebih.
02:32Tim Liputan Kompas TV Ambon, Maluku
Komentar