00:04Tangis histeris seorang ibu pecah di pengadilan negeri Batam
00:08Tirwana tak kuasa menahan air mata
00:11Saat putra tercintanya Fandi Ramadhan dituntut hukuman mati
00:15Atas kasus penyelundupan 67 Ardu Sabu
00:19Namun kasus ini menarik perhatian gedung DPR
00:23Komisi 3 DPR RI secara tegas menolak tuntutan mati tersebut
00:28Dan menyebut adanya pergeseran paradigma hukum di Indonesia
00:33Apakah Fandi pelaku utama atau justru menjadi korban jebakan sindikat internasional
00:40Mari kita bahas kasusnya
00:42Halo Sobat MNPN Lens, kembali lagi bersama saya Denny di segmen kabar daerah
00:47Kasus anak buah kapal atau ABK asal Medan
00:50Yang kini menjadi simbol perjuangan keadilan antara jerat hukum dan fakta di lapangan
00:54Momen memilukan terekam saat sidang 5 Februari lalu
00:58Usai sidang tuntutan dibacakan, sang ibu langsung berlari menghampiri anaknya
01:04Dan memeluk perat sembari menangis histeris
01:07Nirwana yakin anaknya dijebak karena
01:10Fandi baru bekerja 3 hari dan diperintah kapten kapal
01:14Untuk memindahkan kardus yang diklaim berisi emas atau uang
01:18Merespon hal ini, Komisi 3 DPR menggelar rapat khusus pada 23 Februari kemarin
01:24Ketua Komisi 3 DPR Habibu Rohman menegaskan
01:28Bahwa hasil rapat ini akan diteruskan ke Mahkamah Agung
01:31DPR mengingatkan hakim bahwa dalam KUHP baru
01:36Hukuman mati bukan lagi pidana pokok
01:38Melainkan alternatif terakhir
01:40Penegak hukum diminta melihat riwayat hidup Fandi
01:45Sebagai tulang punggung keluarga yang tidak memiliki rekam jejak kriminal
01:49Kini nasib Fandi berada di tangan majelis hakim
01:53Angkah keadilan restoratif benar-benar diterapkan?
01:57Saya Denny, sampai jumpa di kabar daerah FNLEN selanjutnya
02:01Bye-bye
02:02Sub indo by broth3rmax
Komentar