00:00Viral julukan Tembok Ratapan Solo, PDIP beri tanggapan
00:04Fenomena viral terjadi di kediaman Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Surakarta
00:10setelah lokasi rumah tersebut di Google Maps mendadak diberi nama Tembok Ratapan Solo
00:16oleh pengguna platform dan ramai diperbincangkan di media sosial
00:21Menanggapi hal itu, politisi PDIP Perjuangan, Arya Bima
00:26menyatakan fenomena tersebut merupakan bagian dari ekspresi pabrik dalam demokrasi
00:32Namun, ia mengingatkan bahwa informasi yang viral di media sosial belum tentu jelas motifnya
00:39Apakah bentuk dukungan atau justru upaya menjerumuskan seseorang menjadi bahan hijatan pabrik?
00:46Menurut Arya Bima, tren masyarakat, terutama generasi muda
00:51ini lebih mengedepankan meritokrasi dibanding pengkultusan individu
00:56terhadap pemimpin
00:57Ia menilai masyarakat semakin kritis dan menilai pemimpin berdasarkan visi, misi, serta kinerjanya
01:04Sementara itu, ajudan pribadi AKBP Syarif Fitriansyah
01:09menyatakan bahwa pihak internal tidak merasa tersinggung dengan penamaan tersebut
01:14Saat dihubungi alat media pada Senin, 16 Februari 2026
01:20Selamat menikmati!
01:26Terima kasih telah menonton!
01:30Terima kasih.
Komentar