00:00Tadi sudah sangat detail yang disampaikan oleh Dr. Tifa, tapi saya ingin sampaikan penegasan juga.
00:05Jadi, kalau saja apa yang dikatakan Pak Komjen Pol, penawiran Pak Ugrosino tadi memang benar, ya gitu, artinya dijalankan dengan
00:15benar,
00:15maka SP3 yang namanya Surat Perintah Penghentian Penyidikan, ya itu diambil suratnya, ya selesai.
00:21Jadi, tuyulnya ada 8, ya, ini tuyulnya cuma 2.
00:25Jadi, karena tuyulnya cuma 2, maka ini aneh, ya gitu.
00:29Maka ini sekali lagi, dulu ada kiasan yang sampai ke oleh sahabat kita dari Bonjowi, Pak Lukas Luarso,
00:362 tuyul menunggu jin ifrit, ya.
00:38Saya nggak tahu yang sebut 2 tuyul itu siapa, jin ifritnya siapa, ya.
00:42Tanya ke pembuat kartu dini, ya.
00:44Nah, ini intinya yang ingin kami sampaikan.
00:47Jadi, yang disampaikan tadi adalah apa?
00:49Kami sebenarnya sudah mencurigai sejak lama, makanya kami tuliskan dalam bentuk tulisan ilmiah
00:56akhirnya sudah diuji oleh beberapa dokter dan juga profesor.
01:00Ada Dr. Hido Ahmadi, ada Profesor Tono Saksono, ada Profesor Din Samsudin, ada juga Profesor Daniel Mutakin,
01:09ada juga misalnya Prof. Henry Subiakto dalam buku Jokowi's White Paper.
01:14Artinya apa?
01:15Ada memang beberapa spesimen ijasa yang berbeda-beda.
01:18Saya nanti akan tambahkan, bukan hanya soal ijasa.
01:21Dan ini yang mungkin akan saya tampilkan, karena itu yang kami lihat sebagai primary evidence
01:25atau bukti primer yang kami pegang sendiri, kami sentuh sendiri,
01:30dan bahkan kami terima langsung dari pejabat yang berwenang.
01:33Maka, saya ingin ulangi sedikit, mereview sedikit.
01:36Ini yang disebut tadi penampakan ijasa Jokowi, ya.
01:39Tanggal 24 Oktober 2022.
01:43Websitenya masih ada sampai dengan sekarang.
01:45Ya, saya nggak perlu bacakan di situ.
01:47Ya, itu ada.
01:48Jadi, ini memang resmi.
01:50Artinya apa?
01:50Artinya tidak terkena pasal 32 dan 35.
01:54Karena yang ditampilkan adalah Dekan Fakultas Kehutanan, Dr. Sigit Sunarta.
01:58Dan itu ditampilkan waktu itu.
02:00Itu kenapa kami belum bergerak melakukan penelitian.
02:04Karena apa?
02:05Ini masih berupa fotokopi hitam putih.
02:08Jadi ini yang saya tambahkan dari dokut Tifa.
02:10Karena hitam putih, kami belum bisa memeriksa yang namanya tekstur,
02:14Kami belum bisa memeriksa bedaan warna.
02:18Ya, tapi setelah perilaku, Dr. Tifa sudah mengamati.
02:21Bagaimana perilakunya Dr. Sigit Sunarta, perilaku orang-orang yang ada di belakang ini.
02:26Itu sudah kelihatan mereka.
02:28Dan waktu itu pun sebenarnya kelihatan.
02:30Bagaimana gaya dia menunjukkan,
02:32Semperdua dia juga menunjukkan dalam video itu,
02:35Adalah ijasa yang disebut-sebut miliknya Almarhum Harimulyono.
02:39Waktu itu.
02:39Jadi, waktu itu kenapa Dr. Tifa sudah melihat perilakunya.
02:43Dan baru, kami meneliti itu ketika seseorang kader PSI,
02:47Nah ini saya tampilkan utuhnya.
02:49Kalau tadi Dr. Tifa menampilkan potongannya,
02:52Saya tampilkan utuhnya.
02:53Tanggal 1 April 2025,
02:56Dia tulis,
02:57Buat yang ributin fotokopi ijasa Pak Jokowi,
03:02Yang saya ulas, upload pada utas.
03:05Jadi ini peristiwanya mirip-mirip sekarang ini.
03:09Mendekati bulan suci Ramadan.
03:10Karena dia tulis,
03:12Biar kalian tenang lebarannya,
03:15Ini saya upload yang asli.
03:17Dia tulis yang asli, ini.
03:19Tapi di sini jelas betul.
03:21Karena ini dari foto,
03:22Persis tadi apa yang disampaikan oleh Dr. Tifa,
03:25Saya kuatkan lagi.
03:26Dan itu juga statementnya Dr. Ismond.
03:27Karena ini pakai kamera di potret,
03:29Harus yang namanya emboss,
03:31Yang namanya watermark,
03:33Nampak.
03:33Kalau memang di situ lebaran tinta juga nampak.
03:36Tapi ini tidak tampak sama sekali.
03:39Kenapa tidak tampak?
03:40Saya juga sudah uji.
03:41Dengan menggunakan proses yang namanya ELA,
03:44Error Level Analysis.
03:46Kemudian dengan proses namanya Luminance and Gradients.
03:49Ini Luminance and Gradients.
03:51Luminance and Gradients itu tampak reliefnya.
03:53Tidak ada yang namanya watermark,
03:55Tidak ada yang namanya emboss.
03:58Bahkan salah seorang kader,
04:00Bukan kader ya,
04:03Apa namanya?
04:03Pendukung.
04:04Pendukung berat.
04:06Dari Jokowi,
04:08Dari Juhman,
04:09Andi Aswan namanya,
04:10Berani menampilkan,
04:12Dan maaf saya ulangi dengan garis tegas,
04:14Berani berbohong.
04:15Di depan publik,
04:16Di depan salah satu TV,
04:17Ada mikrofonnya di sini.
04:19Ya,
04:20Pada tanggal,
04:21Gak boleh sebut Anyus ya?
04:22Gak boleh.
04:23Ada saksinya,
04:25Dr. Refli Arun juga ada,
04:26Pada tanggal 18 Oktober,
04:28Saya sendiri pada tanggal 25,
04:3019 November,
04:32Saya 25 November,
04:33Itu adalah sama dengan Dian Sandi tadi.
04:36Tapi dia bilang,
04:37Itu scan asli.
04:39Scan asli.
04:40Dia bohong.
04:41Kalau scan asli,
04:42Harusnya pada histogramnya juga berbeda.
04:44Ini histogramnya sama,
04:46Dengan yang punya Dian Sandi.
04:47Ini sangat ilmiah ya.
04:48Dan ijazahnya sudah disita,
04:51Pada tanggal 23 Juli.
04:53Jadi karena dia tampilkan ini,
04:54Pada tanggal 25 November,
04:56Dia dapat ijazahnya dari mana?
04:58Itu kan kebohongan-kebohongan yang luar biasa.
05:00Nah,
05:01Kalau dia lihat,
05:02Inilah yang ditampilkan oleh,
05:03Saudara Andi Aswan.
05:06Kenapa ini saya katakan palsu?
05:0999,9% palsu.
05:11Ini ijazahnya tadinya miring,
05:12Ijazahnya Dian Sandi ini.
05:14Maaf dok.
05:15Sama dengan ini.
05:17Hanya saja,
05:18Kemudian ditarik-tarik sama dia,
05:20Kanan-kirinya ditarik,
05:21Sehingga apa?
05:21Logonya jadi meletot.
05:24Ini meletot namanya,
05:26Logonya-nya.
05:26Pateng peletot.
05:27Jadi ini,
05:28Kami selaku alumnus UGM,
05:30Marah betul.
05:31Ada orang namanya Andi Aswan,
05:33Bukan lulusan UGM,
05:34Merusak logo yang sudah dibuat oleh RJK Tamsi.
05:37Logo UGM itu dibuat oleh Pak RJK Tamsi,
05:40Seorang seniman dari asli,
05:41Akademi Seni Rupa Indonesia,
05:43Atau Institut Seni Indonesia sekarang.
05:44Kemudian disempurnakan oleh Prof. Muhammad Adnan,
05:47Pada tahun 93.
05:48Sekarang jadi bulet logonya.
05:50Dulunya seperti ini.
05:51Dan ini menjadi rusak,
05:52Meletot ini.
05:53Teman-teman bisa lihat,
05:54Logo yang asli.
05:56Seperti ini.
05:57Dan ini,
05:57Untuk pertama kalinya saya tampilkan juga yang asli.
06:00Karena tadi dokter Tifa menampilkan ini,
06:02Saya tampilkan lebih sempurnanya.
06:04Ini nampak,
06:05Tidak di piksel.
06:07Siapa nama orangnya?
06:08Fotonya kayak apa?
06:10Ini pertama kalinya saya tampilkan.
06:12Jadi artinya apa?
06:13Artinya orangnya jelas.
06:14Almarhum Bambang Rudi Harto.
06:16Ini atas kebaikan,
06:18Kita,
06:19Alihwarisnya,
06:20Pak Rujito.
06:21Jadi kita sekaligus berdoa,
06:23Semoga Pak Almarhum Bambang Rudi Harto,
06:25Tenang di sisinya.
06:27Dan beliau sangat membantu kita.
06:29Yang ingin saya sampaikan,
06:30Pak teman-teman.
06:30Perhatikan watermarknya.
06:32Jelas banget ini watermarknya.
06:34Perhatikan embosnya.
06:36Jelas banget ini embosnya.
06:39Apapun,
06:40Kalau itu asli,
06:41Ya memang asli.
06:42Tidak akan bisa dipalsukan.
06:44Kalau memang palsu,
06:46Ya memang palsu.
06:47Dan ini adalah yang sudah ditampilkan juga pada sidang,
06:50Citizen Law Shoot di Solo.
06:52Beberapa waktu yang lalu,
06:54Yang bersangkutan sendiri,
06:55Oleh Pak Rujito.
06:57Selaku adik dari Almarhum Bambang Rudi Harto.
07:00Tapi ini pun,
07:01Besok tanggal 18,
07:02Dua hari lagi,
07:03Akan saya tampilkan kembali di Solo,
07:05Dengan analisisnya.
07:06Saya insya Allah,
07:07Bersama Dr. Rizmon Hasilon Sini APR,
07:09Akan sama seperti Pak Ugro,
07:10Yang Pak Ugro juga waktu itu menyampilkan di Solo,
07:13Ini bukan fotonya Jokowi,
07:14Yang tadi itu.
07:15Ya,
07:16Karena ini,
07:17Pak Ugro sendiri melihat,
07:18Memperbandingkan,
07:19Jokowi gak kayak gini gitu dulu.
07:21Dan beliau itu adalah,
07:23Berpengalaman 35 tahun loh,
07:25Sebagai seorang,
07:26Aparat negara.
07:27Jadi penyidik juga sudah pasti sangat apal lah.
07:30Orang kecilnya kayak apa ya Pak Ugro ya,
07:32Besarnya kayak apa juga pasti tahu gak akan bisa berbeda.
07:35Dan hari ini,
07:36Yang juga saya tampilkan,
07:37Saya bocorin dikit.
07:38Apa yang nanti akan saya tampilkan di Rabu,
07:40Adalah tentang skripsi.
07:43Skripsi adalah ini,
07:44Yang namanya primary evidence.
07:45Yang kami terima langsung bertiga,
07:47Saya, Dr. Tifa,
07:48Dr. Ismon,
07:49Langsung dari,
07:51Wakil Rektor UGM 1,
07:52Yaitu Prof. Pening Udasworo,
07:55Dan Wakil Rektor UGM 4,
07:57Dr. Ari Sujito.
08:00Kami terima langsung,
08:01Bentuk skripsinya.
08:03Dan kemudian kami uji,
08:04Halaman-halamannya.
08:06Dan ini jelasnya.
08:07Nah, ini untuk,
08:08Pertama kali-nya juga saya tunjukkan.
08:11Kayak gini nih skripsinya.
08:13Artinya apa?
08:13Ini dalam ukuran asli skripsinya.
08:15Saya foto dengan kamera profesional.
08:18Hasilnya bukan berupa JPEG.
08:20Kalau teman-teman yang tahu teknik,
08:22Pasti tahu.
08:23Ini bukan Joint Picture Expert Group,
08:24Tapi ini RAW.
08:26RAW adalah RAW material yang sangat tajam,
08:29Sangat dalam.
08:30Itu gunanya untuk proses identifikasi.
08:32Apa bedanya RAW dan JPEG?
08:34Kalau JPEG itu sudah terkompresi.
08:37Kalau RAW masih aslinya,
08:38Sehingga dia akan nampakkan warna aslinya.
08:40Kalau teman-teman mau terpakai handphone,
08:42Itu akan lebih bagus dari aslinya.
08:44Kalau dipotret dengan RAW,
08:45Hasilnya kayak gini.
08:47Ini adalah kertas,
08:49Yang sangat indah.
08:51Kertas baru.
08:53Karena ini sudah dicetak dengan mesin cetak baru.
08:57Pakai inkjet ini.
08:59Padahal mesin inkjet itu belum ada di tahun 85.
09:02Adanya adalah,
09:03Tahun 85 adalah mesin ketik ini.
09:06Teman-teman bisa lihat.
09:08Kertasnya saja beda.
09:10Kertas belah kanan,
09:11Sudah kusam.
09:13Atau belawus dalam bahasa daerah.
09:15Kertas sebelah kiri masih tampak baru.
09:17Dan itu deskripsi yang sama,
09:19Logis tidak.
09:20Dalam satu skripsi ada peretas yang berbeda.
09:23Kertasnya saja beda.
09:25Dan paling beda lagi adalah ketiknya.
09:27Di sebelah kanan ini mesin ketik.
09:28Ini adalah skripsi asli,
09:31Milik someone,
09:33Yang kita tidak tahu milik siapa.
09:35Sebelah kiri,
09:36Dituliskan,
09:37Joko Widodo,
09:391681KT.
09:40Dan ini di print.
09:42Ini ketikan.
09:43Dan yang lebih lucu lagi.
09:45Ini seri mulat saja kalah lucu.
09:47Di sebelah kanan yang asli,
09:49Pak Ugro,
09:49Ini nama pertama yang ditulis sebagai ucapan terima kasih adalah,
09:53Dr. Insinyur Ahmad Sumitro.
09:56Ini,
09:57Tempusnya adalah bulan November,
10:00Tahun 85.
10:01Betul.
10:02Ahmad Sumitro,
10:04Bulan November masih dokter.
10:06Sebelah kiri,
10:08Ini sudah ditulis,
10:09Profesor Dr. Ahmad Sumitro.
10:13Padahal Profesor Dr. Insinyur Ahmad Sumitro,
10:16Baru dikukuhkan menjadi Profesor,
10:17Bulan Maret 86.
10:19Jadi kalau bulan November,
10:21Sudah ditulis Profesor,
10:23Kalau kita sendiri malu,
10:25Meskipun ada termul-termul yang menyatakan,
10:28Prof sudah dapat SK-nya.
10:30Mana SK-nya?
10:31Tunjukkan ke saya.
10:32Gak ada.
10:33Hanya bilang aja itu sudah itu.
10:34Bahkan Rektor pun berani mengatakan itu.
10:37Tapi gak ada buktinya.
10:39Dan kalaupun sudah terima SK,
10:42Belum pidato pengukuhan,
10:44Saya tantang sekarang.
10:45Coba mana Profesor yang berani nulis gelar Profesor sebelum pidato pengukuhan?
10:49Gak ada.
10:50Kita saja gak berani nulis gelar dokter sebelum saya lulus dulu.
10:54Kandidat dokter aja,
10:55Mungkin takut-takut kalau orang lain saya nyebut.
10:57Dokter Tifa kandidat dokter,
10:58Boleh.
10:58Saya orang lain yang nyebut.
10:59Tapi dokter Tifa menuliskan kandidat dokter,
11:02Pasti malu-malu.
11:03Atau gak berani gitu loh.
11:04Walaupun sudah kandidat dokter.
11:07Jadi artinya,
11:08Itu etika kita.
11:09Artinya teman-teman semua,
11:11Ini adalah fakta yang besok tidak terpatahkan,
11:14Tidak terbantahkan.
11:15Besok akan saya tampilkan pada
11:17Sidang Citizen Lawshoot di Solo,
11:20Pada hari Rabu tanggal 18,
11:22Yang malam harinya saya masih ada di TV ini.
11:24Gak boleh sebut TV-nya ya.
11:25Jangan sebut Ayus.
11:27Jangan sebut Ayus,
11:27Jangan sebut Ayus suara.
11:29Malam harinya.
11:30Siangnya ada di Solo,
11:32Untuk Sidang.
11:33Malam harinya ada di Head to Head CNN.
11:36Gak boleh sebut CNN lagi.
11:39Mana CNN gak ada.
11:40Jadi itu teman-teman semua.
11:42Jadi artinya kalau ingin saya katakan adalah,
11:44Kalau orang itu mau berbohong,
11:47Ya tetap bohong Pak Ugro.
11:49Orang itu mau menampilkan tidak benaran,
11:52Pak Jagir,
11:53Ya tetap gak tidak benar.
11:54Orang itu mau menampilkan kepalsuan,
11:57Ya Pak Laksamana,
12:00Tetap,
12:01Artinya apa?
12:01Artinya apa?
12:02Artinya orang itu tetap,
12:04Boncos.
12:06Jadi kalau mau bohong ya,
12:08Boncos ya.
12:09Ini kata-kata ini,
12:10Kata-kata ini sering dicapkan oleh Mas Hersu sama Mbak Agi.
12:14Pada,
12:14Of the record.
12:16Boncos.
12:17Sekali boncos,
12:19Tetap boncos.
12:20Sekali kita benar,
12:21Insya Allah,
12:21Tetap benar.
12:22Terima kasih.
12:23Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Komentar