Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menko Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menyebut akan terus melakukan pemeriksaan validitas data peserta BPJS Kesehatan subsidi agar tepat sasaran.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Saifullah Yusuf meminta peran pemerintah daerah dalam mekanisme perbaikan data.

Kepala BPS Amalia Adininggar juga memastikan data penerima BPJS BPI yang sebelumnya tidak aktif dan kini sudah direaktivasi kembali tetap akan dicek datanya untuk memastikan tepat sasaran. Dan targetnya pemeriksaan data ini selesai pada 14 Maret.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga BREAKING NEWS! Mensos Beri Pernyataan soal Tindak Lanjut BPJS PBI Nonaktif di https://www.kompas.tv/regional/651057/breaking-news-mensos-beri-pernyataan-soal-tindak-lanjut-bpjs-pbi-nonaktif

#bpjs #bpjskesehatan #bansos #mensos

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/651058/bps-akan-kroscek-106-153-data-peserta-bpjs-pbi-yang-dinonaktifkan-target-rampung-14-maret-2026
Transkrip
00:00Jadi pemutakhiran DTSCN setiap 3 bulan oleh BPS, kemudian penerima PBI mutakhiran setiap 1 bulan
00:14agar PBI tepat sasaran dan kita akan memberi jejak hasil pemutakhiran itu
00:25untuk dikonsolidasikan pihak-pihak khususnya BPJS Kesehatan
00:31untuk dikonsolidasikan supaya tidak terjadi apa yang disebut kesalahpahaman
00:37yang berikutnya masyarakat berhak mengajukan seperti yang disampaikan Pak Mensos
00:44sanggah dan reaktivasi kepada 3 jalur
00:47jalur yang pertama Cek Bansos, jalur yang kedua Call Center
00:53jalur yang ketiga ada nomor WA
00:56ini menjadi saluran sanggah bagi para peserta yang sebetulnya berhak
01:05tetapi dicoret karena sudah dianggap mampu
01:09selanjutnya saya persilakan Ibu Kepala BPS untuk melengkapi sebuah yang disampaikan Pak Mensos
01:15terima kasih Pak Menko PM atas kesempatannya melengkapi tadi apa yang sudah disampaikan oleh Pak Menko PM
01:24dan juga Pak Mensos bahwa pada hari ini kami melakukan konsolidasi dikoordinasikan oleh Pak Menko PM
01:32dan tentunya sesuai dengan tugas BPS
01:36kami akan segera melakukan ground check
01:40yang pertama adalah ini sudah mulai persiapannya
01:44kami akan melakukan ground check kepada 106.153 peserta PBI yang dinonaktifkan
01:53tetapi sudah secara otomatis direaktifasi kembali
01:56tetapi ini tetap akan kami ground check
01:58dan ini akan kira-kira selesai di tanggal 14 Maret
02:03kemudian yang kedua
02:05tadi juga sudah disepakati bahwa keakuratan data ini menjadi sangat penting
02:09nah oleh sebab itu yang 11.17.000 orang
02:14yang juga statusnya dinonaktifkan
02:18ini BPS akan melakukan segera ground check bersama-sama dengan Kemen Sos
02:24nanti kami di lapangan BPS daerah akan berkolaborasi dengan PKH
02:30pendamping PKH dan juga kami akan merekrut beberapa mitra statistik
02:35ini akan kami segera selesaikan yang 11 juta ini dalam waktu sekitar 2 bulan
02:4011 juta ini kalau kita konversi menjadi keluarga
02:44kira-kira sekitar 5,9 juta keluarga yang akan kami ground check
02:50kedua adalah tadi melengkapi apa yang disampaikan oleh Pak Menko PM
02:55bahwa di dalam check Bansos
02:58itu sudah dilengkapi dengan fitur
03:00untuk masyarakat bisa memutahirkan desilnya
03:06dengan cara mereka harus memasukkan keterangan
03:09dan juga mengisi form yang sudah kami sediakan
03:12jadi fitur check Bansos sudah dilengkapi dengan fitur untuk pemutahiran desil
03:17jadi masyarakat bisa segera aktif untuk melakukan pemutahiran disana
03:22kemudian yang ketiga yang dapat kami sampaikan juga bahwa
03:27keputusan Pak Menko mengenai desil 1-5 adalah untuk PBI
03:32artinya data yang kami siapkan untuk mendukung kebijakan itu adalah
03:38perankingan atau pendesilan di tingkat nasional
03:40bukan di tingkat daerah
03:42karena perankingan desil 1-10 tingkat nasional
03:45pastinya akan berbeda dengan pendesilan di tingkat masing-masing daerah
03:49ini mungkin harus menjadi catatan buat kepala daerah
03:52dan kita semua pendesilan atau perankingan nasional
03:55itu pasti berbeda dengan pendesilan yang ada di masing-masing daerah
04:00ini kan sebagai penelengkapnya Bapak terima kasih
04:02terima kasih Ibu Kepala BDS
Komentar

Dianjurkan