Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAYAPURA, KOMPAS.TV - Kapolresta Jayapura Kota membenarkan terjadinya penembakan warga sipil oleh oknum polisi di Distrik Heram. Korban masih dirawat akibat luka tembak di lengan.

Pelaku sempat melarikan diri, bersembunyi dan diamuk massa.

Oknum polisi yang terlibat penembakan tengah diperiksa di Propam Polda Papua. Polisi juga telah menyita barang bukti dari TKP.

Polisi masih mengusut motif tindakan pelaku yang berujung pada penembakan.

Baca Juga Kapolresta Jayapura Kota Ungkap Insiden Polisi Tembak Warga Sipil di Distrik Heram | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/650895/kapolresta-jayapura-kota-ungkap-insiden-polisi-tembak-warga-sipil-di-distrik-heram-sapa-malam

#polisi #polisitembakwarga #jayapura

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/650932/oknum-polisi-tembak-warga-sipil-di-distrik-heram-propam-polda-papua-lakukan-pemeriksaan
Transkrip
00:00Kapol Resta, Jayapura Kota membenarkan terjadinya penembakan warga sipil oleh Oknum Polisi di Distrik Hera.
00:06Korban masih dirawat akibat luka tembak di bagian lengar.
00:19Pelaku sempat melarikan diri, bersembunyi dan diamuk masa.
00:23Oknum Polisi yang terlibat penembakan tengah diperiksa di Propan Polga, Papua.
00:28Polisi juga telah menyita barang bukti dari TKP.
00:31Polisi masih mengusut motif tindakan pelaku yang berujung pada penembakan.
00:45Dalam rilis yang diterima Kompas TV, Kapol Resta, Jayapura Kota, Kombes Frederikus menyatakan,
00:51kami menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Oknum tersebut
00:55tidak mencerminkan sikap dan nilai-nilai institusi Polri
00:58yang bersangkutan telah diamankan, termasuk barang bukti berupa senjata api dan amunisi,
01:04serta telah diserahkan kepada Propan Polga, Papua.
01:07Untuk penanganan lebih lanjut.
Komentar

Dianjurkan