Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Banyak pelaku usaha ultra mikro kesulitan mengakses modal formal dan tak jarang terjebak pinjaman informal maupun pinjaman online berbunga tinggi.

Di sisi lain, masyarakat berpenghasilan rendah masih terkendala akses hunian layak, di mana angka backlog kepemilikan rumah nasional masih mencapai 32,3 juta unit.

Menjawab persoalan itu, BRI Group melalui PNM sebagai holding ultra mikro, mengumumkan penurunan suku bunga pembiayaan Mekaar sebesar 5 persen untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir.

Langkah ini diambil untuk meringankan angsuran nasabah perempuan prasejahtera agar lebih lega dalam mengembangkan usaha.

Selain penguatan modal, BRI juga memperluas akses rumah subsidi.

Pada tahun 2025, kuota FLPP BRI ditingkatkan hampir 100 persen menjadi 60 ribu unit.

Hingga 11 Februari 2025, sebanyak 3.174 unit rumah telah tersalurkan.

Untuk Kredit Program Perumahan atau KPP, pada tahun 2026 ini BRI telah menyalurkan Rp2,30 triliun kepada 17.443 debitur.

Capaian ini menjadikan BRI sebagai bank dengan penyaluran KPP tertinggi, dengan kontribusi sekitar 52,2 persen dari total nasional.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait mengapresiasi langkah nyata BRI Group yang sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam strategi Indonesia Incorporated.

Kebijakan ini diharapkan menjadi jawaban agar masyarakat memiliki ketahanan ekonomi keluarga yang berkelanjutan.

Dengan sinergi antarlembaga ini, diharapkan masyarakat tak hanya mendapat akses rumah layak, tetapi juga mampu meningkatkan taraf hidup dan naik kelas melalui pembiayaan yang semakin terjangkau.

Baca Juga Lowongan Kerja Terbaru Bank BUMN Februari 2026, Ada BRI hingga BSN di https://www.kompas.tv/ekonomi/650224/lowongan-kerja-terbaru-bank-bumn-februari-2026-ada-bri-hingga-bsn

#bri #sukubunga #prabowo



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/ekonomi/650943/bri-pangkas-suku-bunga-pnm-mekaar-5-persen-dorong-akses-modal-dan-rumah-subsidi-sapa-pagi
Transkrip
00:00Modal usaha dan kepemilikan rumah layak huni masih menjadi kendala utama bagi masyarakat
00:04mewujudkan program Astacita Pemerintah BRI melakukan langkah bersejarah
00:09dengan memangkas suku bunga PNM Mekar hingga 5%
00:12serta memperkuat ekosistem pembiayaan perumahan.
00:20Banyak pelaku usaha ultramikro kesulitan mengakses modal formal
00:24dan tajaran terjebak pinjaman informal maupun pinjaman online berbunga tinggi.
00:28Di sisi lain, masyarakat berpenghasilan rendah masih terkendala akses hunian layak
00:32di mana angka backlog kepemilikan rumah nasional masih mencapai 32,3 juta unit.
00:38Menjawab persoalan itu, BRI Group melalui PNM sebagai holding ultramikro
00:42mengumumkan penurunan suku bunga pembiayaan Mekar sebesar 5%
00:46untuk pertama kalinya dalam 10 tahun terakhir.
00:49Langkah ini diambil untuk meringankan angsuran nasabah perempuan praseja terah
00:53agar lebih lega dalam mengembangkan usaha.
00:55Waktu 2017, saya perlu modal langsung ada nasabah anggota PNM ke rumah
01:05lalu menawarkan modal, terus sedikit-sedikit, rumah warung sedikit,
01:10lama-lama, tambah-tambah, sebelumnya langsung, alhamdulillah sekarang perusahaan
01:14usaha saya lancar gitu.
01:17Selain penguatan modal, BRI juga memperluas akses rumah subsidi.
01:20Pada tahun 2025, kuota FLPP BRI ditingkatkan hampir 100% menjadi 60.000 unit
01:27hingga 11 Februari 2025, sebanyak 3.174 unit rumah telah tersalurkan.
01:33Untuk kredit program perumahan atau KPP pada tahun 2026,
01:37ini BRI telah menyalurkan Rp2,30 triliun kepada 17.443 debitur.
01:42Capaian ini menjadikan BRI sebagai bank dengan penyelolaan KPP tertinggi
01:46dengan kontribusi sekitar 52,2% dari total nasional.
01:51Komitmen kami tetap sama, dari hari pertama KPP diri sampai ke hari ini
01:55yang memberi makna untuk rakyat Indonesia.
01:58Jadi BRI sebagai bank nyari Indonesia ini, kami mempunyai komitmen yang tinggi
02:02dan terus berkomitmen untuk mensupport program-program pemerintah
02:06dan di antara juga yang sudah disampaikan Pak Menteri ARA.
02:10Dan ini hari ini juga kami sangat bersyukur,
02:12karena pada hari ini, saya melihat dengan mata kepala sendiri
02:16bagaimana kami dari BRI bisa juga bersama-sama memberikan impak
02:21yang langsung terhadap rakyat Indonesia.
02:24Menteri Perumahan dan Kawasan Pemungkiman Maruarsirait
02:26mengapresiasi langkah nyata BRI Group yang sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto
02:31dalam strategi Indonesia Incorporate.
02:34Kewijakan ini diharapkan menjadi jawaban agar masyarakat
02:36memiliki ketahanan ekonomi keluarga yang berkelanjutan.
03:02Dengan sinergi antar lembaga ini diharapkan,
03:05masyarakat tak hanya mendapat akses rumah layak,
03:07tetapi juga mampu meningkatkan taraf hidup dan naik kelas
03:10melalui pembiayaan yang semakin terjangkau.
03:13Tim Liputan, Kompas TV Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Komentar

Dianjurkan