00:00Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri menegaskan penolakan terhadap aktivitas yang ia sebut sebagai perilaku seksual menyimpang LGBT,
00:09karena dinilai bertentangan dengan norma agama, adat Melayu, serta nilai sosial masyarakat Kota Pekanbaru.
00:15Pernyataan tersebut disampaikan menyusul kasus Pesta Waria yang digelar di salah satu tempat hiburan malam, THM, Paragon,
00:22yang kemudian disegel oleh pemerintah Kota Pekanbaru.
00:25Berkaitan dengan adanya perilaku seksual yang negatif seperti lesbi, LGBT dan sejenisnya,
00:30tentu kami dari DPRD Pekanbaru menolak keras segala bentuk perilaku seksual menyimpang.
00:34Kita tidak ingin praktik-praktik seperti ini tumbuh dan berkembang di Pekanbaru.
00:39Ini harus kita kurangi, hentikan, bahkan kalau bisa kita nolkan, tegas Azwendi, Rabu 11 Februari 2026.
00:47Menurut Azwendi, langkah penindakan saja tidak cukup.
00:51Ia menilai pemerintah kota perlu menyusun program dan strategi pencegahan sejak dini agar persoalan serupa tidak terus berulang.
00:58Ia mendorong agar edukasi terkait bahaya narkoba, kenakalan remaja,
01:02serta perilaku menyimpang dapat dimasukkan dalam program pendidikan formal, mulai dari tingkat SD hingga SMA.
01:09Pemerintah harus membuat program strategis.
01:11Bisa dimasukkan dalam kurikulum atau kegiatan pendidikan yang memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang bahaya narkoba,
01:18kenakalan remaja, dan perilaku menyimpang.
01:21Ini penting agar mereka memiliki pemahaman yang kuat sejak dini, ujarnya.
01:25Politisi Partai Demokrat tersebut juga menekankan bahwa Pekanbaru dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi adat Melayu dan nilai-nilai keagamaan.
01:33Karena itu, ia meminta pemerintah memperketat pengawasan terhadap aktivitas usaha maupun kegiatan sosial
01:39agar tidak memberi ruang terhadap praktik yang dinilai bertentangan dengan norma agama dan budaya setempat.
01:44Saya yakin pertumbuhan perilaku menyimpang ini dilakukan secara terstruktur.
01:49Pemerintah harus bisa mengantisipasi lebih dini supaya tidak berkembang, katanya.
01:53Pemerintah
Komentar