00:00Kita kesorotan lain, bencana tanah bergerak terjadi di Desa Padasari, Kecamatan Jati Negara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
00:08Pemerintah daerah menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari untuk mempercepat penanganan dan pemulihan dampak bencana.
00:19Petugas masih melakukan pemantauan kondisi tanah serta pendataan dampak kerusakan.
00:25Warga diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas mengingat potensi gerakan tanah masih dapat terjadi, terutama saat curah hujan tinggi.
00:35Jumlah warga yang mengungsi mencapai 1.700 orang dan berpotensi bertambah seiring pergerakan tanah yang masih terus terjadi hingga saat ini.
00:45Bencana ini juga merusak hampir 500 rumah.
00:48Warga siap direlokasi karena wilayah tersebut rawan tanah gerak dan pernah mengalami kejadian serupa.
00:55Ibu, posisinya lagi di mana?
01:00Di dalam.
01:01Di dalam rumah?
01:02Seperti apa, Bu?
01:03Bisa diceritakan?
01:03Jam 9 malam.
01:04Jam 9 malam.
01:05Itu kejadiannya seperti apa, Bu?
01:07Ya, ya, beruk, wak.
01:09Kedaruh buah, ya, ya.
01:12Mana ya?
01:13Namanya orang takut ya mau lari kemana.
01:15Nah, alam.
01:16Hujannya besar, tir.
01:18Keluar rumah?
01:20Koten.
01:20Masih di dalam rumah, Ibu?
01:22Kali-kali bapaknya.
01:23Masa sama bapaknya.
01:24Kalau misalkan dari pemerintah minta direlokasi, Ibu, pindah.
01:28Turun, Bu?
01:30Mau ya?
01:31Tidak tetap.
01:32Dan nanti ditarikan sekitar sini yang aman.
01:36Wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah, wah.
01:46Selamat detik-detik saat rumah roboh akibat tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatindegara, Tegal, Jawa Tengah, Rabu Lalu.
01:54Kejadian ini dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan ini sejak beberapa hari sebelumnya.
01:59Sejumlah infrastruktur desa rusak, seperti tiga titik jalan desa dan jalan kabupaten, satu bendung irigasi, dan satu jembatan desa.
02:08Ada pula bangunan musola dan fasilitas pendidikan ikut terdampak.
02:19Wakil Presiden Gibran Raka Buming meninjau langsung kondisi pengungsi dan lokasi terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatindegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
02:31Wapres menggunakan sepeda motor untuk melihat langsung lokasi bencana tanah bergerak.
02:36Wapres memberikan jaminan kepada warga yang kehilangan dokumen penting seperti sertifikat tanah, akta kelahiran, maupun kartu keluarga.
02:45Ia menginstruksikan jajaran terkait untuk memproses dokumen pengganti dengan cepat.
02:54Bagaimana kondisi warga yang menjadi korban tanah bergerak dan apa upaya yang sudah dilakukan Pemda untuk membantu mereka?
03:01Kami bahas dengan Bupati Tegal, Ishak Maulana Rohman. Pak Bupati, selamat petang.
03:07Iya, selamat sore Bu.
03:10Pak Bupati, boleh diupdate kembali Pak. Per hari ini artinya ada berapa warga yang terdampak dan rumah yang rusak?
03:16Ya, jadi bersore ini ada warga pengungsi ini yang sudah mengungsi di beberapa posko.
03:25Kami ada 2.426 warga.
03:29Dengan jumlah kakak 590 dan rumah yang terdampak ada 464 rumah.
03:37Di mana sebagian besar mengalami rusak berat.
03:39Untuk area kawasan atau luas daerah yang terdampak, ini sebenarnya berapa sih Pak? Seberapa luas?
03:49Kalau yang terdampak, hampir merata seluruh desa Bu.
03:54Petal ada rumah ini, di sini ada 1.200 rumah.
03:58Di mana 464-nya mengalami rusak berat, rusak ringan, dan rusak sedang.
04:05Dan ini dikhawatirkan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, Pak?
04:11Ya, jadi semenjak hari Selasa, perlu kami laporkan bahwa semenjak hari Selasa terjadi,
04:18mohon maaf hari Senin, hari Senin siang sampai malam itu terjadi hujan lebat,
04:23dan hari Selasa sore kami, PMK bersama Jajaran Porkom Binda, Pak Kapolres, Pak Dadim,
04:29langsung memutuskan untuk evakuasi warga, langsung kami siapkan tenda pengusian dan juga dapur umum pada hari itu.
04:40Sehingga sampai hari ini, Bu, dampaknya juga bertambah.
04:45Rumah yang awalnya 150 rumah yang terdampak sampai hari ini bertambah menjadi 464 rumah.
04:53Nah, kemarin juga Pak Gubernur Jawa Tengah sudah berkunjung, dilanjutkan oleh Pak Wakil Presiden,
05:00Pak Gibran juga sudah berkunjung di sini, dan kami sudah melaporkan kondisi terkini, kondisi update,
05:07dan kami juga minta arahan kepada Pak Wakil Presiden untuk melakukan langkah yaitu relokasi.
05:13Karena melihat mungkin wadah ketika akan dikembalikan ke sana lagi mengingat potensi bahayanya masih,
05:21dan rumah mayoritas sudah berat, ada 1% tren, tempat ibadah juga sudah rata dengan tanah.
05:31Nah, lokasi-relokasinya sudah ditentukan, Pak?
05:33Nah, hasil koordinasi kami pas ke kunjungan Pak Presiden, kami sudah meninjau kebetulan bahwa desa pada hari ini tidak memiliki bengkok desa.
05:46Sehingga langkah kami yaitu kami meminta izin kepada perutani untuk memakai lahan seluas 5 hektare.
05:53Tadi pagi sudah dilakukan kajian, asesmen bersama perutani,
05:58terus dinas teknis kami, bersama BPN untuk menentukan titik yang menurut tim teknis aman untuk menjadi tempat relokasi.
06:10Untuk faktor penyebabnya, Pak, tanah bergerak ini masih sudah terjadi dan dikhawatirkan masih akan terjadi itu karena apa sih, Pak?
06:19Ya, jadi perlu kami laporkan, Bu, bahwa bencana tanah bergerak di pada hari ini, ini bukan kali pertama.
06:26Tapi di tahun, menurut warga, di tahun 1986 juga pernah terjadi.
06:33Terus terakhir di tahun 2022 juga pernah terjadi, namun tidak begitu parah.
06:39Tapi di tahun 2026 ini, ini yang paling parah dan dampaknya paling besar.
06:44Nah, municin mengenai penyebab kemarin laporan yang kami terima dari ESTM Provinsi Desa Padasari ini
06:58berada di zona hancuran akibat sesarbu.
07:03Namun, kepastian rilisnya masih kami tunggu dari Badan Geologi.
07:08Jadi, nanti kami akan kembali.
07:11Baik. Pak Ishak Maulana Rohman, Bupati Tegal, terima kasih sudah berbagi bersama kami.
07:15Saya selalu, Pak, semoga segera rampung relokasi. Terima kasih.
Komentar