Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV Komika Pandji Pragiwaksono menyatakan proses klarifikasi yang dijalaninya pada Jumat (6/2/2026) di Polda Metro Jaya berjalan lancar dan relatif lebih cepat dari yang ia perkirakan.

Pandji dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan terkait laporan yang menyeret namanya.

"Semua berjalan dengan lancar, malah relatif lebih cepat dari yang saya sangka," kata Pandji kepada KompasTV, Sabtu (7/2/2026).

Menanggapi kekhawatiran soal kebebasan berpendapat di tengah laporan hukum yang menjeratnya, Pandji menilai kasus yang dialaminya justru dapat menjadi preseden ke depan.

Ia berharap hasil akhir proses hukum tersebut dapat mempertegas batas antara karya seni, opini, dan tindak pidana.

"Harapannya, kalau nanti tidak terbukti ada pencemaran atau penghinaan, ini bisa jadi preseden bahwa ranah kesenian, opini, dan keyakinan tidak bisa dijadikan dasar kejahatan," ucapnya.

Pandji juga menyinggung kekhawatiran masyarakat yang menjadi takut menyampaikan pendapat akibat kasus serupa. Menurutnya, setiap orang berhak memiliki opini dan menyampaikannya.

"Menurut saya, siapapun yang punya opini itu tidak salah," katanya.

Namun, ia mengingatkan para komika agar tetap mengutamakan unsur humor dalam berkarya.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Novaltri

#pandji #komikapandji #poldametrojaya

Baca Juga Fakta Ketua & Wakil Ketua PN Depok Tersangka Suap Sengketa Lahan, KPK: Total Diduga Capai Rp 1 M! di https://www.kompas.tv/nasional/649209/fakta-ketua-wakil-ketua-pn-depok-tersangka-suap-sengketa-lahan-kpk-total-diduga-capai-rp-1-m



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/649216/pandji-blak-blakan-soal-komedi-dan-kebebasan-berpendapat-usai-jalani-klarifikasi-di-polda
Transkrip
00:00Menurut saya saya enggak salah, menurut saya siapapun yang punya opini itu juga tidak salah,
00:05tapi dalam konteks komedi jangan lupa para pelawak utamakan lucunya.
00:09Bang, tadi abang sempat singgung juga soal kasus di Polda Metro Jaya.
00:14Kemarin gimana bang pemirsaan di Polda Metro Jaya?
00:16Kan abang dipanggil untuk diminta klarifikasi ya bang ya?
00:18Iya betul, semuanya berjalan dengan lancar, malah relatif lebih cepat dari yang saya sangka
00:26memang banyak sih pertanyaan 63, tapi tadinya mikirnya bakal 12 jam.
00:30Dan berjalan dengan kasual gitu, jadi cukup nyantai di dalam enak.
00:37Bang, gimana juga abang menanggapi kalau misalkan ada kekhawatiran bahwasannya kebebasan berpendapat ini
00:42ketika beberapa pihak tidak senang, tidak setuju, tidak sependapat gitu ya bang ya, kemudian dikasuskan.
00:47Gimana kita bisa bebas berpendapat di negara demokrasi kayak sekarang bang?
00:52Justru ini yang jadi harapan, karena apa yang akan jadi hasil akhir kasus saya
00:57itu akan jadi presiden kedepannya kan, harapannya kan setelah ini semua ternyata tidak terbukti
01:03saya melakukan penistaan atau penghinaan, sehingga di kedepannya nanti ketika ada lagi yang
01:09mempermasalahkan, kita bisa tarik ke kondisi sekarang dengan bilang
01:13tapi ada presidennya kok, Panji waktu itu sudah membuktikan bahwa ini adalah kesenian
01:17dan ranah kesenian dan serta ranah opini, ranah keyakinan tidak bisa jadi dasar untuk kejahatan gitu,
01:26dianggap sebagai kejahatan.
01:27Bang, terakhir bang, gimana kalau misalkan kita lihat juga di kasus abang ini kan apa ya,
01:33jadi pembelajaran apa ya, jadi orang itu bikin takut gitu bang, untuk berpendapat,
01:37untuk mengeluarkan pendapat yang mungkin agak-agak tepi jurang, mungkin ada saran gak bang?
01:41Gak ada, terus aja, karena menurut saya saya gak salah, menurut saya siapapun yang punya opini juga tidak salah,
01:51tapi dalam konteks komedi jangan lupa para pelawak utamakan lucunya, baru opininya,
01:56kalau misalkan hanya punya opini, jatuhnya gak lucu, ya gak bisa dianggap sebagai sebuah produk kesenian.
02:00Soal dialog, abang kan bilang bahwa abang terbuka untuk berdialog dengan siapapun,
02:04nah gimana bang, adakah pihak-pihak yang mungkin barangkali sudah mengajak abang berdialog?
02:10Belum, tapi itu yang saya nanti, dan sejujurnya baiknya komika-komika juga di masa depan
02:17mengedepankan pendekatan dialog ya, artinya ketika diajak dialog jangan kabur juga,
02:23sama seperti saya yang justru saya malah nungguin ini, cuman dialog gak ada tiba-tiba masuk laporan,
02:27jadi kan ada langkah yang skip, kalau mau berdialog dengan senang hati saya tunggu...
02:33Abang buka pintu ya bangnya?
02:34Iya, saya tutup juga ntar belakangnya.
02:40Saudara kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
02:45Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
02:49Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan