00:00Menurut saya saya enggak salah, menurut saya siapapun yang punya opini itu juga tidak salah,
00:05tapi dalam konteks komedi jangan lupa para pelawak utamakan lucunya.
00:09Bang, tadi abang sempat singgung juga soal kasus di Polda Metro Jaya.
00:14Kemarin gimana bang pemirsaan di Polda Metro Jaya?
00:16Kan abang dipanggil untuk diminta klarifikasi ya bang ya?
00:18Iya betul, semuanya berjalan dengan lancar, malah relatif lebih cepat dari yang saya sangka
00:26memang banyak sih pertanyaan 63, tapi tadinya mikirnya bakal 12 jam.
00:30Dan berjalan dengan kasual gitu, jadi cukup nyantai di dalam enak.
00:37Bang, gimana juga abang menanggapi kalau misalkan ada kekhawatiran bahwasannya kebebasan berpendapat ini
00:42ketika beberapa pihak tidak senang, tidak setuju, tidak sependapat gitu ya bang ya, kemudian dikasuskan.
00:47Gimana kita bisa bebas berpendapat di negara demokrasi kayak sekarang bang?
00:52Justru ini yang jadi harapan, karena apa yang akan jadi hasil akhir kasus saya
00:57itu akan jadi presiden kedepannya kan, harapannya kan setelah ini semua ternyata tidak terbukti
01:03saya melakukan penistaan atau penghinaan, sehingga di kedepannya nanti ketika ada lagi yang
01:09mempermasalahkan, kita bisa tarik ke kondisi sekarang dengan bilang
01:13tapi ada presidennya kok, Panji waktu itu sudah membuktikan bahwa ini adalah kesenian
01:17dan ranah kesenian dan serta ranah opini, ranah keyakinan tidak bisa jadi dasar untuk kejahatan gitu,
01:26dianggap sebagai kejahatan.
01:27Bang, terakhir bang, gimana kalau misalkan kita lihat juga di kasus abang ini kan apa ya,
01:33jadi pembelajaran apa ya, jadi orang itu bikin takut gitu bang, untuk berpendapat,
01:37untuk mengeluarkan pendapat yang mungkin agak-agak tepi jurang, mungkin ada saran gak bang?
01:41Gak ada, terus aja, karena menurut saya saya gak salah, menurut saya siapapun yang punya opini juga tidak salah,
01:51tapi dalam konteks komedi jangan lupa para pelawak utamakan lucunya, baru opininya,
01:56kalau misalkan hanya punya opini, jatuhnya gak lucu, ya gak bisa dianggap sebagai sebuah produk kesenian.
02:00Soal dialog, abang kan bilang bahwa abang terbuka untuk berdialog dengan siapapun,
02:04nah gimana bang, adakah pihak-pihak yang mungkin barangkali sudah mengajak abang berdialog?
02:10Belum, tapi itu yang saya nanti, dan sejujurnya baiknya komika-komika juga di masa depan
02:17mengedepankan pendekatan dialog ya, artinya ketika diajak dialog jangan kabur juga,
02:23sama seperti saya yang justru saya malah nungguin ini, cuman dialog gak ada tiba-tiba masuk laporan,
02:27jadi kan ada langkah yang skip, kalau mau berdialog dengan senang hati saya tunggu...
02:33Abang buka pintu ya bangnya?
02:34Iya, saya tutup juga ntar belakangnya.
02:40Saudara kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
02:45Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
02:49Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar