00:00Ribuan orang terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
00:06Pemkap Tegal menyiapkan lahan untuk hunian sementara bagi warga.
00:17Masa tanggap darurat bencana tanah bergerak di Tegal, Jawa Tengah ditetapkan selama 14 hari.
00:22596 keluarga atau 2.453 jiwa terdampak dan tinggal sementara di delapan titik pengungsian.
00:31Di antaranya di majelis taklim, sekolah, gedung serbaguna, pesantren, dan rumah warga.
00:37Pemkap Tegal telah menyiapkan lahan milik perhutani untuk dibangun hunian sementara.
00:43Akibat bencana tanah bergerak, rumah warga, fasilitas umum, dan akses jalan desa rusak di sejumlah titik.
00:52Kemudian kita nanti masuk ke masa transisi.
00:56Masa transisi itu adalah kecepatan kita untuk membangun hunian.
01:01Karena kita lihat di lapangan, bangunan hampir 100% sudah tidak digunakan baik bangunan rumah tinggal maupun fasilitas umum
01:14seperti sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas kejahatan, fasilitas pemerintahan itu sudah tidak bisa berfungsi secara normal.
01:22Detik-detik ambruknya pondok pesantren Al adalah di desa pada sehari Kabupaten Tegal, Jawa Tengah pada Jumat dini hari terekam video amatir.
01:42Bangunan asrama robo hingga hampir rata dengan tanah akibat bencana tanah bergerak.
01:46Tidak ada korban jiwa, namun ratusan santri dan staf dievakuasi ke pondok pesantren Al adalah dua yang tidak terdampak.
01:54Malam yang ambruk yang gedung ini, yang kalau yang asrama putra yang kemarin malam sama aula bareng.
02:05Yang pertama yang asrama putra?
02:07Yang pertama yang SMA.
02:08SMA terus?
02:09Terus habis SMA menyusul asrama yang putra satu sama aula, yang ini semalam.
02:18Yang itu semalam.
02:18Itu ambruknya, kan berapa sih itu?
02:22Itu setengah dua belasan.
02:23Dampingi gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi, wakil presiden Gibran Raka Buming Raka meninjau lokasi bencana tanah bergerak di desa Padasari, Tegal pada Jumat 6 Februari.
02:37Wapres Gibran juga mengunjungi warga di pengungsian dan meminta agar kebutuhan lansia, ibu hamil, dan anak-anak dipenuhi.
02:46Wapres instruksikan percepatan pembangunan lokasi Huntara bagi warga terdampak.
02:52Kita akan perbarui kondisi terkini bencana tanah bergerak di Tegal, Jawa Tengah bersama jurnalis Kompas TV Ari Himawan.
02:59Selamat siang Ari.
03:01Apakah hingga siang hari ini pergerakan tanah masih terus terjadi di sana?
03:04Selamat siang hari ini pergerakan tanah bergerak di desa Padasari, samakan tanah bergerak di tempat yang bergerak di Jawa Tengah.
03:17Dan ini membuat rapusan warga industri di desa Padasari, dan yang mengakibatkan rapusan rumah juga mengalami kerusakan.
03:31Total ada 464 rumah yang mengalami kerusakan, 250 di antaranya mengalami kerusakan berat.
03:41Sudah hanya merusak rumah-rumah warga, pergerakan tanah juga merusak beberapa fasilitas umum seperti sekolah, musola, dan juga ada pendoksaan tren yang mengalami kerusakan.
03:55Dan hingga kini ribuan warga masih mengungsi di empat titik yang sudah disediakan oleh pemerintah.
04:03Mungkin begitu pemerintah mengimbau kepada para korban di sana tanah bergerak ada tidak buruk-buru kembali ke rumah karena pergerakan tanahnya masih terjadi.
04:17Dan pengungsi sendiri sudah berada di posko-posko pengungsian ini lebih dari satu pekan, sehingga pemerintah terus mengimbau agar masyarakat tidak pulang ke rumah dulu,
04:30menunggu gunian sementara atau gunian tetap yang akan dibangun oleh pemerintah.
04:39Mereka akan direlokasi di tanah milik penutani, begitu.
04:43Baik, tadi Anda katakan ribuan warga yang terdampak rumahnya begitu akibat tanah bergerak mengungsi di sejumlah tempat.
04:51Lalu bagaimana dengan rencana pembangunan hunian sementara? Kapan rencananya pembangunan tersebut akan dimulai?
04:55Ya, gunian sementara untuk relokasi ribuan warga yang terdampak tanah bergerak ini akan secepatnya dilakukan dan ditargetkan dalam waktu beberapa bulan akan sudah bisa ditempati oleh warga.
05:15Mesti begitu belum terlihat di sekitar lokasi ini atau di sekitar tanah relokasi belum dibangun bangunan yang nantinya akan dibuat untuk pemukuman warga yang menjadi korban tanah bergerak di Primron.
05:36Baik, informasi hingga saat ini ratusan rumah di antaranya 250 rumah mengalami rusak berat dan rencananya memang pembangunan hunian sementara akan segera dipercepat dalam waktu dekat.
05:46Terima kasih atas laporan Anda, Jurnalis Kompas TV, Ari Himawan melaporkan dari Tegal, Jawa Tengah.
Komentar