Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
KOMPAS.TV - Ajang Stand Up Comedy Indonesia ke-12 Kompas TV menggelar audisi. Kali ini digelar di Kota Bandung, Jawa Barat. Sebanyak 400 peserta antusias mengikuti audisi.

Antrean untuk mewujudkan mimpi jadi komika ternama terlihat di Balai Kota Bandung, lokasi audisi Stand Up Comedy Indonesia atau SUCI ke-12 Kompas TV digelar.

Sejak pagi, peserta sudah antre untuk mengikuti audisi. Sebanyak empat ratus peserta dari berbagai komunitas stand up dan juga perseorangan terlihat antusias mengikuti audisi.

Audisi SUCI ke-12 ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Farhan mengapresiasi SUCI Kompas TV, yang mampu melahirkan komedian bertalenta hingga dikenal luas masyarakat Indonesia. Farhan juga memuji warga Bandung yang berani mengambil kesempatan melalui audisi ini untuk meraih mimpinya.

Sementara itu, salah satu juri SUCI ke-12 Kompas TV, Abdel Achrian yang biasa dipanggil Cing Abdel, bilang peserta yang mengikuti audisi kali ini lebih beragam.

Setelah Kota Bandung, audisi SUCI 12 Kompas TV akan digelar di Jakarta, yakni pada tanggal 7 Februari 2026.

#audisiSUCI #suci12 #bandung

Baca Juga Anggota Satpol PP Kebumen Gugur Saat Amankan ODGJ, Rencana Pernikahan Kandas di https://www.kompas.tv/regional/648446/anggota-satpol-pp-kebumen-gugur-saat-amankan-odgj-rencana-pernikahan-kandas



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/648448/400-peserta-ikut-audisi-stand-up-comedy-indonesia-12-di-bandung-kompas-siang
Transkrip
00:00Saudara Ajang Stand Up Komedi Indonesia ke-12 Kompas TV menggelar audisi.
00:06Kali ini digelar di Kota Bandung, Jawa Barat.
00:09Sebanyak 400 peserta antusias mengikuti audisi.
00:17Antrean untuk mewujudkan mimpi jadi komika ternama terlihat.
00:22Di Balai Kota Bandung, lokasi audisi Stand Up Komedi Indonesia atau Suci ke-12 Kompas TV digelar.
00:30Sejak pagi, peserta sudah antre untuk ikut audisi.
00:34Sebanyak 400 peserta dari berbagai komunitas stand up dan juga perseorangan terlihat antusias ikut audisi.
00:43Audisi Suci ke-12 ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
00:48Farhan mengapresiasi Suci Kompas TV yang mampu melahirkan komedian bertalenta hingga dikenal luas masyarakat Indonesia.
00:55Farhan juga memuji warga Bandung yang berani mengambil kesempatan melalui audisi ini untuk meraih mimpinya.
01:04Wujudin mimpinya bisa di mana saja, bisa di Jakarta, di Surabaya, di New York, di manapun.
01:08Tapi memulai membangun mimpi itu dari Kota Bandung, itu yang saya alami sendiri dan saya rasakan sendiri.
01:12Saya balik lagi ke Bandung, melihat teman-teman berada datang ke Bandung, membuka pintu-pintu untuk mewujudkan mimpi, itu saya senang banget.
01:19Itu sebabnya makasih banget bahwa Suci sekarang ini yang ke-12 mulai membuka untuk audisi di sini.
01:26Walaupun audisinya kejam ya.
01:29Kata-kata terima kasih yang seharusnya terdengar nyaman justru terdengar.
01:33Menakutkan!
01:34Sementara itu salah satu juri Suci ke-12 Kompas TV, Abdel Akhrian, yang biasa dipanggil Cing Abdel, bilang peserta yang mengikuti audisi kali ini lebih beragam.
01:46Waktu pertama ikut jadi juri kan saat itu masih COVID ya.
01:50COVID jadi berasa perkembangannya mungkin karena memang medianya juga beda waktu itu online terus penontonnya gak ada.
01:59Terus mulai pakai penonton, udah lumayan berubah dan pesertanya juga sekarang misalnya yang dari Indonesia Timur gak cuma mengandalkan apa stereotip yang udah ada gitu.
02:12Jadi kayaknya lebih beragam lah sekarang.
02:15Setelah kota Bandung, audisi Suci ke-12 Kompas TV akan digelar di Jakarta yakni pada tanggal 7 Februari 2026.
02:23Reza Pratama, Kompas TV Bandung, Jawa Barat.
02:29Kompas TV Bandung, Jawa Barat.
02:59Selamat siang pemirsa di seluruh tanah air.
03:12Selamat datang di program Beritawa.
03:14Berita sangat serius, tapi kok bikin ketawa ya?
03:18Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan berita yang mungkin akan membuat kita prihatin kalau tidak disisipi dengan humor.
03:24Langsung saja, Mahkamah Konstitusi, MK, memutuskan.
03:29Wartawan tak dapat langsung dituntut pidana karena kerja jurnalistiknya.
03:34Ini kabar gembira untuk kita semua.
03:36Ada lagunya ini.
03:38Kabar gembira untuk kita semua.
03:42Pers di sini gak boleh diteror babi.
03:46Gak boleh ya, gak boleh.
03:47Tikus juga gak boleh.
03:48Mentang-mentang kantornya banyak tikus berdasi.
03:50Karena MK juga menegaskan, sebagaimana diatur dalam UU 40-1999, segala sengketa pers wajib diselesaikan lewat Dewan Pers lebih dulu.
04:03Putusan ini menutup celah kriminalisasi, menjaga ruang kritik, dan memastikan hak publik atas informasi tetap terlindungi.
04:10Jadi kalau tersinggung karena baca berita tuh, tidak bisa langsung lapor polisi.
04:16Karena ini bukan ranah pidana maupun perdata.
04:20Toh Pak Polisi dan Bu Polisi tuh juga sudah sibuk ngurus laporan mensreanya Panji.
04:25Itu menurut keyakinan saya.
04:27Gak tahu Mas Anang.
04:28Enggak, aku tahu.
04:29Saya akan menyampaikan data betapa pentingnya putusan ini untuk perlindungan pers.
04:33Sehingga ke depan tidak takut lagi menulis sesuatu yang sensitif.
04:37Seperti kapanikah, IPK berapa, ijazah asli atau borongan.
04:43Wah, sensitif semua itu.
04:45Pada 2020 lalu, tiga jurnalis dipidanakan dengan jeratan UU ITE.
04:50Ada Muhammad Asrul dijatuhi fonis penjara tiga bulan oleh pengadilan negeri Palopo, Sulawesi Selatan.
04:56Setelah berusaha membongkar dugaan kasus korupsi di Palopo lewat tiga tulisannya.
05:01Lalu, Diananta Putra Sumedi ditahan selama 3,5 bulan di rutan Polres Kota Baru.
05:08Diananta ditahan karena dianggap menulis berita yang diduga menyinggung Sara dan dijerat pasal 28 UU ITE.
05:15Terakhir, jurnalis Muhammad Sadli Saleh difonis dua tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pasar Wajo Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.
05:25Di sini Sadli digugat langsung oleh Bupati Buton Tengah.
05:28Dengan adanya putusan MK yang baru saja saya sampaikan, sekarang para wartawan tidak usah khawatir di Borgol karena sejatinya hampir setiap hari di Borgol oleh Deadline.
05:39Berita terakhir, keributan keraton solo, dua kubu raja kembar cekcok di depan Fadli Zone.
05:48Di depan Fadli Zone, di sini bukan depan persis ya pemirsa, ya agak serong kanan dikit lah.
05:53Agak serong, bukan main serong. Kalau main serong kan pejabat lain itu.
05:57Adalah pokoknya, jangan terlalu diiniin.
05:59Dua kubu raja kembar keraton solo yakni pihak Paku Buwono, PB14 Purbaya dan PB14 Mangku Bumi
06:07terlibat cekcok saat kedatangan Menteri Kebudayaan, Menbud, RI Fadli Zone, Minggu 18 Januari 2026.
06:15Bahkan beberapa saat sebelumnya, situasi sempat memanas ketika pihak Lembaga Dewan Adat, LDA,
06:21yang berjalan menuju area keraton, diadang kubu Purbaya.
06:26Jadi, ini ceritanya penghadangan dilakukan oleh pihak raja.
06:30Usut punya usut, menghadangnya itu pakai kuda yang jalannya L.
06:34Dan yang dihadang sempat teriak, skak!
06:36Akhirnya situasi kembali tidak memanas ketika benteng memakan kuda.
06:42Kedatangan Fadli Zone bertujuan menyerahkan surat keputusan Menteri Kebudayaan.
06:46SK Menteri Kebudayaan ini menunjuk KGPHT Jobulan
06:50sebagai pelaksana.
06:52Namun, Usut Fadli Zone memberikan sambutan.
06:55Pengageng Sasana Wilapa, Keraton, Surakarta,
06:58yang juga kakak PB14 Purbaya, GKR Panembahan Timur,
07:02menghampiri menbud dan menyatakan protes
07:04atas penunjukkan KGPH Panembahan Agung T. Jobulan
07:07menjadi pelaksana pengembangan keraton Solo.
07:11Walah, paham.
07:12Jadi, ini tuh perkaranya soal siapa yang jadi pelaksana pengembangan keraton?
07:18Saya ini juga orang Jawa.
07:19dan biasanya orang Jawa itu penuh dengan upload, download,
07:24unggah, unduh.
07:25Jadi, kalau cek-cok begini kan,
07:29jangan sampai jadi konsumsi publik,
07:31musawarah,
07:33yang bagus gitu.
07:34Kalau depan jangan sampai mengeluarkan kris ya.
07:36Nanti kan ini apa,
07:37nyeken gitu.
07:38Tid, tit, tit, tit, gitu.
07:39Tete, tete, tete, tete.
07:41Gitu lah pokoknya.
07:42Ya itulah berita terakhir yang saya sampaikan.
07:44Sebelum saya tutup,
07:46saya akan membacakan pantun sedikit saja.
07:49Ibu kota Indonesia, Jakarta.
07:51Jaga kewarasan,
07:53jaga logika.
07:54Terima kasih.
07:54Saya Fajar Mukti,
07:55menyampaikan dari Beritawa Undur Diri.
07:58Selamat siap.
07:58Sub indo by broth3rmax
Komentar

Dianjurkan