Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
JAKARTA, KOMPAS.TV Dua teman Kuliah Kerja Nyata (KKN) Presiden ke-7 Joko Widodo dan anak eks kepala desa buka-bukaan terkait fakta baru di sidang citizen lawsuit kasus ijazah pada Selasa (4/2/2026).

Salah satu saksi mengatakan mengenal Jokowi saat KKN bersama di Desa Ketoyan, Boyolali.

Dalam kesempatan itu, rekan KKN Jokowi, Ritje Dwidjaja, mengungkap bahwa Jokowi dipanggil Jack saat KKN.

Video Editor: Novaltri Sarelpa

_____________________________________

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/648437/dua-teman-kkn-jokowi-anak-eks-kades-buka-bukaan-fakta-baru-di-sidang-citizen-lawsuit-ijazah
Transkrip
00:00Apakah Ibu juga sebagai alumnus dari UNEF Bajamada Ibu?
00:07Ya, betul.
00:08Fakultas Biologi.
00:10Fakultas Biologi, bukan Fakultas Kehutangan Ibu.
00:14Bukan.
00:15Apakah Ibu sebagai alumnus Fakultas Biologi UGM?
00:22Sesuai keterangan yang Ibu sampaikan sebelum disumpah
00:27kan mengenal dengan Bapak Joko Widodo itu ya?
00:32Yang lainnya juga Pak Jokowi.
00:34Sejak kapan Ibu mengenal Bapak Joko Widodo itu?
00:40Ya, saya mengenal Pak Joko Widodo itu
00:45sejak tahun 1985 ketika KKN di desa Cetoyang
00:54ke KKNnya dari bulan Maret sampai pertengahan Juni.
01:13Baik.
01:16Waktu itu apakah Ibu masih bisa mengingat siapa-siapa itu
01:25nama-nama peserta KKN yang masuk di dalam kelompok Ibu di Seketoyang?
01:32Berikut dari Fakultas mana?
01:35Tolong disebutkan ya Bu.
01:37Silahkan Ibu.
01:38Ya, maaf.
01:39Yang pertama adalah ya saya sendiri.
01:42Kemudian yang kedua itu Joko Widodo dari Fakultas Kehutangan.
01:50Yang ketiga adalah Eko Susilo Adi Utomo dari Fakultas Teknik Diodisi.
02:03Kemudian yang keempat adalah Johana Bersman Sudarwati.
02:12Berkait dengan kekerangan yang saudara sampaikan berkenaan dengan siapa-siapa
02:21sebagai kelompok saudara pada waktu pelaksanaan kegiatan KKN
02:28Buat untuk bisa diulang lagi karena tadi ada hal-hal yang ingin disampaikan oleh KKN.
02:37Silahkan.
02:39Yang pertama adalah saya sendiri.
02:42Kemudian yang kedua itu Joko Widodo dari Fakultas Kehutangan.
02:49Kemudian yang ketiga adalah Johana Bersman,
02:55Sudarwati dari Fakultas Hukum.
02:58Terus yang keempat adalah Eko Susilo Adi Utomo dari Fakultas Teknik Diodisi.
03:10Ada empat orang masing-masing dari berbagai fakultas yang sebutkan.
03:17Kemudian apakah nama-nama yang ibu sebutkan sebagai kelompok pada waktu melayan kegiatan KKN
03:28semuanya juga masih hidup dan saling komunikasi ibu selama ini?
03:34Yang tiga orang masih hidup masih ada.
03:41Yang seorang meninggal yaitu Eko Susilo Adi Utomo itu telah meninggal dunia tahun 2018.
03:53Di Fakultas Biodisi.
03:55Ya.
03:56Kemudian saya sendiri dengan Joko Widodo dan Johana ini setelah KKN selesai itu tidak ada hubungan sama sekali.
04:14Itu tidak saling komunikasi.
04:16Itu tidak saling komunikasi.
04:17Itu sama ada di lokasi di mana ibu waktu itu tinggal sementara lebih kurang tidak dan ibu.
04:30Antara Biar Maret sampai pada pertengahan Juni tahun 84.
04:35Jadi ketika tadi ditempatkan di desa Ketoyang, dijemput oleh kepala desa Ketoyang yang bernama Pak Jentu,
04:50kemudian menginap di guest room, di guest room Pendopo, di samping rumah kepala desa.
05:03Saya bersama Johana, satu kamar, kemudian Joko Widodo dan temannya Eko itu di kamar yang satunya lagi.
05:18Kamar kami itu berhadapan-hadapan.
05:22Berdua-berdua begitu.
05:25Joko Widodo dan temannya Eko itu biasanya melaksanakan kegiatan sarana-prasarana.
05:41Seperti perbaikan jalan, gitu ya, terus buat pelang-pelang, gitu.
05:47Pelang masih papan nama, ya.
05:49Ya, gitu.
05:51Papan nama.
05:53Mungkin lebih banyak dilakukan ke ibu karena peserta masih perempuan.
05:58Seperti apa itu komplitnya?
06:00Ya, kalau saya bersama Johana itu misalnya penyuluhan ya, penyuluhan kesehatan, gisi, hukum, dan lain sebagainya.
06:24Kemarin saya tidak akan mencanya ibu tentang KKN, ya.
06:28Karena ini BGN dan IOS.
06:30Apa pekerjaan ibu?
06:34Saya sebagai IRP.
06:37Saya masuk di BGN itu tahun 1999.
06:44Dan lulus Mei 1986.
06:50KKNnya tahun?
06:53Ya, KKNnya tahun 1986.
06:56Itu semester gelap atau semester ganji?
06:59Sayang KKN itu di bulan Paret, ya.
07:04Paret sampai Juni, ya.
07:13Ya, yang berarti itu semester genap.
07:16Semester genap.
07:17Ibu sudah yakin dengan perkataan semester genap, ya.
07:21Ibu disumpah.
07:23Ya.
07:25Jadi sebelum ditanya ibu, kami sudah tanya sepuluh hal ini BGN.
07:28Tidak ada KKN genap. KKN itu ganji, ibu.
07:32Ibu sudah disumpah sesuai pasal.
07:34Ya, yang tadi kami bacakan itu ancaman yang sejuta.
07:37Jadi ibu tetap berkata, KKN itu genap.
07:40Intrumsi yang udah kan, pohon untuk diingatkan terkait dengan KKN dan sampaikan yurangkuan.
07:47Ya.
07:48Bahkan apa yang disampaikan ini kan bukan sesuatu hal yang sengaja dan mengingatkan.
07:52Sesuai ingat kami.
07:54Ya, tapi menurut saya kalau nggak saya wajar.
07:58Saya kalau ditanya KKN, saya ingat.
08:01Saya KKN tahun 1989 di Desa Macar, bulannya September saya ingat.
08:06Ya.
08:07Itu saja.
08:08Pertanyaan saya, tadi kan saya tanya, KKN itu berapa bulan, di bulan apa?
08:14Ya.
08:15Yang saya tahu itu kan apa di bulan Maret sampai bulan Juni.
08:36Nah, permulaan semester itu kan dari bulan Juli.
08:41Ganjil itu kan dari bulan Juli sampai desain waktu ganjil itu.
08:50Ya.
08:51Ibu kakak itu bulan apa?
08:52Masa kakak itu bulan apa?
08:53Nggak.
08:54Kakak itu bulan apa?
08:55Waktu itu saya kakak.
08:57Sebelum saudara memberikan suatu keperangan,
09:13Anda sudah mencapkan berjanji ya bahwa saudara akan memberikan keperangan yang senang.
09:22Jadi, hari ini kami minta bantuan saudara saksi diperjagaan terkait dengan bugatan yang diajukan oleh saudara Tom atau Pak Kapil.
09:35Ya.
09:36Betul.
09:37Jadi kita di Desa Kota yang ada empat orang.
09:40Kebetulan kita berapa?
09:42Ya.
09:43Bersepangat memilih.
09:44Bersepangat memilih.
09:45Bersepangat memilih.
09:46Bersepangat memilih.
09:47Bersepangat memilih.
09:48Bersepangat memilih.
09:51Bersepangat memilih.
09:53Bersepangat memilih.
09:54Saya berempatnya.
09:56Mengangkat Bapak Joko Hidupu itu sebagai kordesnya.
10:01Koordinator di Desa.
10:02Ada satu layak lain?
10:07Ada satu layak lain.
10:08Saya sendiri dari Pak Kota Hukum.
10:10Kemudian ada Bu Rinze dari Pak Kota Biologi.
10:12Kemudian satu teman laki-laki dari tadi, Bu Andrew Hsi.
10:17Bapak-bapak Eko
10:21Adi Susi lagi
10:25Eko
10:27Panggilannya Mas Ecal
10:31Iya panggilannya Mas Ecal
10:33Kemudian Pak Coba panggilannya
10:35Cik
10:37Ayo
10:39Kemudian segera saksi
10:41Tadi
10:45Selanjutkan rekam saya
10:47Kerugian tidak dengan
10:49Itu kan
10:51Pak Coba itu itu
10:53Atau Pak Cik itu kaca hamba
10:55Dengan masalah ijazah yang
10:57Berlalu terlalu ibu merasa dirugikan
10:59Tidak
11:01Masalah
11:03Kementerian kerugian
11:05Sebetulnya saya tak tiba-tiba
11:07Sekarang saya sudah tua, saya tidak memikirkan
11:09Hal yang penting
11:11Saya akan mengalahkan
11:13Masalahnya dibutuhkan untuk memberikan
11:15Keterangan yang sebenarnya saya akan
11:17Menentu
11:19Bukan dimaksud saya dengan
11:20Polromik seperti ini
11:21Sebagai alumni
11:22Keluarga besar
11:23Kagama merasa dirugikan
11:25Ibu
11:27Ya jelas
11:29Kita
11:31Resah ya
11:33Semangat juga
11:35Terima kasih
11:37Selanjutnya
11:39Terima kasih
11:41Selanjutnya
11:43Terima kasih
11:45Selanjutnya
11:47Terima kasih
11:49Selanjutnya
11:51Terima kasih
11:53Silahkan
11:55Silahkan boleh ke
11:57Selanjutnya
11:59Selanjutnya
12:01Selanjutnya
12:10Selanjutnya
12:11Peserta KKM akan pasti sebagai putranya ke tempat desa lokasi yang berbeda untuk KKM.
12:38Dan ingin saya tanyakan Jokowi Dudut, apakah saudara saksi mengenal siapa Jokowi Dudut?
12:48Silahkan Jokowi Dudut.
12:51Terima kasih.
12:53Kapan?
13:13Kapan?
13:15Kalau itu apanya, bukan dalamnya saya lupa, hanya tahu dengan saat saya.
13:20Pada saat apa dan di mana saudara saksi mengenal Pak Jokowi Dudut yang waktu itu dikenal dengan Jek?
13:31Yang setiap ada kegiatan KKM, kemudian berinteraksi dengan temen-temennya makinnya Jek, Jek.
13:43Jadi kita tentang nama yang sekarang, Jokowi Dudut, bukan Jek, Jek.
13:51Sebaiknya juga ada yang lain, sudah seperti dikuatnya, nama-nama-nama.
13:55Nama-nama juga kita tidak tahu pada waktu itu.
13:59Jadi saudara, waktu itu mengenal secara persorangan, artinya secara satu persatu, para peserta KKM yang tinggal di rumah saudara,
14:13waktu itu nama berikut dari fakultas mana?
14:17Kita tahu kegiatan yang anulangnya, kemudian kakultasnya ada juga alamat besar.
14:23Ada yang salah, itu sendiri.
14:25Dan Pak Jokowi Dudut itu setahu saya langkuh, ternyata.
14:29Tahu saya langkuh.
14:33Yonat, Afikas, Bukul, Bukul, Bukul, Bukul, Bukul, Bukul, Bukul.
14:41Jokowi Dudut, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan, Hutanan.
14:49Apakah itu?
14:50Berarti saya menutup.
14:51Saya memulai pertanyaan dari tadi, bahwa sekitar bulan 5,
14:57Kak Nol ini ketemu dengan orang yang bernama Jokowi Dudut di penyebaran.
15:03Itu di penyebarangan Malang itu,
15:06apa itu?
15:08Apa itu?
15:09Jadi sepanjang perjalanan itu ketemu?
15:13Tidak.
15:14Bukit.
15:15Jadi pertanyaan,
15:17Saudara bagaimana, Pak?
15:19Saya lanjutkan.
15:21Saudara sudah punya handphone belum saat itu?
15:252005.
15:27Sudah.
15:29Tidak.
15:31Tidak.
15:35Kenapa tidak dibutuh?
15:37Itu insight diwankannya ama il.
15:39Prodiri dan tapi mereka transportasi.
15:41Tepanya benar anda sendiri.
15:43Kalau tidak sama sama, teman-teman Anda sudah dapat.
15:45Tidak.
15:46Jadi akan cair di sini.
15:47Anda harus diiring kita untuk decodasi hal ini.
15:49Bahwa ini juga kini punya teman-teman.
15:51Karena itu sudah selesai.
15:53supaya memorinya
15:56terpengar kembali
15:58tadi tekan kami
16:00Jokowi Betul
16:02sudah menanyakan Jokowi Betul
16:03saya
16:05hal yang tidak dikatakan
16:06bahwa
16:09pada saat itu
16:11orang yang
16:14saya tidak mengatakan Pak Jokowi Betul
16:15orang yang disebut Jokowi Betul itu
16:18berkaca mata
16:19atau tidur
16:21tidak spesifik
16:25tidak spesifik ingat
16:25setelah dari kakaian ketemu lagi
16:29kapan?
16:30setelah menulis
16:31kakaian saja
16:34berarti
16:40saudara
16:4210 waktu lama sudah tidak pernah bertemu
16:45pernah melihat
16:46tidak karena saudara
16:48di desa yang bukan
16:50usianya sama
16:51yang tetap saat itu
16:52bahwa
16:53kemudian
16:54ini orang yang pernah
16:56kakaian di Kusya
16:57jadi balik utang
16:58bukan juga
16:59kembali sementara ini
16:59bukan
17:00satu
17:00no
17:02iya
17:04iya
17:04iya
17:05iya
17:06iya
17:06iya
17:08iya
17:09Saksimanya, responnya di kapal, gimana Pak Jokowi, saya pernah pertanyaannya bagaimana PRRI itu?
17:16Pertanyaan saudara-saudara yang disebut Jokowi itu, dia itu sama diapa?
17:22Dari bari Pak, apa misalnya? Ya, ada usaha sedikit.
17:27Setelah itu, Bu Yo kok menunjukkan, lihat saya kalau tidak tanya Pak.
17:32Anda lihat semuanya, Pak, dulu Bapak ini kakaknya teman saya, ibu saya yang pas air.
17:39Kamu sudah ngomong begitu?
17:41Harus saya kalau beliau ada, kalau bersama ini.
17:44Pertanyaan ini, Pak.
17:47Apa ini, Pak?
17:49Saat itu?
17:50Lu orang yang misalnya kita cekah, gel, apa, apa, apa, apa, apa, apa, apa, apa, apa, apa, apa, apa.
17:54Misalnya, itu, Pak.
17:56Oh, begitu.
18:02Saudara kecepatan informasi dan akurasi data adalah komitmen kami.
18:06Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
18:10Saksikan Sapa Indonesia Malam di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan