Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 2 hari yang lalu
MAKASSAR, KOMPAS.TV - Forum tukang gigi indonesia sulawesi selatan melakukan kerja sama dengan dua universitas di Makassar. Komitmen bersama ini untuk memastikan lulusan pendidikan tinggi memiliki kompetensi dan berdaya saing.

FTGI atau forum tukang gigi indonesia, sulawesi selatan, menggelar seminar nasional dan pelatihan di kota Makassar, Sulawesi Selatan. Selaim dari sulawesi selatan, para peserta juga datang dari Sulawesi Tenggara, Sumatera, Hingga Papua. Sebanyak 50 peserta akan mengikuti pelatihan teknik membuat gigi palsu dan dikerjakan sesuai aturan permenkes nomor 39 tahun 2014. Peserta juga diperkenalkan bahan - bahan berkualitas untuk pembuatan gigi palsu.

Kerjasama juga dilakukan forum tukang gigi indonesia sulsel dengan Univeristas tamalatea dan univeristas mega resky. Komitmen ini diharapakan dapat menciptakan lulusan pendidikan yang kompeten dan ikut berperan meningkatkn kesehatan masyarakat indonesia.

"Insya Allah, ini momentum yang paling berharga buat kami di Universitas Tamalatea, karena nanti kami akan menjalin kemitraan dan kolaborasi yang berlanjut dengan modul ini. Banyak hal yang bisa kita lakukan, termasuk di dalamnya adalah kami akan melakukan pelatihan-pelatihan bermanfaat, pelatihan-pelatihan yang bermanfaat, yang bisa berkolaborasi dengan Forum Tukang Gigi. Karena Forum Tukang Gigi ini juga kan mensejahterakan kesehatan masyarakat ya, sehingga otomatis pasti sangat berkontribusi dengan kami" ungkap Dr. Diana mirza togobu - wakil rektor 3 utama.

"Seperti apa seperti ke depannya dari FTGI yang kita harapkan sebagai ketua kita? Kami mengharap FTGI itu yang paham dengan regulasi, yang paham dengan aturan, dan ke depannya kami berharap FTGI ini bisa maju, dan berkembang dan bekerjasama dari berbagai unsur. Untuk rencana awal, setelah MOU ini, apa rencana awal? Kami akan mendorong anggota kami di forum ini untuk lebih maju lagi, (1:12) untuk mengambil langkah menjadi seorang akademik di kampus" tegas Muh Talha, Ketua Umum FTGI Sulsel.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/648435/tingkatkan-kompetensi-ftgi-kerjasama-2-universitas
Transkrip
00:00Forum Tukang Gigi Indonesia Sulawesi Selatan melakukan kerjasama dengan dua universitas di Makassar.
00:07Komitmen kerjasama ini untuk memastikan lulusan pendidikan tinggi memiliki kompetensi dan berdaya saing.
00:18FTGI atau Forum Tukang Gigi Indonesia Sulawesi Selatan menggelar seminar nasional dan pelatihan di kota Makassar Sulawesi Selatan.
00:26Selain dari Sulawesi Selatan, para peserta juga datang dari Sulawesi Tenggara, Sumatera hingga Papua.
00:33Sebanyak 50 peserta akan mengikuti pelatihan teknik membuat gigi palsu dan dikerjakan sesuai aturan Permenkes No. 39 tahun 2014.
00:43Peserta juga diperkenalkan bahan-bahan berkualitas untuk pembuatan gigi palsu.
00:48Kerjasama juga dilakukan Forum Tukang Gigi Indonesia Sulsel dengan Universitas Tamalatea dan Universitas Megariski.
00:55Komitmen ini diharapkan dapat menciptakan lulusan pendidikan yang kepeten dan ikut berperan meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.
01:03Insya Allah ini momentum yang paling berharga buat kami di Universitas Tamalatea karena nanti kami akan menjalin kemitran dan kolaborasi yang berlanjut.
01:13Dengan umum ini banyak hal yang bisa kita lakukan termasuk di dalamnya adalah kami akan melakukan pelatihan-pelatihan yang bermanfaat,
01:22pengabdian-pengabdian yang bermanfaat yang bisa berkolaborasi dengan Forum Tukang Gigi.
01:26Karena Forum Tukang Gigi ini juga kan mensejahterakan kesehatan masyarakat ya, otomatis pasti sangat berkontribusi dengan kami.
01:34Dan harapan kami untuk pengembangan SDM juga yang berada di Forum Tukang Gigi mungkin ingin melanjutkan studinya untuk S1 Kesmas, S2 Kemas, Kesmas dan prodi lain.
01:45Itu sangat memungkinkan buat kami.
01:46Kami mengharap FTG itu yang paham dengan regulasi, yang paham dengan aturan, dan kedepannya kami berharap FTG ini bisa maju dan berkemban dan bekerjasama dari berbagai unsur.
02:02Kami akan mendorong anggota kami di Forum ini untuk lebih maju lagi untuk mengambil langkah menjadi seorang akademik di kampus.
Komentar

Dianjurkan