Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
SENTUL, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto dan jajaran Kabinet Merah Putih menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah. Acara digelar di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Selain jajaran kabinet, Rakornas dihadiri kepala daerah dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota, pimpinan DPRD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dari seluruh Indonesia, termasuk unsur TNI dan Polri.

Dalam pidato pembukaan Rakornas, Presiden Prabowo memberikan sejumlah pernyataan, termasuk dinamika sosial politik hingga soal perang nuklir.

Prabowo bicara soal kebocoran anggaran di BUMN. Ia kemudian mewanti-wanti para mantan bos BUMN.

Ia menegaskan akan menindak tegas pihak-pihak yang menyalahgunakan wewenang dan meminta pertanggungjawaban dari para pimpinan BUMN terdahulu.

Selain itu, pernyataan Presiden Prabowo soal aksi demo yang diyakini dikendalikan oleh kekuatan asing juga menjadi sorotan.

Prabowo menegaskan bahwa tak ada larangan untuk melakukan aksi demo karena itu merupakan bentuk penyampaian aspirasi.

Sorotan selanjutnya adalah pernyataan Prabowo soal dampak apabila Perang Dunia Ketiga terjadi, salah satu hal yang dikhawatirkan adalah penggunaan senjata nuklir.

Baca Juga Prabowo Sebut Sawit 'Miracle Crop', Greenpeace Singgung Bencana di Sumatera | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/nasional/648229/prabowo-sebut-sawit-miracle-crop-greenpeace-singgung-bencana-di-sumatera-kompas-petang

#presidenprabowo #rakornas #perangnuklir #bumn

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/648230/deretan-pernyataan-menohok-prabowo-di-rakornas-senggol-eks-bos-bumn-hingga-perang-nuklir
Transkrip
00:00Presiden Prabowo Subianto dan jajaran Kabinet Merah Putih menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah 2026.
00:19Acara digelar di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
00:25Dalam pidato pembukaan Rakornas, Presiden Prabowo memberikan sejumlah pernyataan, termasuk dinamika sosial, politik, hingga soal perang nuklir.
00:34Prabowo bicara soal kebocoran anggaran di BUMN.
00:38Ia kemudian mewanti-wanti para mantan bos-bos di BUMN.
00:43Ia menegaskan akan menindak tegas pihak-pihak yang menyalahgunakan mewenang dan meminta pertanggung jawaban dari para pimpinan BUMN terdahulu.
00:52Kita telah bentuk dana, Sovereign Wealth Fund.
01:01Saya telah menghimpun semua kekuatan milik negara dalam satu management, satu pengelolaan yang nilainya adalah 1 triliun USD.
01:15Lengkapnya adalah 1 kosong 4 kosong miliar dolar, aset under management.
01:26Saudara-saudara, tadinya terpecah-pecah dalam seribu, seribu empat puluh perusahaan.
01:33Bayangkan enggak, siapa yang bisa manage seribu perusahaan.
01:44Ini akal-akalan.
01:47Saya katakan, pimpinan-pimpinan BUMN yang dulu harus bertanggung jawab.
01:55Jangan enak-enak kau, siap-siap kau dipanggil kejaksaan.
02:08Kan mereka ngejek, Prabowo itu hanya bisa ngomong di podium aja.
02:13Oh iya?
02:14Ya tunggu aja panggilan.
02:18Lu jangan nantang gue loh.
02:19Selain itu, pernyataan Presiden Prabowo soal aksi demo yang diakini dikendalikan oleh kekuatan asing juga menjadi sorotan.
02:31Prabowo menegaskan bahwa tidak ada larangan untuk melakukan aksi demo, karena itu merupakan bentuk penyampaian aspirasi.
02:38Kalau saudara tidak suka dengan dua-tiga orang, jangan merusak seluruh bangsa.
02:46Kalau tidak suka sama Prabowo, silahkan.
02:502029
02:51Bertarung.
02:55Iya kan?
03:03Sedikit-sedikit, mau demo.
03:06Demo boleh.
03:06Tapi dia tidak berharap demo, dia berharap kerusuhan.
03:11Itu pidana.
03:13Saya tidak ragu-ragu.
03:15Sorotan selanjutnya adalah pernyataan Prabowo soal dampak apabila perang dunia ketiga terjadi.
03:21Salah satu hal yang dikhawatirkan adalah penggunaan senjata nuklir.
03:26Di tingkat dunia,
03:30mengkhawatirkan terjadinya akan terjadi perang dunia ketiga.
03:34Kita yang tidak terlibat saja pasti kena.
03:41Kita akan kena partikel-partikel radioaktif.
03:47Mungkin ikan-ikan kita nanti akan terkontaminasi semua.
03:51Ini yang dibicarakan di dunia.
03:55Karena itu, saya jalankan sebagai mandataris, meneruskan warisan pendiri-pendiri bangsa kita.
04:07Saya menjalankan politik luar negeri yang menganut tetap garis kita.
04:17Bebas aktif, tapi non-aligned, non-block.
04:23Kita tidak akan ikut fakta militer manapun.
04:28Kecepatan informasi dan akurasi adalah komitmen kami.
04:39Satu langkah lebih dekat, satu langkah lebih terpercaya.
04:44Saksikan Kompas Petang di Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
04:48Saksikan Kompas TV Channel 11 di televisi Anda.
Komentar

Dianjurkan