Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Tokoh ormas Islam menyampaikan isi pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana, Jakarta, pada Selasa (3/2/2026).

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan pembahasan dengan Prabowo seputar bergabungnya Indonesia di Board of Peace atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden AS Donald Trump.

Tujuannya, kata Gus Yahya, agar Indonesia mampu membantu perjuangan Palestina secara lebih konkret.

"Agar Indonesia ini bisa secara lebih konkret, lebih progresif dan mengejar hasil yang lebih nyata berdampak untuk menolong Palestina. Termasuk dengan mengikuti atau berpartisipasi dalam inisiatif yang dibuat oleh Amerika yaitu, Board of Peace," ujar Gus Yahya dalam konferensi pers di kompleks Istana, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga Prabowo Bertemu Ormas Islam, Menlu: Luruskan Isu Board of Peace yang Mungkin Disalahartikan di https://www.kompas.tv/nasional/648252/prabowo-bertemu-ormas-islam-menlu-luruskan-isu-board-of-peace-yang-mungkin-disalahartikan

#prabowo #gaza #boardofpeace #ormas

Produser: Ikbal Maulana
Thumbnail: Lintang

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/648310/full-kata-tokoh-ormas-islam-usai-bertemu-prabowo-di-istana-bahas-indonesia-gabung-board-of-peace
Transkrip
00:00Pembatas Islamia, Pak Saji dari Ikadi,
00:07tadi kami dan Pak Putra Agama selamat datang.
00:14Kami mengikuti pertemuan bersama Presiden,
00:20diikuti oleh pimpinan Orbas-Orbas Islam seluruhnya,
00:26ada 16 orang orang Islam dan ditambah dengan sejumlah
00:34kiesepuh pemimpin-pemimpin pondok pesantren yang juga diundang
00:40dari Jawa Timur, dari Jawa Barat, dan lain-lain.
00:44Dan kami mendapatkan penjelasan dari Bapak Presiden
00:49mengenai banyak hal, khususnya mengenai upaya dan perjuangan
00:55Indonesia di dalam membantu Palestina.
00:59Pada tataran nilai, saya kira semuanya sepakat bahwa
01:05menolak penjajahan, memperjuangkan kemerdekaan
01:10untuk semua bangsa adalah amanat proklamasi.
01:14Pada tataran prinsip, semuanya sepakat bahwa Indonesia
01:17harus membantu, membela, memperjuangkan Palestina sampai merdeka.
01:22Dan pada tataran kebijakan, tadi kami mendapatkan penjelasan
01:27yang ekstensif dari Presiden
01:30mengenai pertimbangan-pertimbangan realistis yang harus dibuat
01:34terkait dengan keadaan yang sekarang berlangsung
01:40dan peluang-peluang yang tersedia untuk agar Indonesia ini bisa
01:49secara lebih konkret, lebih progresif, dan mengejar hasil yang lebih nyata berdampak
01:57untuk menolong Palestina, termasuk dengan mengikuti atau berpartisipasi
02:07di dalam inisiatif yang dibuat oleh Amerika, yaitu Board of Peace ini
02:15dengan diiringi konsolidasi di antara negara-negara Islam
02:21dan negara-negara Timur Tengah yang juga berpartisipasi
02:27di dalam Board of Peace tersebut.
02:32Sehingga hal-hal yang nanti dilakukan di dalam Dewan tersebut
02:39akan menjadi langkah yang terkonsolidasi di antara negara-negara
02:45yang memang pada dasarnya dan menjadi motivasi mereka
02:55berpartisipasi di dalam Dewan itu untuk memilah dan membantu Palestina.
03:03Kami memahami semua yang diselesaikan oleh Pak Presiden
03:08dengan menitipkan pesan agar tidak mudah untuk terbawa arus
03:19yang mungkin nantinya justru merugikan Palestina, merugikan rakyat Palestina.
03:28Dan Presiden mengatakan bahwa semua akan dilakukan dengan puas padaan,
03:35dengan prinsip yang sama sekali tidak bisa ditawar
03:39untuk menjaga, membela dan membantu rakyat Palestina, khususnya di Gaza,
03:46tapi juga nanti akan dikembangkan dalam istri-istri yang lebih luas
03:51sampai kepada rakyat Palestina yang ada di tepi barat, maksud saya.
03:58Saya kira demikian yang bisa saya sampaikan, mungkin ada tambahan dari Pak Menteri Agama.
04:05Di samping juga tadi dijelaskan banyak hal juga tentang masalah-masalah domestik
04:09dan Presiden kemudian juga menyetujui bahwa perlu ada semacam upaya konsolidasi
04:18sekurang-kurangnya komunikasi yang lebih kuat antara Presiden
04:24dengan pimpinan-pimpinan Ormas Islam maupun tokoh-tokoh Islam yang ada
04:29dan nanti akan dibisarkan mekanisme yang bisa dibuat untuk melakukan itu.
04:35Saya pasti, serahkan Pak, nanti kalau ada teman Udri Agama.
04:39Ya, baik.
04:41Suruh-suruh sekalian ya, memang ini pertemuan ketiga
04:44Ormas-Omaras Keagamaan.
04:48Alhamdulillah Bapak Presiden selain memberikan penjelasan yang panjang
04:52tentang apa yang disampaikan tadi oleh Kus.
04:56Juga Bapak Presiden memberikan penjelasan dan informasi tentang perkampungan haji.
05:02Perkampungan haji perlu saya sampaikan bahwa ini keakraban Presiden kita dengan MPS
05:12sehingga kita negara yang pertama diberikan kesempatan untuk membeli properti
05:18yang ada di Kota Mekah dan Bandina.
05:22Tidak ada satu negara pun yang mendapatkan hal seperti ini selain Indonesia.
05:28Dan Alhamdulillah kemarin minggu yang lalu ya, pemerintah Saudara B juga sudah memberikan suatu
05:34keputusan resmi bahwa asing sudah bisa membeli properti, tanah, wadz, dan sebagainya
05:42di Mekah dan Madinah.
05:46Dulu kan nggak kalau diriat boleh, jedah boleh, tapi Mekah dan Madinah itu memang selama ini tertutup.
05:52Alhamdulillah karena Bapak Presiden mempunyai hubungan yang dekat dengan Raja
05:59sehingga diberikan kesempatan dan kita sudah mendapatkan lahan yang cukup luas ya.
06:05Itu mungkin hampir sekitar 60 hektare nanti, antara 1 sampai 3 kilometer dari Kaabat
06:12tetapi nanti akan ada terowongan yang menghubungkan Masjid Haram dengan pertampungan Indonesia itu.
06:22Di samping itu juga nanti Bapak Presiden menyetujui akan adanya komunikasi intensif
06:28dengan para tokoh-tokoh agama yang sangat terbuka tadi.
06:33Presiden juga kelihatan sangat menikmati diskusi dengan pimpinan-pimpinan keagamaan.
06:38Terutama para G, para ulamak pimpinan-pimpinan keumatan tadi.
06:44Di samping itu juga nanti akan ada pengembangan LPDU,
06:50Lembaga Pemberdayaan Dana Umat ya, bundi-bundi keumatan.
06:55Pada masing-masing agama itu juga nanti mungkin akan ada semacam sentuhan-sentuhan manajemen
07:01dari para profesional
07:03sehingga dengan demikian,
07:04efisien se-efektif akan
07:06kita himpun dana-dana umat itu sendiri
07:09untuk mereka sendiri.
07:11Saya kira itu yang paling penting tadi.
07:13Terima kasih, saya kira ya.
07:14Cukup ya?
07:14Cukup ya?
07:16Terima kasih.
07:22BOP?
07:24BOP.
07:24Ya tadi beberapa pertanyaan disampaikan
07:33oleh para peserta,
07:35para tokoh pimpinan Ormas,
07:38termasuk tentang bagaimana
07:39menjaga keselamatan
07:40rakyat Palestina yang ada di Gaza sekarang ini.
07:43Dan Presiden
07:44sudah membuat penjelasan tadi,
07:46kita nanti akan berpartisipasi
07:48dengan mengirimkan
07:50pasukan perdamaian
07:52yang tugas absolutnya
07:54adalah melindungi
07:55rakyat Palestina.
07:59Kenapa?
08:03Ya, iuran itu
08:06memang
08:07dibutuhkan
08:10karena
08:10yang akan dilakukan
08:13adalah satu
08:14agenda
08:16dengan
08:16pembiayaan besar-besaran
08:18untuk Gaza itu.
08:20Sehingga
08:21memang dibutuhkan
08:24semacam
08:25mobilisasi
08:27pembiayaan
08:29untuk itu,
08:30sehingga
08:30para
08:32partisipan
08:34yang
08:35ikut di dalam
08:36Dewan itu
08:37juga diminta
08:38untuk beriuran.
08:40Itu sebagai iuran
08:41untuk
08:41Gaza,
08:43untuk
08:43pembangunan
08:45Palestina.
08:45Ya, setelah
08:54mendapatkan penjelasan
08:56mengenai pertimbangan-pertimbangan
08:57pada level
08:58kebijakan
08:59mengenai hal ini,
09:00karena
09:00untuk membuat
09:02pilihan
09:03kebijakan itu
09:04tentu kan
09:05ada realitas ya,
09:06harus diperhatikan,
09:08ada yang harus
09:09dikalkulasi
09:09dan lain sebagainya.
09:10Dan tadi Presiden
09:11menjelaskan secara ekstensif
09:12sekali,
09:13hal-hal yang perlu
09:14dipertimbangkan itu
09:15dan saya kira
09:16semua yang hadir
09:18memahami,
09:19memahami dan bisa
09:20menerima
09:21dan bahkan
09:22mempercayakan
09:24perjuangan
09:26untuk menolong
09:27Palestina
09:28melalui
09:29upaya-upaya
09:30strategis ini
09:31kepada Presiden.
09:32Tentu ada penguatan-penguatan
09:36Tentu ada penguatan-penguatan
09:41dari Ormas-Ormas
09:43tentang muatan
09:44peran beliau
09:45untuk bagaimana
09:46benar-benar
09:48kepentingan
09:49Palestina ini
09:50bukan saja
09:51damai
09:52tapi benar-benar
09:52merdeka.
09:53Ini tadi disampaikan
09:54dengan jelas
09:55dan Alhamdulillah
09:56sangat cair
09:57dan Bapak Presiden
09:57menerima baik
09:59beliau jawab
10:00bahwa terima kasih
10:01masukan-masukannya
10:02yang pada akhirnya
10:03tentu ini semua
10:04insya Allah
10:05untuk Pak Palestina
10:06dan juga untuk
10:07kita di Indonesia.
10:08Terima kasih.
10:09Oke, cukup ya.
10:10Terima kasih.
10:20Baik,
10:21rekan-rekan sekalian
10:22terima kasih.
Komentar

Dianjurkan