00:00Pembatas Islamia, Pak Saji dari Ikadi,
00:07tadi kami dan Pak Putra Agama selamat datang.
00:14Kami mengikuti pertemuan bersama Presiden,
00:20diikuti oleh pimpinan Orbas-Orbas Islam seluruhnya,
00:26ada 16 orang orang Islam dan ditambah dengan sejumlah
00:34kiesepuh pemimpin-pemimpin pondok pesantren yang juga diundang
00:40dari Jawa Timur, dari Jawa Barat, dan lain-lain.
00:44Dan kami mendapatkan penjelasan dari Bapak Presiden
00:49mengenai banyak hal, khususnya mengenai upaya dan perjuangan
00:55Indonesia di dalam membantu Palestina.
00:59Pada tataran nilai, saya kira semuanya sepakat bahwa
01:05menolak penjajahan, memperjuangkan kemerdekaan
01:10untuk semua bangsa adalah amanat proklamasi.
01:14Pada tataran prinsip, semuanya sepakat bahwa Indonesia
01:17harus membantu, membela, memperjuangkan Palestina sampai merdeka.
01:22Dan pada tataran kebijakan, tadi kami mendapatkan penjelasan
01:27yang ekstensif dari Presiden
01:30mengenai pertimbangan-pertimbangan realistis yang harus dibuat
01:34terkait dengan keadaan yang sekarang berlangsung
01:40dan peluang-peluang yang tersedia untuk agar Indonesia ini bisa
01:49secara lebih konkret, lebih progresif, dan mengejar hasil yang lebih nyata berdampak
01:57untuk menolong Palestina, termasuk dengan mengikuti atau berpartisipasi
02:07di dalam inisiatif yang dibuat oleh Amerika, yaitu Board of Peace ini
02:15dengan diiringi konsolidasi di antara negara-negara Islam
02:21dan negara-negara Timur Tengah yang juga berpartisipasi
02:27di dalam Board of Peace tersebut.
02:32Sehingga hal-hal yang nanti dilakukan di dalam Dewan tersebut
02:39akan menjadi langkah yang terkonsolidasi di antara negara-negara
02:45yang memang pada dasarnya dan menjadi motivasi mereka
02:55berpartisipasi di dalam Dewan itu untuk memilah dan membantu Palestina.
03:03Kami memahami semua yang diselesaikan oleh Pak Presiden
03:08dengan menitipkan pesan agar tidak mudah untuk terbawa arus
03:19yang mungkin nantinya justru merugikan Palestina, merugikan rakyat Palestina.
03:28Dan Presiden mengatakan bahwa semua akan dilakukan dengan puas padaan,
03:35dengan prinsip yang sama sekali tidak bisa ditawar
03:39untuk menjaga, membela dan membantu rakyat Palestina, khususnya di Gaza,
03:46tapi juga nanti akan dikembangkan dalam istri-istri yang lebih luas
03:51sampai kepada rakyat Palestina yang ada di tepi barat, maksud saya.
03:58Saya kira demikian yang bisa saya sampaikan, mungkin ada tambahan dari Pak Menteri Agama.
04:05Di samping juga tadi dijelaskan banyak hal juga tentang masalah-masalah domestik
04:09dan Presiden kemudian juga menyetujui bahwa perlu ada semacam upaya konsolidasi
04:18sekurang-kurangnya komunikasi yang lebih kuat antara Presiden
04:24dengan pimpinan-pimpinan Ormas Islam maupun tokoh-tokoh Islam yang ada
04:29dan nanti akan dibisarkan mekanisme yang bisa dibuat untuk melakukan itu.
04:35Saya pasti, serahkan Pak, nanti kalau ada teman Udri Agama.
04:39Ya, baik.
04:41Suruh-suruh sekalian ya, memang ini pertemuan ketiga
04:44Ormas-Omaras Keagamaan.
04:48Alhamdulillah Bapak Presiden selain memberikan penjelasan yang panjang
04:52tentang apa yang disampaikan tadi oleh Kus.
04:56Juga Bapak Presiden memberikan penjelasan dan informasi tentang perkampungan haji.
05:02Perkampungan haji perlu saya sampaikan bahwa ini keakraban Presiden kita dengan MPS
05:12sehingga kita negara yang pertama diberikan kesempatan untuk membeli properti
05:18yang ada di Kota Mekah dan Bandina.
05:22Tidak ada satu negara pun yang mendapatkan hal seperti ini selain Indonesia.
05:28Dan Alhamdulillah kemarin minggu yang lalu ya, pemerintah Saudara B juga sudah memberikan suatu
05:34keputusan resmi bahwa asing sudah bisa membeli properti, tanah, wadz, dan sebagainya
05:42di Mekah dan Madinah.
05:46Dulu kan nggak kalau diriat boleh, jedah boleh, tapi Mekah dan Madinah itu memang selama ini tertutup.
05:52Alhamdulillah karena Bapak Presiden mempunyai hubungan yang dekat dengan Raja
05:59sehingga diberikan kesempatan dan kita sudah mendapatkan lahan yang cukup luas ya.
06:05Itu mungkin hampir sekitar 60 hektare nanti, antara 1 sampai 3 kilometer dari Kaabat
06:12tetapi nanti akan ada terowongan yang menghubungkan Masjid Haram dengan pertampungan Indonesia itu.
06:22Di samping itu juga nanti Bapak Presiden menyetujui akan adanya komunikasi intensif
06:28dengan para tokoh-tokoh agama yang sangat terbuka tadi.
06:33Presiden juga kelihatan sangat menikmati diskusi dengan pimpinan-pimpinan keagamaan.
06:38Terutama para G, para ulamak pimpinan-pimpinan keumatan tadi.
06:44Di samping itu juga nanti akan ada pengembangan LPDU,
06:50Lembaga Pemberdayaan Dana Umat ya, bundi-bundi keumatan.
06:55Pada masing-masing agama itu juga nanti mungkin akan ada semacam sentuhan-sentuhan manajemen
07:01dari para profesional
07:03sehingga dengan demikian,
07:04efisien se-efektif akan
07:06kita himpun dana-dana umat itu sendiri
07:09untuk mereka sendiri.
07:11Saya kira itu yang paling penting tadi.
07:13Terima kasih, saya kira ya.
07:14Cukup ya?
07:14Cukup ya?
07:16Terima kasih.
07:22BOP?
07:24BOP.
07:24Ya tadi beberapa pertanyaan disampaikan
07:33oleh para peserta,
07:35para tokoh pimpinan Ormas,
07:38termasuk tentang bagaimana
07:39menjaga keselamatan
07:40rakyat Palestina yang ada di Gaza sekarang ini.
07:43Dan Presiden
07:44sudah membuat penjelasan tadi,
07:46kita nanti akan berpartisipasi
07:48dengan mengirimkan
07:50pasukan perdamaian
07:52yang tugas absolutnya
07:54adalah melindungi
07:55rakyat Palestina.
07:59Kenapa?
08:03Ya, iuran itu
08:06memang
08:07dibutuhkan
08:10karena
08:10yang akan dilakukan
08:13adalah satu
08:14agenda
08:16dengan
08:16pembiayaan besar-besaran
08:18untuk Gaza itu.
08:20Sehingga
08:21memang dibutuhkan
08:24semacam
08:25mobilisasi
08:27pembiayaan
08:29untuk itu,
08:30sehingga
08:30para
08:32partisipan
08:34yang
08:35ikut di dalam
08:36Dewan itu
08:37juga diminta
08:38untuk beriuran.
08:40Itu sebagai iuran
08:41untuk
08:41Gaza,
08:43untuk
08:43pembangunan
08:45Palestina.
08:45Ya, setelah
08:54mendapatkan penjelasan
08:56mengenai pertimbangan-pertimbangan
08:57pada level
08:58kebijakan
08:59mengenai hal ini,
09:00karena
09:00untuk membuat
09:02pilihan
09:03kebijakan itu
09:04tentu kan
09:05ada realitas ya,
09:06harus diperhatikan,
09:08ada yang harus
09:09dikalkulasi
09:09dan lain sebagainya.
09:10Dan tadi Presiden
09:11menjelaskan secara ekstensif
09:12sekali,
09:13hal-hal yang perlu
09:14dipertimbangkan itu
09:15dan saya kira
09:16semua yang hadir
09:18memahami,
09:19memahami dan bisa
09:20menerima
09:21dan bahkan
09:22mempercayakan
09:24perjuangan
09:26untuk menolong
09:27Palestina
09:28melalui
09:29upaya-upaya
09:30strategis ini
09:31kepada Presiden.
09:32Tentu ada penguatan-penguatan
09:36Tentu ada penguatan-penguatan
09:41dari Ormas-Ormas
09:43tentang muatan
09:44peran beliau
09:45untuk bagaimana
09:46benar-benar
09:48kepentingan
09:49Palestina ini
09:50bukan saja
09:51damai
09:52tapi benar-benar
09:52merdeka.
09:53Ini tadi disampaikan
09:54dengan jelas
09:55dan Alhamdulillah
09:56sangat cair
09:57dan Bapak Presiden
09:57menerima baik
09:59beliau jawab
10:00bahwa terima kasih
10:01masukan-masukannya
10:02yang pada akhirnya
10:03tentu ini semua
10:04insya Allah
10:05untuk Pak Palestina
10:06dan juga untuk
10:07kita di Indonesia.
10:08Terima kasih.
10:09Oke, cukup ya.
10:10Terima kasih.
10:20Baik,
10:21rekan-rekan sekalian
10:22terima kasih.
Komentar