Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPASTV Mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji menyoroti lambannya proses pencarian buronan Riza Chalid.

Menurut Susno, faktor X bisa termasuk faktor politik maupun uang, yang berpotensi menghambat proses penegakan hukum.

"Kalau uang itu berhamburan, apalagi asalnya dari minyak, ya pasti lebih licin dari minyak oli," ujar Susno di dialog Sapa Indonesia Malam, Senin (2/2/2026).

Meski demikian, ia menegaskan bahwa faktor apa pun seharusnya menjadi tidak berdaya jika Presiden sudah memberikan perintah tegas.

"Presiden itu banyak sekali tugasnya. Mengurus ini, mengurus itu. Harusnya penegakan hukum tidak menunggu Presiden turun tangan," katanya.

Dalam konteks Riza Chalid yang diduga berada di Malaysia, penangkapan tidak bisa dilakukan langsung oleh aparat Indonesia, melainkan oleh kepolisian Malaysia berdasarkan permintaan resmi dari Indonesia.

"Yang paling penting itu permintaan dari negara kita. Polisi Malaysia tidak akan menangkap tanpa ada permintaan resmi," jelasnya.

Susno optimis proses penangkapan dapat dilakukan dalam waktu relatif cepat.

"Insyaallah secepatnya, karena polisi Malaysia juga hebat," pungkas Susno.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Produser: Yuilyana

Thumbnail Editor: Vila Randita

#susnodiadji #rizachalid #prabowo

Baca Juga Rusdi Masse Gabung PSI, Target Menang Di Pileg & Pilkada 2029 di https://www.kompas.tv/regional/648000/rusdi-masse-gabung-psi-target-menang-di-pileg-pilkada-2029



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/648006/susno-duadji-kasus-riza-chalid-baru-bergerak-setelah-presiden-prabowo-turun-tangan
Transkrip
00:00Sekarang kan yang menyidik ini kejaksaan. Artinya perkaranya dia punya kejaksaan.
00:06Padahal organisasi institusi yang lain, interpol, kan bukan kejaksaan.
00:13Walaupun di Malaysia juga ada atas kekejaksaan.
00:17Tapi juga mungkin belum bekerja dengan maksimal.
00:20Tapi maksud saya, mestinya kerjasama institusional penegakan hukum ini dilakukan itu.
00:27Berarti Pak Fikan mau mengatakan dengan kalimat sadarhananya, berarti jangan-jangan ada koordinasi yang kurang baik di dalam negeri, antara kejaksaan dan KORI mungkin?
00:36Ya, kalau koordinasi itu pasti baik.
00:38Oh baik, oke. Tapi yang kurang baik?
00:41Laksud saya, ada faktor X yang koordinasi itu menjadi tidak jalan, tidak lancar.
00:50Biasanya X-nya apa, Pak?
00:51Nah, itu yang mestinya kita cari sama-sama.
00:54Oke. Biasanya apa sih, Pak Susno, X-nya itu apakah mungkin terlalu kuat, terlalu licin, atau apa? Faktor politik jalan-jalan ada?
01:02Ya, duit itu kalau berhamburan, ya itu kan apalagi asalnya dari minyak, ya itu pasti lebih licin dari minyak oli, ya.
01:11Tetapi, itu semua akan menjadi tidak berdaya kalau Presiden sudah perintahkan.
01:18Tapi yang kita sesalkan kok harus nunggu Presiden, gitu.
01:22Padahal ini kan penegakan hukum.
01:24Presiden tuh banyak sekali tugasnya, gitu.
01:26Ngurusi MBG aja udah pusing, belum ngurus sila A, ngurus si B, C.
01:32Nah, ini dia perintahkan, gitu.
01:34Sekarang, tinggal nanti aparat yang di dalam negeri ini kerjasama yang baik.
01:40Nah, tentang mengapa?
01:42Ya, terlambat dalam tanda petik, ya.
01:44Sudah sekian bulan, gitu, baru ada gini.
01:48Nah, ini yang bisa jawab bukan kita, Pak.
01:50Yang bisa jawab adalah kejaksaan, polri, ya.
01:53Oke, kalau gitu pertanyaannya saya ubah, deh.
01:56Kira-kira ada target nggak sih yang, maksudnya ada berapa lama, tenggat waktu yang mungkin diberikan
02:03kira-kira untuk menangkap seorang buronan yang sudah mendapatkan retotis?
02:08Ada nggak target yang misalnya 3 bulan, 6 bulan, 1 bulan?
02:12Karena ini menyangkut negara lain, tergantung negara lain, ya.
02:15Karena polisi kita tidak bisa, gitu, langsung nangkap di Malaysia.
02:19Tapi yang nangkapnya adalah kepolisian Malaysia, gitu, yang nangkap.
02:24Kemudian tergantung kerjasama baiknya.
02:27Nah, kalau kerjasama antara polri dengan pol diraja Malaysia, itu baik sekali.
02:32Dan saya yakin juga imigrasi kita dengan imigrasi Malaysia, kerjasamanya bagus sekali.
02:38Dan apalagi kejaksaannya.
02:39Tapi mereka tidak akan melakukan penangkapan tanpa ada permintaan dari kita.
02:45Nah, yang paling penting itu permintaan dari negara kita.
02:50Nah, sekarang permintaan negara kita sudah terbit.
02:53Insya Allah, itu secepatnya, gitu.
02:56Karena polisi Malaysia juga hebat, kok.
02:58Oke.
02:59Oke.
02:59Oke.
02:59Oke.
02:59Oke.
Komentar

Dianjurkan