Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Dinas Sosial Kota Pekanbaru menggelar razia gelandangan dan pengemis yang meresahkan warga. Para gepeng alias tunawisma ini kemudian dibawa ke Dinas Sosial untuk dipulangkan ke daerah asal.

Tim dari Dinas Sosial menyisir sejumlah lokasi yang kerap ditemukan aktivitas para pengemis, di antaranya persimpangan Jalan Tuanku TambusaiJalan Soekarno Hatta, Pekanbaru.

Petugas merazia pengemis yang mengenakan baju superhero. Petugas lalu membawa pengemis ke lokasi penampungan sementara sebelum dipulangkan.

Saat melakukan razia, tim menemukan seorang anak di bawah umur sedang mengamen di jalanan. Tim kemudian memberikan edukasi dan menyuruh anak tersebut untuk pulang.

Salah satu gepeng bernama Johanes mengaku nekat meminta-minta di jalan karena butuh uang untuk ongkos pulang ke Medan. Sebelum mengemis, Johanes mengaku sempat bekerja di bangunan di Kota Pekanbaru, namun gajinya tidak dibayarkan.

Tim patroli Dinas Sosial kemudian bergerak menuju sejumlah lokasi dan menemukan sejumlah aktivitas pengemis.

Menurut Plt Kepala Dinas Sosial Kota Pekanbaru, razia aktif dilakukan untuk meminimalisasi gangguan ketertiban di wilayah publik. Setelah ditampung selama sepekan, para gelandangan dan pengemis dikembalikan ke tempat asalnya.

Gelandangan dan pengemis kerap jadi hal yang meresahkan warga, apalagi menjelang bulan Ramadan. Biasanya jumlah gelandangan dan pengemis meningkat di pusat Kota Pekanbaru.

#pekanbaru #dinsos #tunawisma

Baca Juga Penampakan Lumba-Lumba Penuh Luka Terdampar di Pinggir Pantai di https://www.kompas.tv/regional/648126/penampakan-lumba-lumba-penuh-luka-terdampar-di-pinggir-pantai



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/648128/bikin-resah-dinsos-pekanbaru-gelar-razia-tunawisma-jelang-bulan-puasa
Transkrip
00:00Saudara Dina Sosial Kota Pekanbaru menggelar razia gelandangan dan pengemis yang meresahkan warga.
00:06Para gepeng kemudian dibawa ke Dina Sosial untuk dipulangkan ke daerah asal mereka.
00:15Tim dari Dina Sosial Kota Pekanbaru menyisir sejumlah lokasi yang kerap ditemukan aktivitas para pengemis.
00:21Di antaranya persimpangan Jalan Tuan Kutampusai Jalan Soekarno-Hatta, Kota Pekanbaru.
00:26Petugas merazia pengemis yang mengenakan baju superhero.
00:30Selalu membawa pengemis tersebut ke lokasi penampungan sementara sebelum dipulangkan.
00:34Saat melakukan razia, tim juga menemukan seorang anak di bawah umur yang sedang mengamen di jalanan.
00:40Petugas kemudian memberikan edukasi dan menyuruh anak tersebut untuk pulang ke rumah.
00:45Salah satu pengemis yang dirazia mengaku nekat meminta-minta di jalan karena butuh uang untuk ongkos pulang ke Medan.
00:52Sebelumnya, pengemis tersebut mengaku sempat bekerja di proyek konstruksi di Kota Pekanbaru, namun gajinya tidak dibayarkan.
01:00Saatnya, dia seperti ini.
01:01Saya menemukan malu.
01:03Buat kemalu, kenapa?
01:05Kenapa?
01:06Tari ongkos saja, kenapa?
01:08Kenapa?
01:09Kenapa ongkos kemarin ini terbang?
01:11Kenapa?
01:13Menurut PLT Kepala Dinasosial Kota Pekanbaru, razia aktif dilakukan untuk meminimalisasi gangguan ketertiban di wilayah publik.
01:21Setelah ditampung selama sepekan, para gelandangan dan pengemis dikembalikan ke tempat asalnya.
01:26Dalam tujuh hari, kami tampung ke selater kami.
01:31Kami akan mencari keluarganya.
01:33Kalau keluarganya masih di dalam Kota Pekanbaru, kami antar langsung ke keluarganya.
01:37Tetapi kalau keluarganya yang berada di luar provinsi atau di luar Kota Pekanbaru,
01:43kami kornasi dengan Dinasosial Provinsi untuk mengantar yang bersambutan ke keluarganya di luar Kota Pekanbaru.
01:49Gelandangan dan pengemis kerap jadi hal yang meresahkan warga, apalagi menjelang bulan Ramadan.
01:59Biasanya, jumlah gelandangan dan pengemis meningkat di pusat Kota Pekanbaru.
02:10Kerap meresahkan masyarakat Dinasosial Pekanbaru menggelar razia gelandangan, pengemis atau disebut juga tunawisma.
02:17Lantas bagaimana mengantisipasinya jelang bulan suci Ramadan?
02:21Kita akan bahas bersama PLT Kepala Dinasosial Pemerintah Kota Pekanbaru, Junaidi.
02:26Bapak Junaidi, selamat pagi.
02:29Assalamualaikum Bapak.
02:30Nah, apa sebenarnya yang menjadi penyebab dari fenomena tunawisma ini semakin banyak di Kota Pekanbaru?
02:36Dan bagaimana Bapak Pemkot ini menghadapi hal ini?
02:40Yang sering terhadapi Pak, karena banyaknya menjamurnya Tinawisma atau GEPENG bagi gelandangan dan pengemis.
02:51Karena warga Pekanbaru Pak, orangnya selalu pengasih Pak.
02:55Sering memberi semacam bantuan berupa uang kepada para GEPENG di setiap simpang-simpang di sudut Kota Pekanbaru Pak.
03:07Jadi, karena warga Pekanbaru, karena banyak mengasih Pak, ibaratnya memberi kepada gelandang pengemis sehingga timpunya marak atau menjamurnya para GEPENG dan orang terlantar di Kota Pekanbaru Pak itu Pak.
03:23Oke, baik Pak Junaidi, ini terkait dengan bulan suci Ramadan yang sebentar lagi akan kita sambut bersama Bapak.
03:30Ini memang apakah betul bahwa untuk GEPENG sendiri atau Tuna Wisma di Kota Pekanbaru itu bisa naik Bapak 2-3 kali lipat?
03:39Dan bagaimana Pak antisipasinya menjelang bulan suci Ramadan ini?
03:43Memang dalam sementara lagi akan menyebut bulan suci Ramadan, memang GEPENG ini akan bertambah 2 atau 3 kali lipat Pak.
03:55Kenapa? Karena itu tadi yang saya sampaikan bahwa warga Pekanbaru memang sangat pemurah Pak, pengasih.
04:03Jadi kami Dinas Kota Pekanbaru, Dinas Sosial Kota Pekanbaru bersama dengan Sepul PP, kami akan melaksanakan patroli atau menempatkan seluruh saat das PPS kami bersama Sepul PP
04:16di setiap simpang-simpang atau sudut jalan Kota Pekanbaru yang rawan dengan banyaknya gelandang pengemis ini Pak.
04:23Baik, Pak Junaidi, tadi kita sudah dengarkan bahwa dari Dinas Sosial maupun Pemkot seperti itu, itu selalu memberikan bantuan ya Pak.
04:32Nah ini terkait dengan bantuan tadi, ini sebenarnya bagaimana Pak, adakah tantangan di luar dari memberikan bantuan itu Pak,
04:42yang dialami ketika memang kemudian menertibkan atau mengayom dari para GEPENG atau Tuna Wisma ini?
04:51Ya, memang banyaknya masyarakat yang memberikan bantuan tersebut Pak, sehingga kami sulit juga Pak,
04:58untuk memberi apa, memberi tahu kepada penggunaan jalan Pak, baik kendaraan roda 2 maupun roda 4.
05:05Sehingga kami dengan bantuan kami selalu menghimbau Pak, kepada masyarakat Kota Pekanbaru yang menggunakan kendaraan,
05:13ya janganlah sesekali mengasih di jalan-jalan Pak.
05:16Karena Pak, ini akan menimbulkan banyaknya GEPENG yang berada di setiap simpang di Kota Pekanbaru.
05:24Jadi memang ini melanggar daripada perda kami nomor 12 tahun 2008, Pak, tentang ketertiban dosial.
05:31Atau menganggu dengan ketertiban-ketertiban umum dari perda kita, Pak.
05:36Itu ditertibkan oleh Sapel Pepe, Pak.
05:40Upaya dari penertiban sendiri sudah dilakukan ya, Pak.
05:44Memang imbauan juga kepada masyarakat maupun kepada para Tuna Wisma yang memang akhirnya mengemis di jalanan.
05:52Bapak, tapi apakah selain penertiban itu ada upaya lain, Pak?
05:56Seperti edukasi, lalu juga untuk mungkin pelatihan untuk meningkatkan taraf hidup mereka, Bapak?
06:02Ya, ada, Pak. Jadi yang biasa kedapatan sama kami, Pak.
06:06Kami bawa, Pak, di mobil patroli kami dan kami singgah di tempat shelter kami, Pak.
06:12Nanti di dalam shelter kami, kami akan mengedukasi, Pak.
06:17Atau mengaksesmen, jangan lagi, apa namanya, meminta-minta di pinggir jalan atau di simpang jalan.
06:25Atau nanti kalau banyak memang kami bekerjasama juga dengan kejasaan negeri, Pak,
06:29untuk mengedukasi kepada para kehanapannya ke simpang.
06:33Jangan sampai berada di jalan-jalan lagi, itu maksudnya, Pak.
06:39Baik. Pak Junaidi ini terakhir terkait dengan imbauan.
06:42Dan mungkin boleh dibagikan juga, Bapak, ini yang menjadi target dari Dinsos,
06:46Kota Pekanbaru, apa yang akan dilakukan di bulan suci Ramadan,
06:49dan juga imbauannya ke masyarakat luas.
06:51Oh ya, imbauan kami, Pak, selaku PLP Kepala Dinasosial,
06:57Bapak Wali Kota sering memberitahkan kepada kami, Pak,
07:02baik di sekolah PP maupun Dinasosial,
07:05bahwa masyarakat Kota Pekanbaru jangan lagi memberi sesuatu
07:11kepada para gelanda penghormis yang berada di jalan, Pak.
07:14Kalau memang iya ada niat untuk para warga Pekanbaru
07:17atau yang pengguna jalan, ingin sedekah,
07:20ya sedekah lah di tempat yang resmi,
07:21seperti di Mencid, Pak, ya kan.
07:23Kemudian di Basnas atau di UPZ Jakarta,
07:26kemudian di kerja-kerja yang sifatnya memang banyak membantu
07:30dan ini terbantu tersebut memang betul-betul
07:34disampaikan kepada pihak yang wajib menerima, Pak.
07:38Jadi memang kami selalu mengimbau kepada masyarakat
07:41janganlah sering memberi di jalan-jalan
07:43atau di sudut jalan, terutama di simpang jalan, Pak.
07:47Siapa?
07:47Penanganan secara holistik bukan hanya dilakukan oleh pemerintah
07:51tapi juga mengajak masyarakat untuk mengerti
07:53bahwa pemberian uang kepada GP Ngatutunua Wisma ini
07:57juga dapat menimbulkan efek jangka panjang seperti itu, ya Pak.
08:00Terima kasih banyak atas sharing-nya, Bapak,
08:02dan juga tentunya tadi imbauan yang bisa kita dengarkan
08:04dari PLT, Kepala Dinas Sosial Pemerintah Kota Pekanbaru, Bapak Junaidi.
08:09Terima kasih, Bapak.
Komentar

Dianjurkan