Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Penganiayaan diduga dilakukan lima oknum anggota TNI Angkatan Laut yang bertugas di Lanal Kepulauan Talaud terhadap seorang warga di Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud. Akibat penganiayaan ini, korban mengalami luka-luka.

Dugaan penganiayaan ini memicu aksi unjuk rasa warga yang mendesak pemberian sanksi kepada lima oknum TNI AL. Aksi unjuk rasa ini sempat diwarnai bentrok antara personel TNI AL dengan warga.

Korban penganiayaan sendiri mengalami luka lebam di wajah dan badan.

Danko Daerah 8 Manado, Laksamana Muda TNI Dery Triesananto Suhendi, dalam pernyataannya mengatakan saat ini lima oknum personel AL sudah ditahan oleh Pomal dan menjalani pemeriksaan intensif.

TNI AL menyatakan kejadian tersebut dipicu oleh kesalahpahaman yang diduga berada di bawah pengaruh miras, sehingga korban mengalami luka-luka.

Pihak TNI Angkatan Laut memohon maaf kepada masyarakat Melonguane atas ketidaknyamanan yang terjadi.

#TNIAL #talaud #penganiayaan

Baca Juga 9 Korban Meninggal Dunia Usai Bencana Longsor di Bandung | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/646018/9-korban-meninggal-dunia-usai-bencana-longsor-di-bandung-kompas-petang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/646019/aksi-protes-penganiayaan-warga-yang-dilakukan-oleh-oknum-tni-al-di-sulawesi-utara-kompas-petang
Transkrip
00:00Informasi dari penganiayaan diduga dilakukan 5 oknum anggota TNI Angkatan Laut
00:04yang bertugas di Lanal, Kepulauan Talaut terhadap seorang warga
00:08di Melongguan, Kabupaten Kepulauan Talaut.
00:12Akibat penganiayaan, korban mengalami luka.
00:14Dugaan penganiayaan memicu aksi ujuk rasa warga
00:30mendesak pemberian sanksi kepada 5 oknum TNI Angkatan Laut.
00:35Aksi ujuk rasa sempat diwarnai bentrok antara personil TNI AL dengan warga.
00:41Korban penganiayaan mengalami luka lebam di bagian wajah dan badan.
01:01Dan koderal 8 manado laksamana muda TNI Diri Triasananto Suhendi
01:08dalam pernyataannya mengatakan saat ini 5 oknum personil AL atau TNI AL
01:13sudah ditahan oleh POMAL dan menjalani pemeriksaan intensif.
01:19TNI AL mengatakan kejadian dipicu kesalahpahaman yang diduga di bawah pengaruh miras
01:25yang menyebabkan korban mengalami luka.
01:29Pihak TNI Angkatan Laut memohon maaf kepada masyarakat Melongguane
01:33atas ketidaknyamanan yang terjadi.
01:45Terkait kejadian perkelahian yang melibatkan oknum anggota TNI Akatan Laut
01:52personil Lanal Melongguane dengan salah satu warga di wilayah Melongguane
01:58Kabupaten Kepulauan Talaut yang terjadi pada hari Kamis tanggal 22 Januari 2026.
02:07untuk proses hukum yang diambil
02:09atas nama pemimpin TNI Angkatan Laut
02:13kami tidak mentolerir segala bentuk tindakan tidak terpuji
02:22dan melanggar hukum yang dilakukan oleh anggota TNI Angkatan Laut.
Komentar

Dianjurkan