Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Banjir merendam ratusan rumah di Karawang, Jawa Barat. Lebih dari tiga ribu jiwa mengungsi ke sejumlah tempat.

Sementara banjir juga menggenangi tujuh permukiman dan area persawahan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Sebagian ruas Jalan Pantura PatiJuwana sempat tersendat akibat genangan air.

Dari data BPBD Kabupaten Karawang, hingga kini masih ada sepuluh desa yang masih terendam banjir, tersebar di lima kecamatan di Karawang, Jawa Barat.

Ketinggian air yang merendam bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga yang terdalam sekitar 2 meter.

Masih tingginya air yang merendam membuat ribuan warga harus bertahan di pengungsian.

Sementara itu, luapan air sungai terjadi di Jalan Pantura PatiJuwana kilometer 3,5 sampai kilometer 5. Ketinggian air yang menggenangi jalan ini mencapai 15 sentimeter.

Akibat banjir, sejumlah kendaraan besar melaju dengan perlahan.

Banjir juga menggenangi permukiman warga di tujuh kecamatan Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dan area persawahan.

Hujan deras sejak beberapa hari terakhir membuat banjir merendam sejumlah tempat. Warga diimbau berhati-hati saat beraktivitas.

#banjir #karawang #pati



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/645761/imbas-banjir-3-000-warga-di-karawang-ngungsi-dan-7-kecamatan-di-pati-terendam-kompas-siang
Transkrip
00:00Banjir merendam ratusan rumah di Karawang, Jawa Barat, sodara, lebih dari 3.000 jiwa mengungsi ke sejumlah tempat.
00:07Sementara banjir juga mengedangi tujuh permukiman dan area persawahan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
00:13Sebagian ruas jalan Pantura, Pati, Juwana sempat tersendat akibat genangan air.
00:23Dari data BBBD Kabupaten Karawang, Jawa Barat hingga kini masih ada 10 desa yang masih terendam banjir tersebar di 5 kecamatan.
00:30Ketinggian air yang merendam bervariasi mulai dari 50 cm hingga yang terdalam sekitar 2 meter.
00:39Masih tingginya air yang merendam membuat ribuan warga harus bertahan di pengungsian.
00:423, 4 hari berarti.
00:47Untuk bisa ke sana tadi pakai apa?
00:49Pakai perahu.
00:50Masih dalam pesanannya masih segini sedana.
00:53Masih ya?
00:53Iya.
00:53Sementara itu, luapan air sungai terjadi di jalan Pantura, Pati, Juwana, kilometer 3,5 sampai kilometer 5.
01:02Ketinggian air yang mengenangi jalan ini mencapai 15 cm.
01:06Buat banjir, timba kendaraan besar melaju dengan perlahan.
01:09Banjir juga mengenangi permukiman warga di 7 kecamatan, Kabupaten Pati, dan area persawahan.
01:16Dari itu Daruda sampai sini, sampai Cangkring sini.
01:21Jadi ini sudah mulai surut?
01:22Sudah, sudah mulai surut.
01:24Tapi yang di sawah belum ya?
01:26Belum, belum.
01:27Sawah ini ya lama lah ini.
01:30Ini enggak 2 hari, 3 hari lama ini kalau surutnya.
01:36Bu Jandra sejak beberapa hari terakhir membuat banjir merendam 9 tempat.
01:40Warga diimbau berhati-hati saat beraktifitas.
01:42Tim Butan, Kompas TV
01:46Terkait dengan banjir di Karawang dan Pati, kita sudah terhubung dengan jurnalis Kompas TV.
01:53Ada Vida Alatas dan jurukamera Sunandar.
01:56Juga ada Gesi Lutvia dan jurukamera Heri Widodo.
01:59Kita akan ke Karawang terlebih dahulu.
02:01Selamat siang, Vida. Bagaimana situasi banjir di sana?
02:09Bela, hari ini semakin siang kami pantau air banjir.
02:12Begitu ya, debit air banjir ini semakin bertambah, semakin tinggi.
02:16Tadi dalam jangka waktu 1 jam, Bela dan juga saudara di tempat kami melaporkan saat ini,
02:20tepatnya di Jalan Pertamina Cicau 2, Desa Karangligar, Dusun Kampek.
02:27Air yang sebelumnya tidak setinggi ini, sekarang bertambah kurang lebih 10 cm.
02:34Dan ini, Bela, tempat kami melaporkan, ini adalah titik tertinggi, begitu ya, dari Jalan Pertamina Cicau 2.
02:42Dan kalau menuju ke dalam, begitu ya, Bela dan juga saudara, informasi dari warga semakin dalam,
02:47datarannya ini juga semakin rendah.
02:49Artinya, tinggi banjir yang merendam rumah warga dan berdampak ke warga,
02:55ini lebih parah daripada di tempat kami melaporkan saat ini.
02:57Tadi pagi, Bela dan juga saudara, informasi yang kami dapatkan dari warga yang melakukan evakuasi mandiri,
03:04ketinggian air ini mencapai lebih dari 1 meter merendam rumah mereka.
03:10Ini terjadi di hari ke-6 banjir Karawang, Bela dan juga saudara, setelah sebelumnya,
03:15sejak Kamis pagi hingga Jumat pagi, hujan besar disertai angin kencang,
03:21ini tak henti-hentinya melanda kawasan atau wilayah Karawang.
03:26Dan pagi tadi, Bela dan juga saudara, sejumlah warga ini juga melakukan evakuasi mandiri,
03:32jadi kalau yang tadi Anda lihat begitu ya, warga yang berlalu-lalang,
03:36ini adalah mereka yang memang mengambil barang-barang mereka.
03:40Barang-barangnya adalah barang-barang pokok, Bela dan juga saudara,
03:42seperti kebutuhan pakaian dan juga keperluan sehari-hari.
03:46Ini dilakukan untuk mereka mengungsi di sejumlah titik begitu ya,
03:51yang bisa mereka jadikan tempat mengungsi,
03:55diantaranya ini adalah keluarga dan juga kerabat.
03:59Tapi memang, Bela dan juga saudara, kalau di desa Karangligar sendiri,
04:02belum ada pengungsian yang memang terpusat.
04:07Sehingga warga yang tidak memiliki keluarga ataupun kerabat terdekat,
04:12mereka ini harus mencari tempat-tempat pengungsian untuk bermalam seadanya.
04:16Dan itulah yang kalau di sini salah yang masih menjadi salah satu masalah warga korban
04:23atau warga terdampak dari banjir Karawang, Bela.
04:27Di daerah Karangligar sendiri belum ada mungkin Pemda atau pejabat setempat yang ada di sana
04:33untuk mengecek apakah para korban ini sudah bisa mengungsi dengan layak, Bela?
04:41Kalau untuk pengungsian terpusat memang tidak ada, Bela dan juga saudara,
04:46tetapi di kantor desa Karangligar sendiri ini memang disediakan kebutuhan-kebutuhan warga,
04:52utamanya ini adalah kebutuhan medis seperti tenda beserta para dokter.
04:56Kalau hari kemarin saja, Bela dan juga saudara,
04:58dampak dari banjir ini sudah membuat paling tidak ratusan warga,
05:02tepatnya lebih dari 800 warga begitu ya,
05:04hilir mudik ke posko medis untuk kemudian memeriksakan kesehatan mereka.
05:11Keluhan-keluhan yang mulai dirasakan oleh warga ini diantaranya adalah diare dan juga gatal-gatal.
05:16Dan kalau dari desa Karangligar atau dari lima kecamatan yang terdampak banjir sendiri,
05:22Bela dan juga saudara ini juga ada sejumlah, ada puluhan balita juga yang terdampak.
05:26Dan kalau dilihat memang dari kantor desa Karangligar ini juga memberikan kebutuhan-kebutuhan
05:33yang khusus diberikan untuk kebalita begitu, Bela.
05:37Dan kalau sekarang kondisinya, Bela dan juga saudara,
05:40kami pantau memang aliran air terlihat mulai atau terus memasuki kawasan tempat kami melaporkan.
05:48Ini memang adalah meskipun hujan juga sudah berhenti,
05:51ini memang adalah kiriman air dari sungai Citarum dan juga sungai Cibeet.
05:56Jadi warga menyebut meskipun ini hujan sudah berhenti,
05:59tapi itu tidak serta-merta dapat juga menyurutkan air dengan waktu yang cepat begitu, Bela.
06:06Baik, air banjir masih cukup tinggi di desa Karangligar di Karawang, Jawa Barat.
06:12Lalu kita akan coba menyapa Gesi Lutvia yang ada di Pati.
06:16Gesi, situasi banjir di Pati saat ini seperti apa, Gesi?
06:22Ya, selamat siang, Bela dan juga saudara.
06:24Untuk di Pati sendiri memasuki hari ke-15 ini memang banjir masih cukup tinggi.
06:31Berkisar antara 60 hingga 80 cm, bahkan ada yang sampai 100 cm begitu di kawasan permukiman warga.
06:40Hingga saat ini tentunya mobilitas warga ini cukup terganggu,
06:43di mana dari total 669 keluarga, 509 di antaranya ini rumahnya memang tergenang banyak.
06:54Gesi?
07:10Gesi, apakah Anda mendengar suara saya?
07:11Tampaknya kita ada gangguan dengan Gesi Lutvia di Pati, saudara.
07:25Nanti kita akan kembali menyapa terkait dengan banjir yang terjadi di Pati.
07:29Dan terima kasih juga laporannya Jurnalis Kompas TV, Vida Alatas,
07:33dan juga Sunanda yang ada di Karawang, Jawa Barat.
07:36Saat bertugas kembali rekan-rekan dan harap berhati-hati.
07:39Sampai jumpa di video selanjutnya.
Komentar

Dianjurkan