00:00Saatnya Anda menyaksikan Kompas Bisnis, Saudara bersama saya, Yan Rahman.
00:03Ada informasi dari Ketua Majelis Ulama Indonesia, Anwar Iskandar,
00:07yang berkomentar atas pergerakan nilai rupiah.
00:10Menurutnya, para pemegang kebijakan keuangan harus bersinergi untuk menguatkan ekonomi.
00:17Menurut Ketua MUI, Kiai Haji Anwar Iskandar,
00:20melemahnya nilai rupiah wajib segera diatasi oleh para pemangku kebijakan.
00:25Menurutnya, para pemegang kebijakan mulai dari Menteri Keuangan, Bank Indonesia, serta DPR,
00:31jangan berjalan sendiri-sendiri dan harus bersinergi memulihkan kondisi ekonomi.
00:42Nilai rupiah itu kan sedemikian jatuh ya,
00:51sampai hampir ke angka 17.
00:55Pertular.
00:58Itu suatu indikator ekonomi yang tidak baik.
01:05Tidak baik.
01:08Nah, oleh karena itu,
01:10kemudian Menteri Keuangan,
01:14Menteri Sekretaris Negara,
01:17kemudian Kepala Kabupaten Urbang Indonesia, Pak Peri Wariono dan DPR,
01:28rapat di istana.
01:30Nah, intinya agar kebijakan dari pemegang otoritas keuangan, baik yang memegang otoritas di bidang fiskal maupun moneter, itu bisa bersinergi.
01:54Saudara, meski demikian, beragang upaya dilakukan oleh Bank Indonesia untuk stabilisasi rupiah.
01:59Menurut Gubernur BI, Bank Indonesia menempuh intensitas langkah stabilisasi melalui intervensi di pasar NDF, baik di offshore maupun onshore dan juga pasar spot.
02:12Balaman nilai tukar tersebut dipengaruhi oleh aliran keluar modal asing akibat meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global.
02:24Selain itu, kenaikan permintaan falas oleh perbankan dan korporasi domestik sejalan dengan kegiatan ekonomi turut memengaruhi kerja rupiah.
02:37Guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, Bank Indonesia menempuh dan meningkatkan intensitas langkah-langkah stabilisasi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah
02:52melalui intervensi di pasar non-delivery forward, baik di offshore maupun onshore domestik non-delivery forward dan di pasar spot.
03:05Respon kebijakan ini dapat menjaga volatilitas nilai tukar rupiah
03:09dan tetap konsisten dengan upaya pencapaian sasaran inflasi 2,5% plus minus 1% pada 2026.
03:23Kedepan, Bank Indonesia berkomitmen untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah termasuk melalui intervensi terukur
03:34di transaksi NDF, DNDF, dan pasar spot, serta memperkuat strategi operasi moneter pro-market.
03:45Nilai tukar rupiah, Bank Indonesia meyakini, ke depan akan tetap stabil dengan kecenderungan menguat,
03:54didukung oleh imbar hasil yang menarik, inflasi yang rendah, dan tetap baiknya prospek pertumbuhan ekonomi.
04:04Di Indonesia.
04:07Upaya yang dilakukan oleh Bank Indonesia untuk stabilisasi rupiah ini mulai membuahkan hasil.
04:14Bersumber dari kurs setengah alias Jisdor Bank Indonesia, dua hari terakhir rupiah menguat tipis.
04:21Pada 20 Januari, rupiah yang berada di level 16.981, sedikit menguat di 21 Januari menjadi 16.963 rupiah per dolar AS,
04:32dan kembali menguat tipis pada 22 Januari di level 16.902 per dolar AS.
04:39Terima kasih.
04:41Terima kasih.
04:43Terima kasih.
Komentar