Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) apresiasi terobosan yang dilakukan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC).
Zulhas menilai, terobosan tersebut telah berhasil menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20 persen, sehingga menjadi sejarah baru di sektor pertanian Indonesia.
00:00Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan apresiasi terobosan yang dilakukan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Pupuk Indonesia Holding Company.
00:09Zulhas menilai, terobosan tersebut telah berhasil menurunkan harga pupuk bersubsidi sebesar 20%, sehingga menjadi sejarah baru di sektor pertanian Indonesia.
00:18Baru pertama kali terjadi selama pemerintahan Republik Indonesia, harga, pupuk, bersubsidi, turun.
00:25Turunnya enggak sedikit, 20%, kata Zulhas, Selasa, 13 Januari 2026.
00:33Mentan dan Pih telah melakukan reformasi tata kelola pupuk bersubsidi yang berhasil menurunkan harga pupuk hingga 20% tanpa menambah anggaran subsidi negara.
00:49Luar biasa dengan subsidi tetap harga bisa turun 20%, ujar Zulhas.
00:55Dalam kesempatan tersebut, Zulhas menjelaskan bahwa penurunan harga pupuk subsidi terjadi tanpa membebani APBN.
01:02Sehingga, pemerintah bisa melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem dan regulasi, sehingga penyaluran pupuk menjadi lebih efisien, transparan, dan tepat sasaran.
01:11Harga pupuk urea bersubsidi kemasan 50 kg yang sebelumnya berada di kisaran 112.500 rupiah kini turun menjadi sekitar 90.000 rupiah.
01:21Penurunan harga tersebut berlaku untuk seluruh jenis pupuk bersubsidi.
01:25Jadi misalnya itu urea 50 kg 112.500 rupiah sekarang 90.000 rupiah, turun 20% seluruh pupuk subsidi, jelas Zulhas.
Jadilah yang pertama berkomentar