Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
  • 4 bulan yang lalu
BATU, KOMPAS.TV - Mengisi waktu libur panjang sekolah, anak anak ini sibuk dengan pahat, palu dan sebongkah batu bata ringan atau hebel. Seperti seorang seniman, mereka membentuk bongkahan batu bata ringan ini menjadi sebuah karya yang mereka inginkan.

Anak anak ini menjadikan galeri milik Tomi seorang seniman sebagai sarana bermain dan belajar membuat kerajinan batu bata hebel. Karena masih tahap belajar, anak anak ini membuat kerajinan dengan bentuk sederhana yang mudah dibentuk, seperti sebuah pot yang nantinya bisa diisi tanaman atau lumut.

Saka, salah satu anak yang duduk di bangku kelas lima sekolah dasar ini hampir setiap hari datang ke galeri. Dia tertarik belajar membuat kerajinan karena menurutnya hasilnya bagus. Selain itu, membuat kerajinan ini bisa membuat dirinya tidak terlalu lama bermain gawai.


"Biar nggak main hp, yang ngajarin Pakde Tomi mulai kemarin, seneng hasilnya nanti buat pajangan." Kata Saka.

Sementara itu menurut Tomi, anak anak ini tertarik saat melihat dirinya membuat kerajinan. Dari situlah Tomi memfasilitasi anak anak ini untuk membuat karya saat libur sekolah seperti saat ini. Tomi sendiri membebaskan anak anak dalam berkarya membentuk apa yang mereka kehendaki.


"Mungkin ini karena momen liburan, mereka bosen dengan gadget akhirnya mereka kembali ke sini pengen membuat sesuatu yang baru mumpung ada kesempatan biasanya ya mereka mancing dulu, main apa gitu terus ke sini." Terang Tomi.

Tomi sendiri bersyukur masih ada anak anak di lingkungan sekitarnya yang tertarik pada kerajinan. Hal ini juga menjadi langkah awal mengenalkan kerajinan dan kreativitas kepada anak-anak.

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/639949/anak-anak-isi-libur-sekolah-dengan-membuat-kerajinan-dari-batu-bata-ringan
Transkrip
00:00Inilah kegiatan anak-anak di Desa Junrejo, Kota Batu.
00:05Mengisi waktu libur panjang sekolah, anak-anak sibuk dengan pahat, palu, dan sebongka batu bata ringan atau hebel.
00:12Seperti seorang seniman, mereka membentuk bongkahan batu bata ringan menjadi sebuah karya yang mereka inginkan.
00:19Anak-anak ini menjadikan galeri milik Tommy, seorang seniman sebagai sarana bermain dan belajar membuat kerajinan batu bata hebel.
00:25Karena masih tak belajar, anak-anak ini membuat kerajinan dengan bentuk sederhana yang mudah dibentuk.
00:31Seperti sebuah pot yang nantinya bisa diisi tanaman atau lumut.
00:35Saka, salah satu anak yang duduk di bangku kelas 5 sekolah dasar, hampir setiap hari datang ke galeri.
00:41Dia tertarik belajar membuat kerajinan karena menurutnya hasilnya bagus.
00:46Selain itu, membuat kerajinan ini bisa membuat dirinya tidak terlalu lama bermain ponsel.
00:55Memang siapa yang ngajarin?
01:00Mbak D. Tommy
01:01D. Tommy, diajarin mulai kapan?
01:04Kemarin
01:05Susah nggak sih bikin gini?
01:09Nggak
01:09Mudah berarti ya?
01:13Mudah
01:13Senang nggak kamu ketika hasilnya jadi gini?
01:17Senang
01:17Nanti buat apa?
01:20Buat pacangan
01:21Sementara itu menurut Tommy, anak-anak ini tertarik saat melihat dirinya membuat kerajinan.
01:27Dari situlah ia memfasilitasi anak-anak untuk membuat karya saat libur sekolah seperti saat ini.
01:33Tommy sendiri membebaskan anak-anak dalam berkarya, membentuk apa yang mereka kehendaki.
01:38Ya mungkin karena ini momen liburan, mereka mungkin udah bosan dengan gadget atau apa ya.
01:45Akhirnya kembali lagi ke sini, maksudnya ingin apa, bikin sesuatu yang baru.
01:51Mumpung ada kesempatan, liburan sekolah.
01:54Biasanya ya mancing dulu terus main permainan apa.
01:58Ya mungkin kan di sini kampung-kampung ikrah, ekonomi kreatif atau apa, akhirnya mereka sih senang bikin nama lagi.
02:05Tommy bersyukur masih ada anak-anak di lingkungan sekitarnya yang tertarik pada kerajinan.
02:11Hal ini juga langkah awal mengenalkan kerajinan dan kreatifitas kepada anak-anak.
02:16Tim Liputan Kompas TV Batu, Jawa Timur
Komentar

Dianjurkan