00:00Saudara hingga hari ini polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus tewasnya anak politisi PKS yang berusia 9 tahun.
00:08Meski CCTV di dalam rumah tersebut mengalami kerusakan, polisi masih mendalami sejumlah alat bukti lain yang ditemukan dalam rumah mewah saat peristiwa terjadi.
00:30Kasus tewasnya bocah laki-laki berusia 9 tahun dalam rumah mewah di Cilegon, Banten masih menjadi tanda tanya.
00:36Di dalam bangunan meganan mewah ini, MAHM harus meregang nyawa akibat sejumlah luka tusukan dan lebam di tubuhnya.
00:43Korban ditemukan meninggal dunia di rumahnya dengan luka parah di sekujur tubuh pada selasa 16 Desember lalu.
00:50Meski polisi menyatakan korban diduga tewas akibat diburu, namun hingga saat ini belum ada penetapan tersangka siapa pelaku kejahatan tersebut.
00:57Polisi meregaskan masih melakukan pendalaman termasuk mengumpulkan barang bukti hingga mengeriksasi jumlah saksi.
01:04Kapol Kersilgon AKBP Martua Raja Silitonga mengatakan, pihaknya masih mendalami alat bukti yang ditemukan di tempat kejadian pada saat peristiwa terjadi.
01:12Ia juga membatah polisi mengalami kesulitan lantaran kondisi CCTV di rumah korban yang rusak sebelum peristiwa terjadi.
01:19Alat bukti di lapangan yang memang itu harus kita kaitkan antara pola waktu,
01:27pola tempat dan pola sasaran ini. Jadi harus membutuhkan analisa yang memang matang.
01:34Tidak juga kesulitan meskipun CCTV itu mati di dalam rumah,
01:41tapi kami insya Allah bisa berupaya maksimal dalam masalah perkara ini.
01:48Kriminolog Universitas Indonesia Hanifah Hasnah menyebut, sejumlah kemungkinan bisa saja terjadi untuk mengungkap siapa pelaku pembunuhan.
01:56Namun Hanifah menyatakan, kondisi rumah yang diketahui hanya bisa diakses oleh orang tertentu dan tidak ditemukannya kerusakan dalam rumah,
02:03ada kemungkinan pelaku berasal dari orang terdekat yang memiliki akses pada rumah tersebut.
02:08Nah rumah hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu dan tidak ada tanda perusakan,
02:14sehingga pelaku sangat mungkin berasal dari orang-orang dari lingkaran yang paling dekat dengan korban.
02:20Dan dia pasti memiliki akses, memiliki kepercayaan tertentu atau pengetahuan tentang rumah dan rutinitas penghuninya.
02:28Jadi ini menyangkup orang-orang yang dikenal korban atau keluarga, atau pihak-pihak yang pernah memiliki akses sebelumnya.
02:38Korban MAHM diketahui merupakan anak Maman Soherma.
02:42Korban itu bukan tewas oleh sang kakak di dalam rumah mereka, dengan 22 luka akibat tusukan dan memar di tubuh.
02:48Hingga saat ini polisi telah memeriksa 8 orang saksi, termasuk ayah korban yang merupakan dewan pakar DPD Partai Keadilan Sejahtera atau PKS.
02:55Tim Liputan Kompas TV
02:58Lalu seperti apa mengungkap kasus tewasnya anak politisi di dalam rumah mewahnya?
03:09Kami membahasnya bersama mantan kabar reskrim, Polri Komjen Purnawirawan Susno Duwaji.
03:15Selamat petang Pak Susno.
03:17Selamat petang Mbak Sintia, selamat petang para pemirsa.
03:20Pak Susno, kalau kita melihat kasus ini, belum ada tersangka dan CCTV diketahui disebutkan tidak berfungsi.
03:31Untuk kasus seperti ini, apa sebenarnya faktor kesulitannya Pak Susno biasanya?
03:35Baik ya, jadi pertama karena kasus ini bukan tertangkap tangan ya, tapi jelas kasus ini adalah pidana, pidananya adalah pembunuhan gitu.
03:47Tinggal mencari siapa tersangkanya.
03:49Nah, yang dipersoalkan di publik adalah karena CCTV-nya rusak, tapi namun demikian CCTV bukanlah satu-satunya alat bukti untuk mengungkap perkara ini.
04:04Apa saja yang bisa diungkap dari perkara ini, alat bukti saintifik yang kita telusuri dulu.
04:11Karena alat bukti saintifik itu sangat penting, sebab alat bukti saintifik tidak bisa berbohong.
04:17Pertama apa, kita harus cari sidik jari.
04:22Sidik jari di pintu, sidik jari di meja, sidik jari di alat yang digunakan.
04:28Kalau memang masih ditemukan misalnya ada pisau, ada sarung tangan, atau ada benda tajam atau benda tumpul yang digunakan untuk melakukan kejahatan itu.
04:39Kalau tidak ada demikian, bisa juga ditemukan selain di pintu, juga di meja, di tempat-tempat sekitar situ, yang itu adalah peninggalan dari korban sidik jari.
04:52Yang kedua, alat bukti berupa komunikasi digital di HP.
05:01Baik di HP orang tuanya, di HP kakaknya, di HP anak itu sendiri kalau ada HP, di HP pembantu, dan di HP siapapun yang jadi saksi yang dianggap bisa mengungkap perkara ini.
05:15Di HP itu akan terlihat ada pembicaraan lewat WhatsApp, adakah pembicaraan lewat SMS, adakah pembicaraan lewat telpon, dan lain-lain.
05:25Oke.
05:25Itu akan memberikan petunjuk.
05:27Kalau gitu tidak ada semua, apa?
05:30Satu lagi alat bukti yang juga tidak bisa dibantah adalah DNA.
05:35Karena DNA ini bagi siapa yang pernah memasuki sekitar situ, dan siapa yang pernah meninggalkan jejak,
05:43baik berupa hal yang sangat kecil pun, itu bisa diungkap lewat DNA.
05:50Nah, ini alat bukti yang bersifat, apa namanya, saintifik, yang bersifat saintifik, yang tidak bisa terbantahkan.
05:58Alat bukti lain yang diatur oleh hukum acara pidana kita adalah keterangan saksi, keterangan ahli.
06:05Di mana didapat keterangan ahli?
06:06Keterangan ahli didapat dari pisem edripertem, baik pisem luar maupun untuk otopsi.
06:13Pak Susno, kalau berdasarkan informasi yang beredar, ini kan CCTV disebutkan tidak berfungsi beberapa hari sebelumnya.
06:21Bahkan ada yang menyebut juga CCTV rusak dua minggu sebelum peristiwa terjadi.
06:28Jika memang betul ini rusak karena kondisi tertentu, apakah bisa diindikasikan bahwa kematian korban sudah direncanakan sebelumnya?
06:37Bisa jadi.
06:38Nah, jadi caranya bagaimana untuk mengungkap itu?
06:41Pertama, dikaitkan kapan CCTV itu rusak.
06:45Nah, untuk mengetahui kapan CCTV itu rusak, itu tidak bisa kita berkirakan satu minggu, dua minggu, tapi dilihat di database yang ada di CCTV itu.
06:56Kapan dia mulai tidak berfungsi?
06:58Dan siapa yang terekam terakhir pada saat CCTV itu tidak berfungsi lagi?
07:05Nah, mungkin itu bisa memberikan petunjuk.
07:07Di samping itu, biasanya di sekitar komplek, kalau ini komplek perumahan, di situ ada CCTV gitu, di sekitar situ.
07:16Maka akan bisa terlihat kendaraan siapa, kendaraan apa, atau siapa yang orang, yang dianggap bukan penghuni sana,
07:26atau orang asing, atau siapapun juga yang memasuki lokasi itu yang mendekati rumah TKP.
07:33Nah, itu juga memberikan petunjuk.
07:36Pak Suso, ini kan kalau dilihat dari peristiwa yang terjadi hingga mengakibatkan seorang anak meninggal dunia dengan sejumlah luka,
07:46dan diketahui bahwa tidak ada barang yang hilang, bahkan ponsel yang ada di rumah pun masih berada di tempatnya, tidak ada kerusakan.
07:55Apakah memang ini bisa dijadikan indikator kuat bahwa pelaku yang melakukan pembunuhan ini adalah orang yang dikenal,
08:04yang memiliki akses untuk ke rumah tersebut?
08:08Jelas ya, karena pertama kita kesampingkan masalah kriminal terkait dengan pencurian ya.
08:15Tidak ada satupun barang yang hilang.
08:17Berarti dugaan motif daripada perkara ini adalah banyak ke arah untuk menyakitkan keluarga korban,
08:26membuat sakit hati, atau balas dendam, atau apalah gitu kan.
08:30Nah, karena apa gitu, tidak ada barang yang hilang.
08:35Nah, sekarang kita mencurigai bahwa orang yang dekat yang masuk ke sana,
08:41karena rumah itu sangat aman gitu, sangat tertutup.
08:45Ya, bisa jadi rumah yang dianggap sangat aman,
08:50kemudian tertutup dari pagar, tertutup di komplek,
08:53itu si pemilik rumah abai gitu.
08:56Tidak mengunci rumahnya gitu.
08:58Orang bisa masuk dengan lompat pagar dan sebagainya.
09:02Atau justru mungkin pintu gerbang depannya tidak dikunci.
09:05Jadi, tidak boleh kita langsung mengatakan,
09:08mengambil kesimpulan ini orang yang berada di dalam rumah,
09:11para pelakunya bisa yang di luar rumah gitu.
09:14Yang di luar rumah, ya.
09:17Tetapi ada kaitan dengan pihak keluarga korban.
09:21Nah, keluarga korban siapa?
09:22Bisa ibunya, bisa bapaknya gitu.
09:25KP belum rusak gitu.
09:27Nah, sekarang kita lihat kejadian ini,
09:30tempat kejadian perkara belum rusak ya.
09:32Belum diacak oleh siapapun juga.
09:34Jadi, polisi masuk setempat kejadian perkara masih murni.
09:39Jadi, dari sanalah polisi mulai bekerja
09:41dengan mengungkap alat-alat bukti saintifik gitu.
09:45Saintifik tadi apa yang sudah saya katakan tadi,
09:48sidik jari, DNA, kemudian jejak-jejak digital gitu.
09:53Nah, itu yang harus diungkap.
09:55Termasuk juga bukti saintifik yang berada di tubuh korban,
09:59yaitu di luar gitu.
10:01Pism luar dan sampai ke pism dalam
10:03yang harus diungkap.
10:04Baru dicocokkan dengan keterangan saksi-saksi.
10:07Baru mengerucut dia ke siapa
10:09kira-kira yang sangat dekat dengan peristiwa ini.
10:13Baik.
10:14Terima kasih.
10:15Komjen Purnawirawan Susno Duwaji,
10:16mantan kabar es krim,
10:17sudah berbagi perspektif dan juga insight di Kompas Petang.
10:20Selamat sore, Pak Susno.
10:22Selamat sore, Pak Sintia.
10:24Selamat sore, para pemerintah sekalian.
10:27Usai jidah sodara Kompas Petang hadir dengan informasi
Komentar