00:00Pertanyaan adalah anak dari Dewan Pakar PKS ya, dan bagi kami ini kejahatan serius ya.
00:09Ada CCTV cuma dalam keadaan rusak.
00:14Sudah berapa lama rusak?
00:16Kira-kira 2 minggu sepuluh.
00:21Rusaknya CCTV di rumah mewah tempat anak politisi PKS dianiaya hingga tewas,
00:27membuat polisi tak langsung dapat menetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan ini.
00:32Dari rekaman kamera jurnalis Kompas TV, CCTV di kawasan luar rumah ini terpasang di beberapa sudut rumah,
00:41mulai dari pintu masuk, bagian garasi rumah, hingga bagian samping rumah.
00:46Namun polisi menyebut CCTV rusak di rumah mewah ini sejak 2 minggu sebelum peristiwa pembunuhan anak politisi PKS.
00:55Sementara, polisi menyebut korban bersama sang kakak saat penganiayaan terjadi.
01:02Berarti tidak ada CCTV di rumah itu ya?
01:30Ada CCTV cuma dalam keadaan rusak.
01:35Sejumlah fakta pemeriksaan saksi telah diungkap polisi.
01:40Seperti sebelum dianiaya, korban sempat menelpon orang tuanya hingga ditemukan terluka parah pertama kali di rumah oleh saudaranya.
01:49Staf ahli Kapolri Hermawan Sulistio menyebut,
01:52Untuk mengungkap pembunuhan anak politisi PKS, penyidik harus memeriksa semua orang yang terkait keluarga atau mengetahui rumah tersebut,
02:01termasuk 4 orang pegawai yang telah dipecat sebelumnya.
02:04Dalam suatu kejahatan tidak boleh ada orang yang dikecualikan dari sangkaan.
02:12Jadi kalau dugaan itu pembunuhan seperti ini dari pihak keluarganya, dari pihak 4 orang ada yang dipecat oleh bapaknya Almarhum,
02:28Itu semua tidak boleh ada yang dikecualikan dari dugaan sebagai pelaku.
02:37Kini polisi masih mendalami keterangan 8 saksi, termasuk orang tua dan orang dekat korban untuk mencari pelaku pembunuhan.
02:47Tim Liputan Kompas TV
02:48Tiga hari pasca kematian tragis anak politisi PKS di rumah mewah.
02:55Bagaimana proses pilihkan polisi untuk mengungkap pembunuh korban?
02:59Kita terhubung dengan jurnalis Kompas TV, Eril Wiranata dan judul kamera Jamzari.
03:04Eril, gambarkan kepada kami bagaimana unsur keamanan di rumah itu dan apakah polisi sudah menemukan siapa pelakunya?
03:14Ya sendiri dan saudara, bahwa saat ini saya sudah berada dari depan halaman rumah yang terjadi TKP pembunuhan anak politisi PKS yang berada di Cilgon
03:23dan mungkin dapat ditunjukkan oleh juru kamera Jamz bagaimana situasinya saat ini
03:27yang dimana memang terlihat ini sepi dari depan rumah yang berada di perumahan Bukit Bajas Jahtera 3.
03:34Dan memang kalian lihat ini merupakan pagar masuk yang ini merupakan salah satu pintu masuk untuk menuju ke rumah
03:40dan memang terlihat juga adanya CCTV tidak hanya satu bahkan di dalam ini terlihat ada CCTV yang berada di dekat garasi.
03:47Lalu kemudian juga tepat di atas saya ini ada CCTV yang berada di pintu masuk Sindi.
03:55Yang tepat memang ini jika kita melihat ini merupakan ada lebih dari satu CCTV.
03:59Namun demikian informasi yang kami dapatkan polisi menyebutkan bahwa CCTV ini tidak berfungsi.
04:05Dan selain itu juga bahwa jika kita melihat di dalam rumah tersebut ini terlihat adanya garis polisi yang masih membentang
04:12dan sejak hingga hari ini tidak terlihat adanya aktivitas yang dilakukan di rumah ini.
04:17Dan memang bahwa informasi yang kami dapatkan untuk keamanan di rumah tersebut bahwa dari polisi menyebutkan tidak ada petugas Satpam
04:26tetapi informasi yang kami dapatkan bahwa di lingkungan dari perumahan Bukit Bajas Jahtera ini memiliki Satpam yang bertugas pada saat malam hari.
04:34Dan informasi yang kami dapatkan pun sebelumnya dari warga sekitar bahwa mereka tidak mendengar adanya kecurigaan
04:39terkait dengan anak tersebut saat kejadian karena memang kejadian tersebut diinformasikan bahwa siang hari saat kejadian hujan.
04:47Sindi.
04:49Jurnalis Kompas TV Ari Wiranata dan Jamzari, terima kasih.
04:52Terima kasih atas laporan Anda.
Komentar