Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Murid kelas bahasa Indonesia di Rumah Budaya Indonesia, Berlin, belajar sambil memasak dalam suasana interaktif.

Boy, seorang pengajar yang telah mengajar Bahasa Indonesia sejak 2021. Program ini diminati warga Berlin yang ingin mengenal budaya Indonesia lebih dekat atau mempersiapkan kunjungan ke Indonesia.

Mengajar Bahasa Indonesia di Berlin, Jerman, bukan sekadar mengenalkan kosakata dan kalimat, tetapi juga menyertakan budaya dan tradisi Indonesia.

Kelas ini memberikan pengalaman belajar yang lengkap, sehingga peserta tidak hanya mahir berbahasa, tetapi juga memahami kearifan budaya Indonesia.

#jerman #berlin #pengajar

Baca Juga Saling Bersenggolan Motor, Pemuda Tega Aniaya Kurir | BORGOL di https://www.kompas.tv/regional/638673/saling-bersenggolan-motor-pemuda-tega-aniaya-kurir-borgol



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/638677/para-pengajar-bahasa-indonesia-di-berlin-ajarkan-masak-hingga-ekskursi-ke-indonesia-sapa-siang
Transkrip
00:00Saudara, mengajar bahasa Indonesia bukan sekadar mengenalkan kosa kata dan kalimat,
00:05tapi juga sepaket dengan budaya dan tradisinya.
00:07Lalu seperti apa bahasa Indonesia yang diajarkan di Berlin, Jerman?
00:11Berikut liputan jurnalis DW Indonesia, Sorta Karolin, selengkapnya.
00:16Saya goreng batago.
00:19Hari ini kami membuat batago, sekarang masukkan di sini untuk goreng.
00:25Memasak sambil belajar bahasa Indonesia.
00:27Ini dilakukan murid kelas bahasa Indonesia di rumah budaya Indonesia, Berlin.
00:32Boi adalah pengajarnya.
00:33Ia sudah mengajar bahasa Indonesia bagi penutur asing sejak tahun 2021.
00:38Saya ingin memperkenalkan Indonesia bukan hanya dari bahasanya aja, tapi juga budayanya.
00:44Dan ini juga cocok banget karena biasanya orang Indonesia ketika bertemu,
00:48kita bukan hanya ngomongin orang, tapi juga kita juga biasanya ngomongin tentang makanan.
00:53Kelas bahasa Indonesia ini diminati warga Berlin yang berencana mengunjungi Indonesia,
00:58atau sekedar mengenal budaya Indonesia lebih dekat.
01:01Saya bekerja di proyek pelindungan hutan tropis di Sumatera,
01:07jadi saya sering dinas ke Indonesia,
01:11dan saya mau bisa berbicara dengan orang Indonesia.
01:16Budaya di Indonesia menurut aku bagus sekali dan menarik sekali juga.
01:24Dan orang Indonesia ramah sekali.
01:28Untuk berkomunikasi dan mengerti orang Indonesia lebih muda,
01:34itu penting kalau aku bisa berbicara bahasa Indonesia juga.
01:38Selain mengajar, Boi sedang menempuh pendidikan doktor,
01:41mengkaji linguistik perkotaan.
01:43Sembari terus mengedukasi anak muda untuk berbahasa Indonesia yang baik dan benar
01:48lewat akun media sosialnya.
01:50Ya, tantangannya biasanya pembelajar itu sudah punya relasi orang Indonesia,
01:55dan mereka biasanya berkomunikasi dengan orang Indonesia langsung,
01:58dan banyak dari mereka ternyata berpikir,
02:00oh ternyata berbeda ya bahasa Indonesia yang kita pelajari di kelas,
02:04dan juga kenyataannya seperti itu.
02:06Tapi memang alasannya banyak orang Indonesia sendiri
02:09yang memang mereka tidak mengenal bahasa Indonesia dengan baik dan benar.
02:12Selain Boi, ada guru bahasa Indonesia lain di Berlin.
02:16Esi, Hanstein.
02:17Dia sudah 28 tahun mengajar bahasa Indonesia di Jerman.
02:21Mimpi Esi untuk bertemu langsung dengan Profesor Erich Dieter Krause,
02:25penulis kamus Indonesia Jerman, jadi kenyataan
02:28saat ia berkesempatan mengunjungi Jerman untuk mengambil data skripsi.
02:32Saat pertama kali bertemu, dia malah ditawari sang Profesor
02:36untuk mencari dosen bahasa Indonesia di Universitas Leipzig.
02:40Esi mulai mengajar bahasa Indonesia di Universitas Leipzig pada tahun 1998.
02:45Tahun 2019, ia juga mendapat tawaran untuk mengajar di Universitas Humboldt, Berlin.
02:50Ternyata, proses belajar bahasa Indonesia tidak selalu mudah,
02:54baik untuk mengajarnya maupun untuk murid asing.
02:58Kesulitan di bahasa Indonesia untuk saya adalah
03:01orang Indonesia yang berbicara lebih cepat.
03:06Untuk saya berbicara bahasa Indonesia sedikit sulit.
03:13Ya, saya kira menulis kurang sulit.
03:19Senada dengan Boy, Esi juga mengakui bahwa ada curang
03:23antara bahasa Indonesia formal dan bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari.
03:28Tantangan yang terbesar dan paling berat itu sebenarnya orang Indonesia kita sendiri.
03:34Karena apa?
03:35Mereka yang di Indonesia tidak mempergunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar.
03:40Tantangan yang lain, yaitu bagaimana mahasiswa di sini itu kritis sekali.
03:47Tidak hanya mengajar di kelas, Esi membawa mahasiswa Jerman ekskursi ke acara kebudayaan Indonesia di Berlin.
03:54Bahkan langsung ke Indonesia.
03:56Di program itu, ia melibatkan para mahasiswa dalam proyek-proyek sosial atau berkelanjutan.
04:01Seperti mengajar di panti asuhan,
04:03hingga mengunjungi universitas untuk berdiskusi seputar kampus hijau dan proyek SDG SPBB.
04:08Ekskursi kami ini tidak identik dengan ekskursi yang hanya bersenang-senang.
04:14Mereka di sana mempresentasikan universitas mereka,
04:17jadi mereka berdiskusi tentang bagaimana mereka ikut sedikit andil dalam menyelamatkan dunia.
04:25Dari Berlin, Jerman, Surtai Karolin, DW Indonesia, melaporkan untuk Kompas TV.
Komentar

Dianjurkan