00:00Wujud aspirasi warga dalam menghadapi situasi bencana yang dialami.
00:07Kami mendengar, pemerintah mendengar, memahami berbagai kritik,
00:12masukan dan sikap masyarakat terupaya pemerintah Indonesia
00:15dalam penanganan bencana di Sumatera.
00:20Dengan segala kerendahan hati kami minta maaf ya,
00:23bila ada kekurangan yang ada.
00:25Nah, memang kendala yang dihadapi cukup besar karena medan yang cukup berat ya.
00:33Namun, sebagai pemerintah Indonesia, kami berkewajiban untuk terus bekerja,
00:38mengatasi berbagai kendala, memperbaiki kinerja,
00:42dan secepatnya memenuhi kebutuhan darurat saudara-saudara kita
00:45di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
00:50Uluran tangan dari warga masyarakat telah banyak bantu.
00:52Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak
00:59yang telah tulus membantu masyarakat Indonesia
01:03atas urunan tangan dan usaha gotong rohing lakukan.
01:08Sekitar terus bersama-sama dalam bingkai soliditas kebangsaan dan kemanusiaan
01:15untuk segera memulihkan.
01:19Kemudian yang kedua, berkaitan dengan surat tadi disampaikan oleh Gubernur Aceh,
01:25kami sudah mengecek,
01:27yang UNDP dan UNICEF,
01:30Kederaan Komunikasi dan Pemerintah Aceh,
01:33bahwa surat itu sudah kami baca,
01:34dan juga ada tembusan yang kemendakri.
01:41Surat itu di tanah tangan barcode,
01:43jadi tanah tangan elektronik.
01:45Dan Pak Gubernur, Pak Mohdzatir Manaf ini menyatakan
01:50di media bahwa beliau tidak mengetahui itu.
01:55Jadi, staf yang menyampaikan surat tersebut,
02:01kami cek sepertinya sekda yang mengirim karena adanya tawaran.
02:07Dan kemudian kami sudah mengecek juga langsung ke UNDP dan UNICEF,
02:13apa kira-kira bentuk bantuan yang akan dapat diberikan
02:16karena adanya surat dari pemerintahan Aceh.
02:19Yang paling mungkin,
02:23kalau tidak diterapkan dalam status pencana nasional,
02:25adalah counseling,
02:27perutama untuk anak-anak dan wanita.
02:31Nah, ini yang akan kita bicarakan dalam bentuk counseling yang
02:35bentuknya seperti apa,
02:39sebanyak apa, sebesar apa.
02:41Itu yang akan kita pertimbangkan.
02:43Tapi itu kira-kira komunikasi yang sudah kami lakukan,
02:45baik dengan pemerintahan Aceh,
02:47maupun dengan UNDP dan
02:49UNICEF.
02:51Kalau bendera putih,
02:52kalau kita artikan semua masuk,
02:57menurut kecamatan saya ya,
02:59sebagai solidarity,
03:02sebagai rasa simpatisan,
03:05dan rasa ingin dibantu,
03:08seperti itu.
03:09Kemana kita arah?
03:10yang jelas,
03:11yang jelas,
03:11dera putih itu dapat,
03:15seperti,
03:17sepertinya,
03:23ada untuk perhatian orang lain.
03:30bukan menyerah soalnya,
03:32apa adanya dari pemerintah,
03:35dari perusahaan provinsi,
03:36dari perusahaan provinsi,
03:37dan perusahaan provinsi,
03:38sedang menyeluruhkan,
03:39sedang mengupayakan,
03:40sampai saya lihat tadi,
03:41tidak kita balik belakang tangan,
03:43hari ini banjir,
03:44besok dibangun,
03:45habis ini,
03:46semuanya,
03:46tidak mungkin,
03:47ini sudah berapa hari,
03:48sudah berapa satu hari,
03:49kita lihat sendiri,
03:51kita bukan hudu dia semuanya,
03:53juga perusahaan provinsi,
03:54bukan hudu dia,
03:55mengusahkan juga,
03:57kita fahamlah,
03:58saya Sintia Rompas,
04:07saksikan program-program Kompas TV,
04:10melalui siaran digital,
04:11pay TV,
04:12dan media streaming lainnya.
04:14Kompas TV,
04:15independen,
04:16terpercaya.
Komentar