00:00Intro
00:00Saudara kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG di Kecamatan Trawulan, Mojokerto, Jawa Timur
00:21membuka peluang dan harapan baru bagi sejumlah ibu.
00:24Terlibat dalam program MBG memberi rasa bangga karena berkontribusi menyiapkan asupan bergizi bagi ribuan anak setiap hari.
00:37Nunuk Ma'rufah, seorang ibu rumah tangga berusia 46 tahun, warga Kecamatan Trawulan, Mojokerto, Jawa Timur
00:43saat ini menjaksal satu relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, SPPG Trawulan.
00:48Pembukaan dapur MBG di lingkungannya memberi berkah sekaligus harapan bagi keluarga Nunuk.
00:55Dia bekerja sejak SPPG Trawulan mulai beroperasi Agustus lalu.
01:01Nunuk bertugas memorsi hidangan MBG, menata nasi, sayur, dan lauk di dalam ompreng
01:06untuk kemudian didistribusikan ke siswa penerima manfaat.
01:10Bagi Nunuk pekerjaan di dapur bukan hal yang baru.
01:14Sebagai umur rumah tangga, ia terbiasa bangun pagi dan menyiapkan kebutuhan keluarga.
01:19Kebiasaan itu membuatnya cepat beradaptasi.
01:22Keterampilan yang selamanya dilakukan di rumah seperti menakat lauk, menjaga kebersihan,
01:27memastikan makanan layak ternyata menjadi bagian penting dari program besar untuk menjamin gizi anak bangsa.
01:33Sebelum bekerja di SPPG, keluarga Nunuk hanya mengandalkan pekerjaan serabutan sama suami.
01:38Kerja di dapur MBG membuatnya bisa ikut mengopang keluarga tanpa meninggalkan peran utamanya di rumah.
01:46Ibu rumah tangga.
01:48Ibu rumah tangga, tapi mengurus rumah saja.
01:51Adanya SPPG ini gimana tanggapan ibu? Bagus enggak sih?
01:55Bagus, sangat membantu.
01:57Sebelumnya, pas sekarang nggak ada bisa membayar sekolah.
02:02Buah membayar sekolah anak.
02:04Kalau boleh tahu suami itu bekerja sebagai apa?
02:08Kuli.
02:08Bisa memperbaiki gizian Indonesia, bisa membantu perekonomian ibu-ibu di sini.
02:19Beberapa reloan di SPPG Trowulan memiliki cerita yang mirip dengan Nunuk.
02:25Mereka adalah ibu rumah tangga atau korban pihak ke pabrik.
02:28Melalui program MBG, mereka mendapat peluang kerja baru.
02:31Kebanyakan di sini itu ibu rumah tangga, kemudian ada juga yang dari pihak pabrik juga ada, segala macam itu.
02:41Kemudian untuk yang belum bekerja juga ada.
02:45Berharap itu program ini juga jalan terus.
02:48Kemudian juga ada perkembangan-perkembangan program lain yang bisa membantu masyarakat sekitar juga.
02:52Jadi di sini kebanyakan membantu untuk relawan yang mungkin belum bekerja, terus habis itu memang membutuhkan kerja segala macam itu.
03:04Kemudian ada yang mungkin dari putusan dari PHK, pabrik, segala macam kayak gitu.
03:08Setiap hari, SPPG Trowulan menyiapkan dan mendistribusikan 2.900 porsi makan bergizi gratis.
03:17Makanan ini ditujukan untuk 32 sekolah dari TK hingga SMA agar anak-anak bisa belajar dengan gizi yang tercukupi.
03:25Konsistensi relawan dalam menyiapkan makanan sewa standar menjadi kunci berjalanan program ini.
03:30Secara keseluruhan, di Kecamatan ini terdapat 8 SPPG yang beroperasi Senin hingga Sabtu melayani ribuan penerima manfaat.
03:39Tim Liputan, Kompas TV
03:41Saat menyiapkan ribuan porsi MBG Satuan Pelayanan Pembunuhan Gizi atau SPPG menerapkan standar higienitas dan kebersihan dapur yang ketat.
03:55Di SPPG Trowulan di Mojokerto, Jawa Timur, petugas menjalankan SOP dengan disiplin.
04:00Mulai dari penggunaan APD hingga memasak secara bertahap guna mencegah kerusakan makanan.
04:07Ya saudara, sekarang sudah berada di salah satu SPPG di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur
04:14yang melayani puluhan sekolah untuk ribuan porsi MBG setiap harinya.
04:19Untuk proses yang sedang berlangsung saat ini adalah proses memasak.
04:22Namun, bagi semua pengunjung yang masuk ke area cooking atau area memasak di SPPG Trowulan Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur ini
04:35diharuskan untuk menggunakan perlengkapan pelindung seperti tutup kepala seperti yang saya kenakan saat ini.
04:41Terus ada juga masker termasuk juga alas kaki yang digunakan adalah alas kaki khusus yang disediakan oleh petugas SPPG.
04:49Untuk melihat langsung bagaimana aktivitas di dalam tempat memasak atau dapur di SPPG ini sendiri sekarang
04:56saya akan mengajak Anda untuk langsung mengobservasi begitu di mana sekarang sedang melakukan proses pemasakan
05:03yang juga dilakukan oleh petugas tidak hanya dari petugas namun juga langsung diawasi oleh chef.
05:11Saya akan langsung mengajak Anda untuk berbincang dengan chef dari SPPG di Trowulan Mojokerto, Jawa Timur.
05:20Chef dengan siapa?
05:21Saya Diki.
05:23Chef Diki. Ini SPPG ini untuk hari ini menunya apa nih chef?
05:29Untuk hari ini kita masak bakso, ada menu tamu bakso, terus ada tahu steam.
05:38Mungkin bisa sambil ditunjukkan chef ini sedang merebus apanya kalau boleh tahu.
05:41Kita hari ini masak bakso ayam karena banyak request yang masuk di kita untuk adik-adik minta request bakso ayam.
05:52Untuk pengemasan dalam omprengnya sendiri itu seperti apa?
05:55Pengemasan di ompreng kita ntar ada. Untuk kuahnya kita pisah di cup, untuk baksonya kita sendirikan juga.
06:03Terus ada kondimen, ada bihunnya, ada daun seledrinya.
06:08Selamat bertugas kembali chef. Semoga sehat selalu. Silahkan dilanjutkan.
06:13Selain proses memasak yang dilakukan secara steril dan higienis di tempat ini juga sudah dilengkapi dengan sirkulasi udara
06:19yang membuang udara bekas pemasakan begitu dari dapur menuju luar dan ini sangat penting untuk kehigienisan
06:28agar tidak terjadi terkontaminasi baik itu makanan maupun minuman yang disediakan di SPPG kali ini.
06:34Selain di cooking area atau di dapur masak di SPPG, Trawulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur
06:43ada juga di sebelah saya ini merupakan tempat pengemasan dari hasil masak nanti yang sebelum dimasukkan ke ompreng.
06:52Namun operasional ya untuk proses pengemasan sendiri biasanya dimulai sekitar pukul 4 pagi atau 4 dini hari
07:00atau setelah sholat subuh. Dan untuk mengetahui lebih lanjut seperti apa teknis dalam proses operasional
07:07dari SPPG di Trawulan, Mojokerto, Jawa Timur saya akan mengajak Anda untuk langsung berbincang dengan
07:14kepala SPPG Trawulan. Selamat pagi Mas Kurniawan.
07:18Selamat pagi.
07:19Mas gimana kabarnya Mas?
07:20Alhamdulillah baik.
07:21Mas Kurniawan, SPPG ini sendiri teknis operasionalnya seperti apa?
07:25Ada berapa karyawan yang bekerja di sini, terus ada berapa sif yang bekerja juga?
07:31Untuk relawan yang ada di sini itu ada 47 orang.
07:36Terus kemudian untuk teknisnya, teknisnya untuk operasionalnya di sini itu ada beberapa divisi di sini.
07:43Jadi yang pertama itu divisi persiapan, kemudian ada divisi pengolahan, kemudian divisi pemorsian,
07:51kemudian pendistribusian, cuci ompreng, dan divisi kebersihan.
07:55Mas, yang terakhir harapan dari relawan dan juga karyawan yang bekerja di sini,
08:01yang terbantu perekonomiannya atas adanya SPPG di Trawulan, Mojokerto, seperti apa Mas?
08:06Mungkin bisa disampaikan?
08:07Untuk harapan mereka yang direlawan, ya pasti untuk program ini itu berjalan seterusnya,
08:14dan itu ada program-program lain yang bisa membantu ekonomi menengah ke bawah untuk bergerak.
08:21Jadi sangat berdampak positif bagi masyarakat sekitar ya Mas?
08:24Iya, sangat berdampak positif.
08:25Terima kasih banyak Mas Kurniawan atas waktunya, selamat bekerja kembali, semoga sehat selalu.
08:30Ya seperti yang diketahui, adanya SPPG di berbagai macam wilayah termasuk di Mojokerto,
08:37tempat saya melaporkan saat ini berdampak baik tidak hanya bagi penerima manfaat MBG,
08:41seperti pelajar dan juga masyarakat kosyendu, namun juga berdampak baik bagi mereka yang sebelumnya menganggur,
08:49tidak memiliki pekerjaan tetap dan akhirnya dapat bekerja untuk mendapatkan,
08:54meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat terutama di daerah Mojokerto, Jawa Timur.
08:58Alvin Rahman, Cilmi Arden Topani, Kompas TV Mojokerto, Jawa Timur.
09:02Terima kasih.
Komentar