Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, membuka peluang dan harapan baru bagi sejumlah ibu.

Terlibat dalam program MBG memberi rasa bangga karena berkontribusi menyiapkan asupan bergizi bagi ribuan anak setiap hari.

Nunuk Makrufah, seorang ibu rumah tangga berusia 46 tahun, warga Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, saat ini menjadi salah satu relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Trowulan.

Pembukaan dapur MBG di lingkungannya memberi berkah sekaligus harapan baru bagi keluarga Nunuk. Dia bekerja sejak SPPG Trowulan mulai beroperasi Agustus lalu.

Nunuk bertugas memorsi hidangan MBG, menata nasi, sayur, dan lauk di dalam ompreng untuk kemudian didistribusikan ke siswa penerima manfaat.

Bagi Nunuk, pekerjaan di dapur bukan hal yang baru. Sebagai ibu rumah tangga, ia terbiasa bangun paling pagi dan menyiapkan kebutuhan keluarga. Kebiasaan itu membuatnya cepat beradaptasi.

Keterampilan domestik yang selama ini dilakukan di rumah, seperti menakar lauk, menjaga kebersihan, dan memastikan makanan layak, ternyata menjadi bagian penting dari program besar untuk menjamin gizi anak bangsa.

Sebelum bekerja di SPPG, keluarga Nunuk mengandalkan pekerjaan serabutan sang suami. Kerja di dapur MBG membuatnya bisa ikut menopang keluarga tanpa meninggalkan peran utamanya di rumah.

#sppg #mbg #mojokerto

Baca Juga Polri Kirim Bantuan Personel dan Logistik Ke Aceh-Sumatera | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/637959/polri-kirim-bantuan-personel-dan-logistik-ke-aceh-sumatera-kompas-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/637960/kehadiran-sppg-buka-buka-peluang-besar-bagi-warga-di-mojokerto-sapa-siang
Transkrip
00:00Intro
00:00Saudara kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG di Kecamatan Trawulan, Mojokerto, Jawa Timur
00:21membuka peluang dan harapan baru bagi sejumlah ibu.
00:24Terlibat dalam program MBG memberi rasa bangga karena berkontribusi menyiapkan asupan bergizi bagi ribuan anak setiap hari.
00:37Nunuk Ma'rufah, seorang ibu rumah tangga berusia 46 tahun, warga Kecamatan Trawulan, Mojokerto, Jawa Timur
00:43saat ini menjaksal satu relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, SPPG Trawulan.
00:48Pembukaan dapur MBG di lingkungannya memberi berkah sekaligus harapan bagi keluarga Nunuk.
00:55Dia bekerja sejak SPPG Trawulan mulai beroperasi Agustus lalu.
01:01Nunuk bertugas memorsi hidangan MBG, menata nasi, sayur, dan lauk di dalam ompreng
01:06untuk kemudian didistribusikan ke siswa penerima manfaat.
01:10Bagi Nunuk pekerjaan di dapur bukan hal yang baru.
01:14Sebagai umur rumah tangga, ia terbiasa bangun pagi dan menyiapkan kebutuhan keluarga.
01:19Kebiasaan itu membuatnya cepat beradaptasi.
01:22Keterampilan yang selamanya dilakukan di rumah seperti menakat lauk, menjaga kebersihan,
01:27memastikan makanan layak ternyata menjadi bagian penting dari program besar untuk menjamin gizi anak bangsa.
01:33Sebelum bekerja di SPPG, keluarga Nunuk hanya mengandalkan pekerjaan serabutan sama suami.
01:38Kerja di dapur MBG membuatnya bisa ikut mengopang keluarga tanpa meninggalkan peran utamanya di rumah.
01:46Ibu rumah tangga.
01:48Ibu rumah tangga, tapi mengurus rumah saja.
01:51Adanya SPPG ini gimana tanggapan ibu? Bagus enggak sih?
01:55Bagus, sangat membantu.
01:57Sebelumnya, pas sekarang nggak ada bisa membayar sekolah.
02:02Buah membayar sekolah anak.
02:04Kalau boleh tahu suami itu bekerja sebagai apa?
02:08Kuli.
02:08Bisa memperbaiki gizian Indonesia, bisa membantu perekonomian ibu-ibu di sini.
02:19Beberapa reloan di SPPG Trowulan memiliki cerita yang mirip dengan Nunuk.
02:25Mereka adalah ibu rumah tangga atau korban pihak ke pabrik.
02:28Melalui program MBG, mereka mendapat peluang kerja baru.
02:31Kebanyakan di sini itu ibu rumah tangga, kemudian ada juga yang dari pihak pabrik juga ada, segala macam itu.
02:41Kemudian untuk yang belum bekerja juga ada.
02:45Berharap itu program ini juga jalan terus.
02:48Kemudian juga ada perkembangan-perkembangan program lain yang bisa membantu masyarakat sekitar juga.
02:52Jadi di sini kebanyakan membantu untuk relawan yang mungkin belum bekerja, terus habis itu memang membutuhkan kerja segala macam itu.
03:04Kemudian ada yang mungkin dari putusan dari PHK, pabrik, segala macam kayak gitu.
03:08Setiap hari, SPPG Trowulan menyiapkan dan mendistribusikan 2.900 porsi makan bergizi gratis.
03:17Makanan ini ditujukan untuk 32 sekolah dari TK hingga SMA agar anak-anak bisa belajar dengan gizi yang tercukupi.
03:25Konsistensi relawan dalam menyiapkan makanan sewa standar menjadi kunci berjalanan program ini.
03:30Secara keseluruhan, di Kecamatan ini terdapat 8 SPPG yang beroperasi Senin hingga Sabtu melayani ribuan penerima manfaat.
03:39Tim Liputan, Kompas TV
03:41Saat menyiapkan ribuan porsi MBG Satuan Pelayanan Pembunuhan Gizi atau SPPG menerapkan standar higienitas dan kebersihan dapur yang ketat.
03:55Di SPPG Trowulan di Mojokerto, Jawa Timur, petugas menjalankan SOP dengan disiplin.
04:00Mulai dari penggunaan APD hingga memasak secara bertahap guna mencegah kerusakan makanan.
04:07Ya saudara, sekarang sudah berada di salah satu SPPG di Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur
04:14yang melayani puluhan sekolah untuk ribuan porsi MBG setiap harinya.
04:19Untuk proses yang sedang berlangsung saat ini adalah proses memasak.
04:22Namun, bagi semua pengunjung yang masuk ke area cooking atau area memasak di SPPG Trowulan Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur ini
04:35diharuskan untuk menggunakan perlengkapan pelindung seperti tutup kepala seperti yang saya kenakan saat ini.
04:41Terus ada juga masker termasuk juga alas kaki yang digunakan adalah alas kaki khusus yang disediakan oleh petugas SPPG.
04:49Untuk melihat langsung bagaimana aktivitas di dalam tempat memasak atau dapur di SPPG ini sendiri sekarang
04:56saya akan mengajak Anda untuk langsung mengobservasi begitu di mana sekarang sedang melakukan proses pemasakan
05:03yang juga dilakukan oleh petugas tidak hanya dari petugas namun juga langsung diawasi oleh chef.
05:11Saya akan langsung mengajak Anda untuk berbincang dengan chef dari SPPG di Trowulan Mojokerto, Jawa Timur.
05:20Chef dengan siapa?
05:21Saya Diki.
05:23Chef Diki. Ini SPPG ini untuk hari ini menunya apa nih chef?
05:29Untuk hari ini kita masak bakso, ada menu tamu bakso, terus ada tahu steam.
05:38Mungkin bisa sambil ditunjukkan chef ini sedang merebus apanya kalau boleh tahu.
05:41Kita hari ini masak bakso ayam karena banyak request yang masuk di kita untuk adik-adik minta request bakso ayam.
05:52Untuk pengemasan dalam omprengnya sendiri itu seperti apa?
05:55Pengemasan di ompreng kita ntar ada. Untuk kuahnya kita pisah di cup, untuk baksonya kita sendirikan juga.
06:03Terus ada kondimen, ada bihunnya, ada daun seledrinya.
06:08Selamat bertugas kembali chef. Semoga sehat selalu. Silahkan dilanjutkan.
06:13Selain proses memasak yang dilakukan secara steril dan higienis di tempat ini juga sudah dilengkapi dengan sirkulasi udara
06:19yang membuang udara bekas pemasakan begitu dari dapur menuju luar dan ini sangat penting untuk kehigienisan
06:28agar tidak terjadi terkontaminasi baik itu makanan maupun minuman yang disediakan di SPPG kali ini.
06:34Selain di cooking area atau di dapur masak di SPPG, Trawulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur
06:43ada juga di sebelah saya ini merupakan tempat pengemasan dari hasil masak nanti yang sebelum dimasukkan ke ompreng.
06:52Namun operasional ya untuk proses pengemasan sendiri biasanya dimulai sekitar pukul 4 pagi atau 4 dini hari
07:00atau setelah sholat subuh. Dan untuk mengetahui lebih lanjut seperti apa teknis dalam proses operasional
07:07dari SPPG di Trawulan, Mojokerto, Jawa Timur saya akan mengajak Anda untuk langsung berbincang dengan
07:14kepala SPPG Trawulan. Selamat pagi Mas Kurniawan.
07:18Selamat pagi.
07:19Mas gimana kabarnya Mas?
07:20Alhamdulillah baik.
07:21Mas Kurniawan, SPPG ini sendiri teknis operasionalnya seperti apa?
07:25Ada berapa karyawan yang bekerja di sini, terus ada berapa sif yang bekerja juga?
07:31Untuk relawan yang ada di sini itu ada 47 orang.
07:36Terus kemudian untuk teknisnya, teknisnya untuk operasionalnya di sini itu ada beberapa divisi di sini.
07:43Jadi yang pertama itu divisi persiapan, kemudian ada divisi pengolahan, kemudian divisi pemorsian,
07:51kemudian pendistribusian, cuci ompreng, dan divisi kebersihan.
07:55Mas, yang terakhir harapan dari relawan dan juga karyawan yang bekerja di sini,
08:01yang terbantu perekonomiannya atas adanya SPPG di Trawulan, Mojokerto, seperti apa Mas?
08:06Mungkin bisa disampaikan?
08:07Untuk harapan mereka yang direlawan, ya pasti untuk program ini itu berjalan seterusnya,
08:14dan itu ada program-program lain yang bisa membantu ekonomi menengah ke bawah untuk bergerak.
08:21Jadi sangat berdampak positif bagi masyarakat sekitar ya Mas?
08:24Iya, sangat berdampak positif.
08:25Terima kasih banyak Mas Kurniawan atas waktunya, selamat bekerja kembali, semoga sehat selalu.
08:30Ya seperti yang diketahui, adanya SPPG di berbagai macam wilayah termasuk di Mojokerto,
08:37tempat saya melaporkan saat ini berdampak baik tidak hanya bagi penerima manfaat MBG,
08:41seperti pelajar dan juga masyarakat kosyendu, namun juga berdampak baik bagi mereka yang sebelumnya menganggur,
08:49tidak memiliki pekerjaan tetap dan akhirnya dapat bekerja untuk mendapatkan,
08:54meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat terutama di daerah Mojokerto, Jawa Timur.
08:58Alvin Rahman, Cilmi Arden Topani, Kompas TV Mojokerto, Jawa Timur.
09:02Terima kasih.
Komentar

Dianjurkan