Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Bencana banjir bandang di Aceh Tamiang menyisakan kisah heroik dari seorang Babinsa yang menyelamatkan bayi dan warga.

Sebanyak 25 jiwa diselamatkan dengan menggunakan alat seadanya.

Saat ini sudah bergabung Sertu Giman Syahputra, salah satu Babinsa di Aceh Tamiang.

Baca Juga Kritik Pedas! Greenpeace Soal Langkah Menhut Usut Pembalakan Liar Penyebab Banjir Sumatera di https://www.kompas.tv/nasional/637892/kritik-pedas-greenpeace-soal-langkah-menhut-usut-pembalakan-liar-penyebab-banjir-sumatera

#sertugiman #acehtamiang #banjir

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/637894/sertu-giman-soal-selamatkan-25-korban-saat-terjangan-banjir-3-meter-saya-punya-hati-nurani
Transkrip
00:00Saat banjir bandang melanda wilayah Aceh Tamiang pekan lalu,
00:08banyak warga terjebak banjir, salah satunya di desa Karangbaru.
00:13Warga terjebak di rumah yang sudah terkepung banjir.
00:18Saat tim SAR belum bisa mengevakuasi,
00:21sersan satu Giman Syahputra bertaruh nyawa seorang diri menyelamatkan warga.
00:30Prajurit TNI yang berdinas sebagai Babinsa Koramil 02 Karangbaru Kodim 0117 Aceh Tamiang ini,
00:38bolak-balik menerjang banjir untuk mengevakuasi warga.
00:46Dengan inilah kita bisa menolong dengan alat ban.
00:54Kita tolong satu persatu.
00:57Ini Bapak bikin talinya sendiri ya.
00:58Pada saat itu Bapak rakit talinya ya?
01:01Dirakit di tas ini.
01:02Dirakit.
01:03Udah dirakit.
01:05Baru kita aksi.
01:08Dari depan melambung melalui tali-tali kabel listrik,
01:14pinjaannya, kabel telkom,
01:17sampai ke sasaran yang kita mau kita bantu.
01:22Dengan bantuan arah pelampung inilah.
01:28Dalam keadaan kosong,
01:31lalu kita ikat ke punggung.
01:38Kita satu bersatu,
01:40keluarga kita tolong,
01:42utama ibu-ibu dulu.
01:44Ibu-ibu dulu ya?
01:48Iya, ibu-ibu dulu.
01:49Dia membawa anaknya juga?
01:50Anaknya.
01:51Kita ibunya dulu, Pak.
01:53Ibunya dulu,
01:55udah balik.
01:57Baik lagi kita,
01:59baru ambil balitanya.
02:02Sedikitnya,
02:0325 warga,
02:04termasuk bayi,
02:05balita,
02:06dan ibu-ibu,
02:08berhasil dievakuasi,
02:08dievakuasi Sertu Giman,
02:11dengan peralatan seadanya.
02:14Tim Liputan,
02:16Kompas TV.
02:21Dan saat ini,
02:23sudah bergabung,
02:24melalui sambungan satelit,
02:25ada Sertu Giman Syahputra,
02:27salah satu babinsa di Aceh Tamiang,
02:29yang ikut menyelamatkan
02:31banyak korban banjir bandang.
02:34Selamat malam, Pak Giman.
02:36Selamat malam, Pak.
02:42Baik.
02:43Pak Giman,
02:44saya atas nama masyarakat Indonesia,
02:47dan juga tentu saja masyarakat di Aceh Tamiang,
02:50mengucapkan banyak terima kasih,
02:52Anda adalah pahlawan sesungguhnya,
02:54bagi para korban bencana banjir bandang,
02:56yang terjadi di Aceh Tamiang.
02:58Pak Giman,
02:59saya ingin konfirmasi ulang,
03:00ada berapa banyak orang,
03:03yang Anda selamatkan,
03:04pada saat terjadinya banjir bandang,
03:05pada 26 November yang lalu, Pak Giman?
03:13Yang sudah saya selamatkan,
03:16yang saya sudah hitung,
03:1725 orang.
03:19Baik.
03:19Ada 20.
03:20Saya sebagai manusia biasa juga.
03:23Silahkan, Pak, teruskan.
03:24Saya sebagai manusia biasa,
03:31juga punya hati nurani,
03:33sebagai relawan,
03:35bencana alam,
03:37yang menimpa,
03:39Aceh Tamiang.
03:42Sebagai saya seorang tentara juga,
03:45sebagai seorang babinsa,
03:46saya berdinas di Koramil 02 Karangbaru,
03:52memang perintah dan ramil,
03:55seorang babinsa,
03:56apabila ada bencana,
03:58ada kesempatan,
04:00ya tolonglah warga.
04:03Saya campurkan itu.
04:05Nama dan ramil saya,
04:08Kapten Ipantri,
04:09Pesel Hadi.
04:12Oke.
04:13Baik.
04:14Kodim 0117 Aceh Tamiang.
04:17Baik, Pak.
04:18Giman?
04:19Saya ingin juga,
04:20Anda lebih,
04:22dalam lagi bercerita kondisi,
04:24pada saat Anda menyelamatkan,
04:25sekitar 25 orang,
04:26ya pada saat itu,
04:28ada kaum ibu,
04:29ada juga balita,
04:32ada juga lansia.
04:34Bagaimana kondisinya, Pak?
04:36Pada saat banjir terjadi,
04:37bisakah Anda juga melihat,
04:40tanda-tanda datangnya banjir bandang,
04:41sehingga Anda sudah lebih dulu,
04:43antisipasi untuk menyelamatkan,
04:4525 orang ini, Pak Giman?
04:50Dari awal,
04:52datangnya banjir bandang,
04:54dari mulai,
04:561 meter,
04:572 meter,
05:01sampai 3 meter,
05:02sampai 3 meter,
05:06saya sudah pantau,
05:07karena,
05:10yang saya tolong ini,
05:12kebetulan memang tetangga saya,
05:15di situ,
05:17ada,
05:193 kakak,
05:20yang terjebak banjir waktu itu,
05:22ada 3 kakak,
05:24yang di hari Selasa,
05:26Rabu itu,
05:27memang,
05:283 kakak,
05:30di hari Rabu itu,
05:32memang kondisi banjir,
05:33memang,
05:34kencang waktu itu, Pak.
05:35saya memang melihat,
05:37karena,
05:37ketengok,
05:39ya belum,
05:40para,
05:42yang terjebak air ini,
05:44masih santai-santai saja, Pak,
05:45masih,
05:46ya belum panik lagi itu, Pak.
05:48Oke.
05:49Tapi,
05:49waktu air naik itu, Pak,
05:51di hari Kamis,
05:52pagi,
05:55nah,
05:55disitulah,
05:56mereka,
05:57meminta tolong,
05:59menyebut nama-nama saya,
06:01gimana,
06:02tolonglah,
06:04tolonglah bibi,
06:04disini ada,
06:07bayi-bayi,
06:09bonaanmu juga,
06:10tolonglah,
06:11gimana,
06:13yang di ujung sana punya,
06:14satu rumah lagi itu juga,
06:15tolonglah bayinya saja,
06:17bayinya saja,
06:18kami biar ke sini,
06:19oke,
06:21tapi kan tidak mungkin,
06:22saya sebagai manusia,
06:23kalau bisa,
06:25selamat semua,
06:27saya bantu,
06:28gitu,
06:29Bapak.
06:29Baik, Pak Giman,
06:30sungguh sangat menyentuh,
06:33aksi yang Anda lakukan ini,
06:35karena,
06:35saya tahu,
06:36Anda berusaha,
06:37sekuat tenaga,
06:38melalui visual-visual yang beredar juga,
06:40Anda berusaha,
06:41sekuat tenaga,
06:42menyelamatkan semua nyawa yang ada,
06:44pada saat itu,
06:45yang terancam,
06:46oleh bencana alam,
06:48banjir bandang,
06:49nah,
06:49tapi pada saat itu,
06:51Pak Giman,
06:52Anda kan memakai alat seadanya,
06:54dengan jerry can,
06:55dengan,
06:55apa,
06:56ban bekas,
06:57begitu ya,
06:57kalau saya lihat dari visual,
06:58selain alat-alat itu,
07:02apalagi tantangan yang Anda hadapi,
07:04pada saat,
07:05menyelamatkan ke 25 orang ini,
07:07pada saat banjir besar datang?
07:13Tantangan saya itu,
07:14Pak,
07:14untuk,
07:16bisa menyeberang sana itu,
07:18saya ada,
07:18jalan,
07:21itu dari kenopi,
07:22daripada rumah saya,
07:24oke,
07:25dan melambung,
07:26melalui tiang listrik,
07:28saya panjat,
07:29dan meniti,
07:30daripada,
07:32pegangan saya itu,
07:33waktu itu,
07:35kabel listrik,
07:36dan pijakan saya,
07:37kabel telkom,
07:38kalau memang tidak,
07:40tidak terbiasa,
07:41pasti jatuh,
07:42waktu itu,
07:43pada saat,
07:44mohon maaf,
07:44Pak Giman,
07:45saya potong,
07:45mohon maaf,
07:46pada saat itu,
07:47ada kabel-kabel listrik juga ya,
07:48Anda katakan ya,
07:49itu Anda sudah mengetahui,
07:50kabel-kabel listrik itu,
07:51sudah tidak aktif lagi,
07:53atau bagaimana,
07:53kan jika,
07:54memang kabel listrik itu,
07:55masih aktif,
07:55itu juga bisa membahayakan,
07:57nyawa Anda Pak Giman?
08:02Memang,
08:02saya Pak,
08:02tidak terpikir ke situ Pak,
08:04saya terpikir,
08:05ke mana caranya,
08:05warga itu selamat gitu Pak,
08:09luar biasa,
08:10ya Alhamdulillah,
08:12kabel itu memang tidak berharus Pak,
08:14saya paham itu,
08:15tapi saya tidak memikirkan,
08:18apa-apa ada,
08:20arusnya apa tidak,
08:21saya tidak terpikir itu Pak,
08:22yang penting saya harus,
08:23sampai ke sana gitu Pak,
08:25jadi apa yang ada di benak Anda,
08:26pokoknya,
08:27selamatkan dulu semua nyawa,
08:29satu nyawa sangat berharga untuk Anda,
08:30begitu ya Pak,
08:31gimana?
08:34Iya Pak,
08:35Baik,
08:36Pak Giman,
08:37karena mereka termasuk ya,
08:40ya,
08:41oke,
08:41Pak Giman,
08:42Anda di Babinsa bertugas,
08:45di sana,
08:46artinya Anda juga,
08:47memiliki pembekalan manajemen krisis,
08:49karena kalau saya lihat,
08:51korban-korban ini kan,
08:52juga punya prioritas,
08:53mana yang lebih dulu harus diselamatkan,
08:55mana yang dulu lebih belakang diselamatkan,
08:57Anda memilah-milah,
08:59korban mana dulu yang harus diprioritaskan,
09:01bagaimana Anda mempelajari,
09:03manajemen krisis itu Pak Giman?
09:05karena saya pelajari,
09:11arus daripada derasnya air banjir bandang itu,
09:15memang,
09:17penolong pertama itu,
09:18memang di,
09:19memang kebetulan pas,
09:20di sebelah rumah saya,
09:22jarak sekitar,
09:234 meter,
09:26waktu itu,
09:26memang,
09:27saya sih,
09:27penolong pertama itu,
09:28ada satu warga,
09:29yang memang kebetulan,
09:30memang sudah terjebak juga,
09:31tiga rumah waktu itu,
09:33oke,
09:34memang sudah jebol,
09:35jadi,
09:36saya sudah piling,
09:37mendaratnya,
09:38melalui,
09:39yang saya jebol itu Pak,
09:40hmm,
09:41oke,
09:42satu persatu,
09:44baik,
09:46ya,
09:46baik,
09:47lalu,
09:47balik lagi,
09:48ambil lagi,
09:49ambil lagi itu Pak,
09:51oke,
09:52oke,
09:52saya ingin juga tanyakan Pak Giman,
09:53dari ke-25,
09:54selamatkan,
09:55ya,
09:56dari ke-25 orang yang Anda selamatkan ini,
09:59bagaimana kondisinya saat ini,
10:00yang Anda ketahui Pak?
10:01Saat ini,
10:06sudah,
10:07Alhamdulillah,
10:07sehat,
10:08sudah kembali,
10:09ke rumahnya Mas Wangsing,
10:11sebagian,
10:12sudah pulang ke,
10:13kecematan lain,
10:16ya,
10:16Alhamdulillah,
10:17dijemput sama keluarganya,
10:19yang sebagian,
10:20tetap di,
10:21karena,
10:22berdampingan dengan rumah saya,
10:23ya,
10:24balik ke rumahnya bersih-bersih Pak.
10:25Baik,
10:26terakhir,
10:26singkat saja Pak Giman,
10:27dari pengalaman ini,
10:28apa pelajaran terpenting,
10:29tentang kesiap siagaan,
10:31bencana,
10:32di daerah rawan bencana,
10:33seperti Aceh Tamiang,
10:33yang Anda alami,
10:34pada saat kemarin,
10:36banjir banat terjadi Pak Giman?
10:42Pengalaman saya Pak,
10:43untuk,
10:44ya,
10:44mudah-mudahan,
10:46tidak ada bencana lagi Pak,
10:48untuk,
10:50saya harapkan kepada warga,
10:52khususnya,
10:54Kabupaten Aceh Tamiang,
10:57setiap,
10:58ada bencana banjir,
10:59pastikan ada pemberitahuan,
11:03kemudian,
11:04memang tidak ada lagi,
11:04seandainya pun ada,
11:07semua harus,
11:08waspada,
11:11dan,
11:12harus,
11:15menyelamatkan masing-masing,
11:16ke tempat ketinggian Pak,
11:18ya,
11:19itu yang sudah,
11:19pengalaman yang harus,
11:20ditekan kepada warga Pak.
11:22Ya,
11:22itu yang Anda pesankan,
11:23kepada semua,
11:24masyarakat di Aceh Tamiang,
11:26tentunya,
11:26juga untuk,
11:27sama-sama menjaga lingkungan ya,
11:28Pak Giman ya,
11:29karena di sana juga,
11:30banjir bandang terjadi,
11:32bukan hanya,
11:33terjadi sesaat,
11:34tapi juga ini adalah,
11:35akumulasi dari dampak lingkungan,
11:37yang sudah,
11:38cenderung rusak,
11:39bertahun-tahun.
11:40Terima kasih sekali lagi,
11:41atas nama,
11:42masyarakat,
11:43Aceh Tamiang,
11:44atas nama,
11:44masyarakat Indonesia,
11:45dan juga pemerintah,
11:46mungkin juga,
11:46punya utang budi yang besar,
11:49kepada Pak Giman,
11:50yang sudah menyelamatkan,
11:51banyak warga,
11:53yang sudah diterjang,
11:54dan banjir bandang,
11:55dan juga mengalami,
11:56kesusahan,
11:56pada saat banjir bandang besar,
11:58terjadi di sana.
11:58Terima kasih sekali lagi,
12:00Pak Sertu Giman Syahputra,
12:02salah satu babinsa di Aceh Tamiang,
12:03yang sudah berbagi ceritanya,
12:04di Sapa Indonesia Malam.
12:05Sampai jumpa lagi,
12:06sehat selalu Pak Giman.
Komentar

Dianjurkan