00:00Gunung Selamat mengalami pengundulan, warga Banyumas khawatirkan resiko banjir.
00:05Kekhawatiran publik soal kondisi hutan di lereng Gunung Selamat meningkat setelah beredar tangkapan layar Google Maps
00:12yang menunjukkan beberapa titik kawasan hutan tampak gundul.
00:17Citra satelit yang diunggah akun Ed Purwo Kertokanan itu memperlihatkan jalur tanah terbuka di sisi barat gunung
00:24dan warganet menilai kondisi tersebut sebagai tanda awal degradasi lahan yang bisa memicu bencana.
00:33Banyak komentar bermunculan termasuk kekhawatiran yang menyinggur banjir bandang di Sumatera
00:38serta mengingat kembali banjir besar Purwo Kerto tahun 2024.
00:44Publik menilai hilangnya tutupan hutan dapat membuat air hujan langsung turun ke permukiman dan memicu banjir besar
00:51Terlebih, rangkaian bencana hidrometeorologi di Sumatera pada 2024-2025 dianggap sebagai peringatan dini.
01:01Seruan penghijauan yang ikut mendapat dukungan luas.
01:05Di tengah keresahan itu, Gubernur Jawa Tengah Komjenpol Pernawirawan Ahmad Lutfi
01:11menegaskan melalui rilis humas jateng bahwa Gunung Selamat tidak boleh dijadikan lokasi penerbangan.
01:18Karena sedang dalam proses penetapan sebagai taman nasional.
01:23Namun, pengamat lingkungan menilai langka itu harus diikuti pengawasan lapangan bersama BKSDA
01:30agar tidak ada pembukaan lahan yang memperparah deforestasi.
01:35Publik menilai fenomena hutan gundul ini sebagai alarm dini
01:39agar banjir mas dan sekitar tidak mengalami bencana serupa seperti di Sumatera.
01:48Terima kasih telah menonton!
Komentar