00:00Sekarang kami ajak Anda kembali ke Sumatera Utara.
00:02Cuaca buruk di sana mengakibatkan banjir dan longsor di beberapa wilayah.
00:06Salah satunya di Kabupaten Deli Serdang.
00:08Hujan yang turun tanpa henti dan luapan sungai Dalu
00:11membuat banjir dengan tinggi mencapai 150 cm.
00:17Cuaca buruk yang turun di Sumatera Utara
00:19memicu banjir di banyak titik termasuk di Deli Serdang.
00:22Akses jalan menuju Bandara Internasional Kuala Namu
00:25di Genangi Air setinggi 25 hingga 30 cm.
00:28Di sejumlah titik di permukiman warga persisnya
00:31ketinggian air hingga 150 cm.
00:34Sebagian warga korban banjir mengungsi ke tempat aman
00:37salah satunya masjid terdekat.
00:47Kita tinjau kondisi terbaru di jalan akses
00:50menuju Bandara Internasional Kuala Namu Deli Serdang,
00:52Sumatera Utara lewat laporan jurnalis Kompas TV
00:55Jonah Hamonangan bersama juru kami Raffi B. James Gustam.
00:59Jonah, bantu kami dapat gambaran saat ini.
01:01Wow, tampaknya masih ada genangan di situ,
01:03tapi sudahkah mulai surut kondisinya sekarang
01:04atau ada potensi untuk naik lagi di sana?
01:06Ya, Tifa. Kalau saya bisa gambarkan kondisi sekarang,
01:12ini adalah hujan hari ketiga.
01:14Jadi, terkait dengan intensitas ini,
01:16seperti inilah situasinya.
01:18Intensitasnya memang bisa dikatakan tidak terlalu padat,
01:21tapi stabil.
01:22Jadi, memang genangan ini imbas dari hujan
01:24ditambah lagi dengan adanya luapan sungai.
01:26Nah, posisi sekarang ini, saya berada di Jalan Batang Kuis.
01:30Jadi, inilah jalan akses dari Bandara Internasional Kuala Tamu
01:33di arah belakang saya menuju Tanjung Morawa
01:36dan dari Tanjung Morawa bisa menanjukan akses ke Medan.
01:39Jadi, terkait dengan adanya genangan ini,
01:41saya akan menggambarkan.
01:42Jadi, kalau genangan yang bisa lihat di samping saya,
01:46ini kira-kira selutut saya
01:48atau kurang lebih sekitar 25 cm.
01:50Nah, terkait dengan genangan,
01:52ini memang sepanjang mungkin 3 km selama akses.
01:55Juru kamera saya, Fabry James, akan menujuakan kepada Anda
01:58terkait dengan situasi atau genangan.
02:01Jadi, kalau gambar yang Tifal sekarang lihat,
02:03ada rumah di samping kanan rumahnya itu,
02:06itu bahkan semakin dalam,
02:07bahkan mencapai setinggi dari orang dewasa
02:10dikarenakan permokannya lebih turun ke bawah.
02:12Jadi, memang adanya genangan ini
02:14ditambah lagi dengan arus yang,
02:17kalau saya rasa ini semakin kuat
02:19dan juga airnya semakin tinggi.
02:21Ini perlu mendapatkan perhatian dari,
02:23tidak hanya dari kabupaten, tapi juga dari BPPBD
02:26untuk bisa sebagai eskalasi
02:28atau mungkin antisipasi
02:30untuk menghindari genangan atau ada.
02:31Jadi, tadi sendiri saya sudah
02:33memperhatikan terkait dengan akses Kuala Namu.
02:36Tadi saya sudah mendarat
02:38di Kuala Namu sekitar pukul 15.40
02:40dan akses dari Kuala Namu
02:42menuju ke arah Kota Medan,
02:44di mana saya sekarang berhenti di akses ini,
02:46memang terasa sekali, terlihat sekali,
02:49banyak sekali genangan air ya.
02:51Atau mungkin seperti banjir gitu.
02:54Dan banjir ini memang cukup beragam,
02:56ada yang setinggi sekitar 20 cm, 25 cm,
03:00bahkan ada juga yang mungkin sampai sekitar 30 cm.
03:02Jadi, ini ada dua ruas jalan
03:04yang merupakan jalan akses,
03:06jadi yang bisa dipakai hanya akses
03:08yang jalan di sebelah kiri saya.
03:10Nah, kalau tiba-tiba lihat sekarang,
03:11ini ada anak-anak yang menyeberang,
03:14dan kalau kita lihat, ini tingginya kurang lebih
03:15sekitar antara 20-25 cm.
03:19Terus seperti inilah situasi real yang sekarang
03:21saya rasakan khususnya di jalan akses.
03:24Jadi, memang untuk masyarakat yang menggunakan
03:27kendaraan roda empat yang akan menuju ke
03:29Bandara Kuala Namu, memang harus berangkat
03:32lebih awal, dikarenakan memang jalannya
03:34hanya dipakai hanya satu ruas saja,
03:37dan ini dipakai untuk dua kendaraan.
03:38Jadi, memang ini perlu menjadi atensi,
03:41khususnya bagi pemerintah, khususnya pemerintah daerah,
03:43dan juga mungkin wilayah tempat untuk bisa
03:46memperhatikan dikarenakan inilah akses
03:47menuju ke arah Bandara Kuala Namu.
03:49Jadi, untuk kepadatan,
03:52atau mungkin untuk kendaraan yang ada,
03:56jadi kalau kita lihat banyak sekali kendaraan
03:58yang dipakir, khususnya dari warga kampung,
04:01yang mereka parkir di masjid,
04:02dikarenakan memang daerahnya lebih tinggi.
04:04Tiba?
04:04Tapi kalau kemudian akses jalannya terhambat,
04:07apakah aktivitas penerbangan juga terhambat?
04:10Singkat saja, Jonah.
04:10Ya, untuk aktivitas di Kuala Namu masih berjalan lancar,
04:17tapi saya tadi mendengar banyak sekali yang delay
04:19dikarenakan mungkin rumahnya yang ada di daerah Medan,
04:24tergenang banjir, dan sebagainya.
04:25Jadi, memang perlu berangkat lebih awal
04:26untuk bisa mengantisipasi kalau memang akan berangkat
04:28dari Bandara Internasional Kuala Namu,
04:30khususnya yang berangkat dari Medan sendiri.
04:32Tiba?
04:32Perlu diantisipasi soal ini.
04:34Jonah Hamonangan dan Febri James Gustam,
04:35terima kasih sudah melaporkan langsung dari Sumatera Utara.
Komentar