00:00Erosi Gunung Semeru menyisakan kebedihan bagi warga kaki gunung.
00:04Harta benda, rumah, dan sawah habis.
00:07Tersapu awan panas dan lahar dingin Gunung Semeru.
00:10Lutfiah Lansia warga Dusun Gumung Mas, desa supit orang tinggal sendiri saat erupsi terjadi.
00:32Rumahnya rusak, tertinggung material volkanik setinggi 2 meter lebih.
00:36Tidak ada barang satupun yang bisa diselamatkannya.
00:40Lutfiah bingung untuk bisa meneruskan hidupnya.
00:43Sawah satu-satunya yang ditanami cabai, lululantak tersapu awan panas Semeru.
00:48Ia kini hanya bergantung bantuan pemerintah di tempat pengusian.
01:00Terus Ibu sekarang mengusir di mana?
01:04Di sekolah ADSD Soe Keturang.
01:06Keturang ya.
01:10Sementara itu warga desa Soe Keturang kecamatan Pronojiwo Jumat pagi datang kembali ke rumah mereka yang porak-poranda akibat terjangan erupsi Gunung Semeru.
01:20Mereka mengais barang yang masih tersisa untuk bisa diselamatkan.
01:24Jadi baru sekarang Pak berani ya?
01:27Jadi baru sekarang berani.
01:29Memang ada yang bisa diselamatkan Pak?
01:32Ya ada sebagian.
01:34Kalau yang lain hancur semua itu tidak kena.
01:37Tidak kena?
01:37Ya.
01:38Erupsi Gunung Semeru terjadi Rabu 19 November lalu.
01:43Satu siang gambat atau awas dikeluarkan PVMBG.
01:47Radius area berbahaya 8 km dari puncak gunung dan sektor tenggara di sepanjang Besuk Koboan.
01:52Senjauh 20 km dari puncak gunung.
01:55Dua kecamatan terdampak yaitu Pronojiwo dan Candipuro.
01:58Sebanyak 963 warga terpaksa mengungsi akibat terdampak letusan Semeru.
02:04Diputat Kompas TV
Komentar