- 2 bulan yang lalu
- #timnasindonesia
- #pssi
- #suportertimnasgaruda
KOMPAS.TV - Kawasan Gelora Bung Karno, Sabtu sore (15/11/2025) didatangi kelompok suporter fanatik Timnas, Ultras Garuda.
Bukan untuk mendukung laga Timnas, tapi untuk menyampaikan aspirasi di kantor PSSI soal kondisi sepak bola nasional.
Suasana kekecewaan terkait kegagalan Timnas lolos ke Piala Dunia 2026 masih terasa. Dalam unjuk rasa ini, massa meminta revolusi total PSSI.
Massa juga mempersoalkan belum ditunjuknya pelatih Timnas baru usai pemecatan Patrick Kluivert.
Ada lima tuntutan kelompok suporter Ultras Garuda, yaitu manajemen Timnas lebih profesional, road map jelas PSSI, rekrutmen pelatih yang transparan & profesional, pembinaan konsisten usia dini, serta pelibatan suporter dalam ekosistem sepak bola.
Menanggapi tuntutan suporter, anggota Komite Eksekutif PSSI Sumardji bilang, semua pihak bebas berpendapat. Dia juga menegaskan tuntutan itu bakal segera dibawa dalam rapat resmi bersama manajemen PSSI.
#timnasindonesia #pssi #suportertimnasgaruda
Baca Juga Susunan Pemain Timnas Indonesia U23 vs Mali: MauroStruick Duet di Depan, Ivar Jenner Kapten di https://www.kompas.tv/olahraga/630886/susunan-pemain-timnas-indonesia-u23-vs-mali-mauro-struick-duet-di-depan-ivar-jenner-kapten
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/olahraga/630895/full-analis-sepak-bola-tanggapi-soal-suporter-timnas-tuntut-revolusi-pssi-bisakah-terlaksana
Bukan untuk mendukung laga Timnas, tapi untuk menyampaikan aspirasi di kantor PSSI soal kondisi sepak bola nasional.
Suasana kekecewaan terkait kegagalan Timnas lolos ke Piala Dunia 2026 masih terasa. Dalam unjuk rasa ini, massa meminta revolusi total PSSI.
Massa juga mempersoalkan belum ditunjuknya pelatih Timnas baru usai pemecatan Patrick Kluivert.
Ada lima tuntutan kelompok suporter Ultras Garuda, yaitu manajemen Timnas lebih profesional, road map jelas PSSI, rekrutmen pelatih yang transparan & profesional, pembinaan konsisten usia dini, serta pelibatan suporter dalam ekosistem sepak bola.
Menanggapi tuntutan suporter, anggota Komite Eksekutif PSSI Sumardji bilang, semua pihak bebas berpendapat. Dia juga menegaskan tuntutan itu bakal segera dibawa dalam rapat resmi bersama manajemen PSSI.
#timnasindonesia #pssi #suportertimnasgaruda
Baca Juga Susunan Pemain Timnas Indonesia U23 vs Mali: MauroStruick Duet di Depan, Ivar Jenner Kapten di https://www.kompas.tv/olahraga/630886/susunan-pemain-timnas-indonesia-u23-vs-mali-mauro-struick-duet-di-depan-ivar-jenner-kapten
Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/olahraga/630895/full-analis-sepak-bola-tanggapi-soal-suporter-timnas-tuntut-revolusi-pssi-bisakah-terlaksana
Kategori
🗞
BeritaTranskrip
00:00Timnas Indonesia U22 yang diproyeksikan untuk SEA Games 2025 bakal menghadapi Timnas U22 Mali dalam pertandingan uji coba malam hari ini.
00:09Pelatih Indra Syafri yakin Garuda Muda bakal mendapat pelajaran berharga untuk menghadapi SEA Games dan mempertahankan medali emas sepak bola.
00:17Pelatih Indra Syafri akan memanfaatkan uji coba melawan Mali untuk membangun kemistri tim.
00:23Indra menyeleksi 30 pemain yang nantinya bakal dikerjutkan menjadi 23 orang menghadapi SEA Games.
00:30Timnas U23 juga menunggu upaya PSSI bisa menghadirkan Marcelino Ferdinand dan Adrian Vibowo yang berkarir di luar negeri.
00:42Ia bilang Garuda Muda perlu uji coba melawan tim yang levelnya di bawah seimbang serta lebih tinggi.
00:49Indra menganggap Mali adalah lawan yang levelnya lebih tinggi sehingga Timnas akan mendapat pelajaran berharga.
00:58Dan kami menganggap dengan Mali kalau kita bicara ranking tentu mereka lebih di atas kita.
01:07Dan kami menganggap ini adalah pertandingan uji coba yang mungkin levelnya sedikit lebih berat.
01:18Dan kami memang menginginkan itu bagaimana respon-respon para pemain dengan situasi-situasi yang dilakukan oleh tim yang kualitasnya bagus.
01:30Di tengah persiapan Timnas U22 kontra Mali, PSSI menyebut nama pelatih baru Timnas Senior belum juga diputuskan.
01:39Saat ini sudah ada 5 nama yang dipertimbangkan dan bakal diputuskan dalam rapat komite eksekutif PSSI.
01:46PSSI menyebut menerima masukan soal sejumlah nama yang dianggap pantas menjadi juru taktik Timnas
01:54antara lain Timur Kapadze, asal Uzbekistan, dan pelatih Persib Bandung, Boyan Hodak.
02:02Namun PSSI belum akan mengumumkan siapa para calon pelatih Timnas ini.
02:07Ada 5 nama yang tengah dipertimbangkan dan bakal diputuskan dalam rapat komite eksekutif PSSI.
02:13Soal Timur, ya mungkin itu yang diaspirasikan.
02:20Kan aspirasi bukan cuma Timur, ada juga yang minta Sintayong kembali, kan gitu ya.
02:25Nah, bagi kita itu sebagai masukan, masukan buat PSSI dan kita akan tentukan yang terbaik buat tim nasional.
02:34Karena kita harapkan untuk tim nasional senior ini segera kita mendapatkan calon pelatih.
02:44Pak Ketua Umum sudah menyampaikan ada 5 nama, ya tapi saya juga tidak akan menyampaikan siapa 5 nama itu.
02:51Namun kalau itu sudah firm dari Alec, ya dari Dirtek, tentu itu akan kita bawa ke dalam rapat eksko.
03:00Kewasan Gelora Bung Karno, Jumat sore lalu, didatangi kelompok supporter fanatik Timnas Ultras Garuda.
03:15Bukan untuk mendukung laga Timnas, tapi untuk menyampaikan aspirasi di kantor PSSI soal kondisi sepak bola nasional.
03:23Suasana kekecewaan terkait kegagalan Timnas lolos ke Piala Dunia 2026 masih terasa.
03:29Dalam unjuk rasa ini, masa meminta revolusi total PSSI.
03:35Masa juga mempersoalkan belum ditunjuknya pelatih Timnas baru usai pemecatan Patrick Clyford.
03:43Ada 5 tuntutan kelompok supporter Ultras Garuda, yaitu manajemen Timnas lebih profesional,
03:49roadmap jelas PSSI, rekrutmen pelatih yang transparan dan profesional,
03:55pembinaan konsisten usia dini, serta pelibatan supporter dalam ekosistem sepak bola.
04:02Menanggapi tuntutan supporter, anggota Komite Eksekutif PSSI Sumarji bilang,
04:07semua pihak bebas berpendapat.
04:10Dia juga menegaskan tuntutan itu bakal segera dibawa dalam rapat resmi bersama manajemen PSSI.
04:17Hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum itu adalah hak setiap warga negara,
04:23termasuk teman-teman saya, adik-adik saya dan saudara-saudara saya yang di Ultras Garuda ya.
04:29Jadi penyampaian rekan-rekan semua tentu saya juga bisa melihat,
04:38dan banyak sekali yang mengirim baik itu foto, video ke saya,
04:44apa yang menjadi tuntutan daripada teman-teman semua.
04:46Semua akan kita tampung, dan semuanya kami mendengarkan,
04:51dan pasti ini akan menjadikan pembahasan di internal kami di PSSI.
04:59PSSI saat ini belum memilih pelatih baru pengganti Clyford untuk menangani tim Nas Senior.
05:05Akibatnya PSSI pun memutuskan tidak ada agenda FIFA Match Day untuk tim Nas Senior
05:10yang seharusnya berlaga 15 dan 18 November.
05:14Sebagai penggantinya, tim Nas U22 yang disiapkan untuk berlaga di SEA Games
05:18akan bertanding menghadapi tim asal Afrika, Mali.
05:22Tim Liputan, Kompas TV
05:24Supporter Ultras Garuda yang setia mendukung tim Nas menuntut adanya revolusi total PSSI.
05:34Apakah tuntutan ini sudah tepat untuk perbaikan kondisi sepak bola Indonesia saat ini?
05:40Kita berbincang dengan Ketua Pak Gujuban, Supporter Tim Nas, Ignatius Indro.
05:44Selamat malam, Bung Indro.
05:46Selamat malam.
05:47Ada juga analis sepak bola Anton Sanjoyo.
05:49Bung Joy, selamat malam.
05:50Malam, Audrey.
05:50Saya mau ke Bung Indro dulu.
05:52Bung Indro, jadi sebenarnya sebelum kita berbincang, kami sebenarnya juga sudah berupaya menghubungi PSSI
05:58tapi sampai dialog ini berlangsung, ini belum ada yang bersedia.
06:02Oke, Bung Indro, saya mau tanya dulu ke Anda.
06:04Bung Indro, sebenarnya apa sih yang menjadi puncak akhirnya Ultras Garuda ini menuntut adanya revolusi total PSSI?
06:12Iya, sebenarnya kan kemarin juga aksi yang dilakukan secara organik oleh Ultras Garuda ya.
06:17Ini bagaimana viral di Medsos dan akhirnya mereka datang ke PSSI.
06:24Tuntutan dari teman-teman Ultras ini juga jelas ya.
06:28Tapi saya melihat hal ini dikarenakan memang karena baru roadmap dikeluarkan oleh PSSI kemarin.
06:36Roadmap sepak bola Indonesia bagaimana menjalankan percepatan perbaikan sepak bola Indonesia ini baru keluar kemarin.
06:44Nah, ini yang saya pikir ini yang menjadi acuan bagaimana roadmap itu baru dikeluarkan
06:52sementara Eric Toyer sendiri sudah berjalan berapa lama gitu ya.
06:57Sebenarnya dia hanya bekerja sampai 2027 tapi roadmap sendiri baru dijalankan.
07:04Oke.
07:05Nah, roadmapnya keluar bagaimana juga dengan blueprint kan ini tergantung di-retek sendiri bagaimana mengeluarkan blueprint sepak bola setelah roadmap ini keluar.
07:18Nah, ini yang menjadi acuan bahwa ketidakjelasan aturan-aturan tersebut yang membuat misalnya terjadi pergantian pelatih di tengah jalan
07:31lalu juga akhirnya kita gagal masuk ke piala dunia.
07:38Ini kan juga menjadi bukti kemarahan dari masyarakat sehingga kemarin-kemarin itu memuncak pada kemarin.
07:50Sebenarnya itu bukan puncak tapi ini saya pikir ini awal aksi-aksi yang akan dilakukan oleh teman-teman supporter.
07:57Bung Joy, ada lima tuntutan dari Ultras Garuda.
08:01Salah satu yang tadi yang disampaikan oleh Bung Joy adalah sesoal roadmap.
08:04Kemudian juga manajemen timnas yang profesional dan juga proses rekrutmen pelatih yang transparan dan profesional.
08:10Kita bahas dulu satu-satu.
08:11Kalau misalnya untuk manajemen timnas yang profesional, kenapa?
08:14Apa yang selama ini dirasakan oleh Ultras Garuda yang juga menjadi pendukung timnas Indonesia?
08:20Ada yang salah di mana?
08:21Kalau dugaan saya soal manajemen itu, soal pemecatan Sintayong yang di tengah jalan lah gitu kira-kira.
08:28Kemudian penunjukan Patrick Kluivert yang ternyata gagal.
08:32Mungkin kira-kira manajemen seperti itu, manajemen kompetisi juga karena masih banyak klub yang ngutang ke pemain dan macam-macam lah.
08:38Tapi memang manajemen profesional itu konteksnya luas.
08:42Tapi kalau saya berpendapat, memang yang harus dituntut pertama kali, yang harus benar-benar diminta kepada PSSI adalah roadmap-nya.
08:55Karena roadmap itu, kalau menurut saya, Erick Thohir berapa tahun sih?
08:59Dua tahun ya.
09:00Dua tahun jalan, hampir tiga tahun.
09:02Saya rasa memang belum ada roadmap yang betul-betul sebuah studi yang mengatakan bahwa Indonesia akan maju sebagai negara yang disegani dalam sepak bola itu dalam berapa tahun.
09:16Langkah awalnya berapa, apa.
09:18Kemudian apa yang akan dibuat.
09:21Jadi peta jalan itu jelas, mau startnya dari mana.
09:23Nah, peta jalan itu kalau menurut saya sekarang yang dikatakan Erick Thohir lah, Arya Sunulingga lah, Pak Marji lah.
09:31Itu peta jalan yang semau-maunya mereka aja bilang, kita nggak target 2026 kok, kita targetnya 2030.
09:40Besok-besok dibilang lagi, kita targetnya 2034.
09:44Jadi sebetulnya roadmap itu yang saya pikir sebagai peta jalan, Indonesia ini mau menjadi negara kuat sepak bola pada tahun 2050.
09:55Kita akan mulai dengan apa?
09:57Misalnya, apakah karena pembuatan roadmap itu saking susahnya makanya...
10:01Susah, betul.
10:02Roadmap itu bukan hal yang mudah.
10:05Oleh sebab itu dua tahun ini sebetulnya harusnya sudah ada kalau di awal kepemimpinan Erick Thohir,
10:10memang dia mau meletakkan batu fondasi persepak bola nasional.
10:15Tapi kan nggak ada sampai sekarang.
10:17Dia selalu bilang, saya pernah presentasi di Viva soal roadmap.
10:24Barangnya mana? Kita tidak pernah lihat.
10:27Oke, kalau gitu, Bu Joen melihatnya kenapa nih?
10:29Ada apa dengan Pak Erick?
10:30Apakah mungkin karena Pak Erick banyak sekali jabatannya jadi mungkin tidak kurang fokus begitu?
10:34Nggak, sebetulnya.
10:35Roadmap itu memang harus dibikin dalam hitungan bulan.
10:38Dan itu harus melakukan studi yang sangat intensif.
10:42Pemikiran mengumpulkan banyak pihak, think tanknya dikumpulkan, diskusi yang ketat.
10:47Dibikinlah satu peta jalan yang betul-betul matang.
10:51Matang dalam arti bisa dilakukan.
10:53Kalau cuma bilang kita mau roadmap-nya, kita mau tembus Piala Dunia 2034.
10:59Dari mana jalannya?
11:01Dari mana mulanya?
11:03Kita akan step-stepnya seperti apa?
11:05Kan nggak pernah jelas.
11:06Oke, kalau gitu pertanyaan selanjutnya adalah apakah susahnya membuat roadmap salah satunya juga disebabkan?
11:11Karena susahnya juga menjadi pelatih yang tepat bagi tim NAS kita.
11:14Usai jadi ya, Bapak-Bapak, tetap bersama kami di Sampai Indonesia Malam.
11:18Sebelum kita melanjutkan dialognya, kita akan pantau dulu situasi terkini jelang pertandingan tim NAS Indonesia U22 lawan Mali U22.
11:26Kita tanyakan ke Jurnalis Kompasivi, Angga Nuriski di Stadion Pakansari Bogor, Jawa Barat.
11:31Angga, apa sebenarnya target pelatih Indra Syafri dalam pertandingan malam hari ini?
11:35Ya baik Audrey, meskipun pertandingan ini merupakan pertandingan yang digelar di periode FIFA Match Day begitu,
11:48namun pertandingan ini bisa dikategorikan tier 2 begitu.
11:52Seperti yang disampaikan oleh Ketua Badan Tim Nasional Sumarji ketika sesi latihan,
11:57bahwa pertandingan ini merupakan tier 2 yang artinya tidak ada poin FIFA yang diperbutkan
12:02dan tidak mempengaruhi ranking FIFA begitu.
12:06Ini juga sejalan dengan apa yang diinginkan pelatih tim NAS U22 Indra Syafri
12:11yang memang mempersiapkan tim untuk proyeksi SEA Games 2025.
12:15Seperti kita ketahui bahwa Indonesia merupakan juara bertahan di SEA Games pada saat itu di Kamboja
12:21dan menargetkan untuk kembali mempertahankan gelar juara di Thailand.
12:25Nah, sebelumnya kita juga sudah melakukan pemusatan latihan yang diisi dengan 30 pemain
12:32plus 3 pemain trial dan di pertandingan ini adalah salah satu indikator untuk pelatih tim NAS Indra Syafri
12:39mengerucutkan pemain menjadi 23 pemain untuk SEA Games 2025 begitu,
12:45di mana ini juga diperlukan untuk menguji komposisi tim.
12:50Ini akan diturunkan untuk SEA Games 2025 di Thailand begitu.
12:56Dan seperti kita ketahui bahwa pertandingan melawan Mali juga digelar selama 2 kali,
13:01yakni yang pertama malam ini dan...
13:04Pertama malam ini dan...
13:08Oke, baik Angga Nuriski, terima kasih untuk laporannya dari Stadion Pakansari Bogor.
13:14Nampaknya memang jaringannya kurang baik, tapi kita pastikan atau nantikan
13:19bagaimana jalannya pertandingan malam hari nanti melawan Mali U22.
13:23Saya lanjutkan lagi perbincangan kita masih soal revolusi PSSI.
13:27Saya kembali ke pertanyaan yang sebelumnya adalah mengenai apakah kesulitan dari pembuatan roadmap ini
13:35salah satunya disebabkan karena susahnya juga mencari pelatih tim NAS yang cocok begitu.
13:42Menurut Mung Indra seperti apa?
13:43Ya kalau menurut saya malah kebalikannya ya bahwa roadmap ini yang akan mempersulit pelatih-pelatih yang waktu itu ya
13:54Oh oke
13:54Untuk menyetujui melatih Indonesia.
13:58Ketika roadmapnya nggak jelas, tentunya dia akan berpikir 2 kali untuk melatih Indonesia.
14:04Bagaimana juga mereka juga akan berpikir bahwa jangan-jangan gue sebagai pelatih bisa dipecat sewaktu-waktu.
14:15Nah ini yang tentunya akan mempersulit kita untuk memilih pelatih.
14:21Saya pikir sejauh ini juga ketidakniatan untuk membuat roadmap ini yang akhirnya terbaca oleh pelatih-pelatih internasional.
14:33Nah jenisnya kita agak sulit untuk memilih pelatih.
14:38Di luar itu juga saya pikir tidak ada kemauan dari PSSD terutama Erick Thohir untuk membuat roadmap yang benar.
14:48Kemarin dimunculkan sebuah roadmap yang saya pikir ini tidak jelas juga ini seolah-olah hanya dibuat berdasarkan AI.
15:00Karena ada sesakan-sesakan membuat roadmap, dibuat roadmap yang benar.
15:06Nah ini yang saya pikir tidak roadmapnya juga tidak jelas.
15:12Bagaimana misalnya tentang supporter gitu, edukasi seolah-olah dilakukan tapi dilakukannya di hotel.
15:19Nah ini kan yang sementara yang bermasalah kan sebenarnya di grassroots supporter ya.
15:26Nah ini yang harusnya di edukasi itu dilakukan di grassroots.
15:30Misalnya seperti itu.
15:31Nah ini yang tidak dilakukan oleh Erick Thohir dan juga grupnya selama ini ya.
15:38Oke kalau gitu pertanyaan berikutnya adalah,
15:41Bu Joy apakah kemudian perlu benar-benar bersih-bersih nih di tubuh PSSD sekarang?
15:45Ya sebetulnya kalau bersih-bersih benar-benar itu kan mekanismenya itu mekanisme organisasi.
15:53Ya karena semua kita berjalan dengan hukum dan aturan.
15:56Mereka ada di sana karena hasil kongres pemilihan.
15:59Jadi yang kita tuntut adalah benar kalau kita mau startnya dari roadmap yang namanya pelatih tim nasional,
16:06tim nasional itu sendiri, pembinaan itu adalah fragment-fragment di dalam roadmap itu.
16:10Semuanya terangkum.
16:12Tapi kalau kita misalnya ya kita bicara Jepang misalnya.
16:16Jepang itu dari tahun 80-an sudah mengatakan dalam roadmapnya mengatakan kita akan juara dunia pada tahun 2050.
16:23Step-stepnya jelas.
16:25Nah ini kan yang sebetulnya ketika pertama kali saya ketemu Erick Thohir ketika dia hanya 2 minggu atau 3 minggu menjadi ketua umum PSSI.
16:32Pak saya bilang gitu. Pak sudah lah. Kita tidak bisa lagi bicara karena saya berkecimpung sudah agak lama di PSSI.
16:43Bapak meletakkan saja dasar-dasar pembangunan sepak bola Pak.
16:47Bikin peta jalannya yang benar-benar kita mampu untuk melakukannya sehingga pada tahun X nanti kita akan mampu betul-betul menjadi negara sepak bola.
16:56Jangan mikirnya itu kita di timnas terus timnas terus karena timnas itu adalah hanya ujung dari semua pembinaan yang dilakukan oleh federasi.
17:07Itu bisa kita pikirkan kapan-kapan.
17:09Tapi kalau basicnya kita tidak punya, kita tidak punya youth system, kita tidak punya sistem kompetisi usia muda yang mumpuni.
17:18Kita tidak punya sistem untuk melahirkan pelatih-pelatih wasit, asisten pelatih terbaik.
17:24Kita tidak akan punya sepak bola yang kuat.
17:26Artinya sekarang ini menurut Bung Jawa sendiri adalah semakin menurut gak nih timnas kita?
17:33Sebetulnya kalau timnas kita bicara pada level senior ya, timnas itu.
17:38Mereka kan kemarin diakselerasi secara ugal-ugalan menurut saya dengan diaspora.
17:45Bukan itu sebetulnya kalau yang dalam benak saya itu.
17:47Dalam benak saya, saya katakan juga pada Erick Thohir pada pertemuan tanggal 20 Februari tahun ini,
17:54saya bilang, Pak masa kita ini gak bisa sih seperti Jepang?
17:57Yang Jepang itu mengirimkan pemain-pemain mudanya dari Liga Jepang, dari Liga Junior Jepang ke Eropa, Pak.
18:06Apa kita itu gak mau sih mengekspor pemain sehingga mereka nanti akan memperkuat timnas sebagai tim yang solid?
18:13Bukan ngambilin diaspora, Pak. Ngambilin diaspora boleh aja lah 3, 4, 5 orang gitu loh.
18:18Kalau sampai 20 ambil diaspora, itu bukan planning, itu crash program yang menurut saya itu menjadi moral hazard.
18:27Ya, bagi banyak negara di Asia juga, termasuk Indonesia yang paling gila-gilaan menurut saya.
18:34Nah itu bukan roadmap kalau itu, kalau itu crash program.
18:38Tidak ada basicnya, tidak ada dasarnya, kita tidak punya fundament yang kuat.
18:42Saya kira gitu, Audrey.
18:44Artinya adalah kita juga disini butuh salah satu roadmap adalah juga untuk bagaimana mendidik anak-anak usia dini.
18:50Mungkin begitu ya, untuk melatih, kemudian juga mendukung anak-anak se- dini mungkin ya, sekecil mungkin.
18:55Mungin, Ro.
18:57Iya, saya pikir juga betul kata Bu Bungjo ya, bahwa kita tidak anti-naturalisasi.
19:04Tapi berapa lama ini akan dijalankan?
19:065 tahun, 10 tahun, ini kan karena ada roadmap yang jelas, kita gak tahu.
19:10Apakah diaspora kita mencukupi terus sampai ke depan?
19:15Ini yang kita tidak lihat.
19:17Bagaimana perbaikan liga kita tidak punya?
19:21Masih ada pemain-pemain yang tidak dibayar di liga kita,
19:26lalu juga bagaimana juga pemainan usia dini kita.
19:30Jangankan kita bicara dengan memakai sport science.
19:33Ini kompetisi buat liga muda saja kita tidak punya.
19:39Jadinya bagaimana kita berkaca pada Jepang tadi, seperti yang Bungjo ya katakan.
19:46Di Jepang roadmapnya jelas untuk 100 tahun, berkesinambungan.
19:52Di tahun ke-30an sekarang, ini udah jelas.
19:54Banyak pemain-pemain, bayangkan sekitar 500 pemain Jepang sudah bermain di Eropa.
19:59Nah ini kan yang lebih mudah ketika seorang pelatih ditunjuk melatih suatu negara,
20:07ketika jumlah pemain yang begitu banyak, dia akan lebih mudah memilih pemain.
20:13Nah ini yang akhirnya PSSI kesulitan sendiri untuk memilih pelatih.
20:18Yang mau dengan roadmap yang tidak jelas,
20:21lalu juga dengan kompetisi yang tidak jelas,
20:24bagaimana dengan usia muda yang tidak jelas.
20:26Nah ini yang PSSI akan kesulitan sendiri.
20:30Saya juga nggak yakin kalau misalnya sampai Desember ataupun Januari nanti,
20:35ada pelatih-pelatih yang memang berkualitas,
20:38lebih mau untuk melatih Indonesia.
20:41Mbak.
20:43Oke, terakhir kalau gitu ke Bungjo, singkat saja.
20:45Bungjo, apakah kan salah satu tuntutan dari Ultras Garuda adalah juga
20:49menyediakan pelatih yang profesional begitu ya, yang kedepannya.
20:53Nah apakah kemudian dengan menjawab nanti pelatih siapa yang akan menggantikan Clyford ini
20:59menjadi salah satu jawaban yang akhirnya cukup mengegagakan bagi tuntutan Ultras Garuda ini?
21:04Oh iya tentu saja, oleh sebab itu dari awal saya katakan
21:07jangan terburu-buru memilih pelatih baru ini.
21:11Karena harus mengambil pelajaran dari pemecatan Sintayong
21:15dan pemengangkatan Patrick Clyford yang gagal.
21:18ya kan, jangan terburu-buru, bahkan saya katakan Januari lah.
21:21Januari sudah ada nama, lalu...
21:23Itu pun juga sudah banyak yang nanti.
21:25Ya, tapi kan tetap harus ada banyak pertimbangan.
21:28Ada tiga orang Belanda masih di sini.
21:30Ya kan, ada Simon Tahamata, Alex Zweier, masih ada Jordi Cruyff.
21:34Itu kan juga jadi pertimbangan, karena mereka adalah di Departemen Teknis.
21:38Jadi nanti siapapun yang menggantikan, menurut saya,
21:40harus mampu menyelesaikan semua masalah yang ditinggalkan Clyford.
21:44Itu aja sebetulnya.
21:45Oke, Bung Joy, terima kasih.
21:46Bung Indra, terima kasih. Selamat malam, Bapak-Bapak.
21:48Terima kasih. Selamat malam.
Komentar