00:00Polda Metro Jaya memeriksa 46 saksi dalam penyelidikan kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta.
00:07Hingga saat ini, polisi menetapkan satu anak berkonflik dengan hukum dalam kasus ini.
00:15Polda Metro Jaya memeriksa 46 saksi dalam penyelidikan kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta.
00:22Dari 46 saksi yang diperiksa, 10 saksi berhalangan hadir.
00:25Mereka diperiksa di Unit Pelaksana Teknis Daerah Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak Provinsi DKI Jakarta.
00:32Selain itu, polisi juga meminta keterangan orang tua anak yang berhadapan dengan hukum.
00:37Hari ini penyelidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi anak berjumlah 46 orang.
00:46Tetapi 10 orang berhalangan ini dilaksanakan di UPTD P3A Provinsi DKI Jakarta di wilayah Jakarta Timur.
00:55Untuk orang tua ABH sudah dimintai keterangan beberapa waktu lalu dan ini masih dalam proses.
01:04Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memperbolehkan para pelajar di SMAN 72
01:11untuk melakukan belajar tatap muka atau belajar secara langsung pada Senin depan.
01:17Pramono menyebut, Dinas Pendidikan sudah berkomunikasi dengan pihak sekolah dan siswa
01:20dan sebagian besar siswa meminta untuk proses belajar mengajar dilakukan secara langsung.
01:25Sebelumnya, proses belajar mengajar di SMAN 72 dilakukan secara daring sejak Senin 10 November
01:32setelah terjadi ledakan pada Jumat lalu.
01:35Jadi untuk SMAN 72, memang kami sudah berkomunikasi, Kepala Dinas Pendidikan juga sudah menyampaikan,
01:44memberikan kebebasan.
01:46Yang mau daring boleh, yang mau langsung juga boleh.
01:50Dan ternyata mereka kebanyakan sekarang meminta untuk secara langsung
01:55supaya menunjukkan bahwa sekolahnya sudah pulih dan tidak ada apa-apa.
01:59Dan untuk itu saya menyetujuinya.
02:01Mudah-mudahan minggu depan sudah sekolahnya.
02:06Tidak hanya pembelajaran tatap muka, program konseling juga diberikan untuk siswa SMAN 72.
02:12Himpunan Psikologi Indonesia akan jemput bola dengan mendatangi siswa yang membutuhkan konsultasi
02:17jika tidak bisa datang ke sekolah.
02:20Konselor Himpunan Psikologi Indonesia mengatakan mayoritas keluhan adalah ketakutan
02:24peristiwa serupa akan terulang.
02:26Kita punya tim yang koordinatornya itu Dinas Pendidikan.
02:31Dan di sini sendiri, di sekolah itu kayak ada perwakilannya itu yang ngatur semuanya.
02:35Siapa yang mau konseling, siapa yang nanganin ini dan seterusnya gitu ya.
02:39Cuma khusus kami dari Himsi itu yang offline.
02:43Jadi sudah seminggu ini dan informasinya mungkin sampai Jumat depan.
02:48Dan nanti setelah Jumat depan tergantung timnya itu apalagi yang kita lakukan berikutnya.
02:53Tadi ada satu teman saya itu ke rumah.
02:57Ke rumah si adik ini.
03:01Karena dia belum berkenan ke sekolah.
03:03Jadi kalau kondisinya begitu, kita yang jemput bola.
03:06Jadi kita sekarang sudah ke tahap konseling.
03:09Tak menutup kemungkinan, Himsi akan merekomendasikan klien berkonsultasi ke psikiater
03:14jika trauma yang dirasakan berpengaruh ke aspek klinis.
03:18Tim Liputan, Kompas TV.
03:20Tim Liputan, Kompas TV.
Komentar