Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
DEMAK, KOMPAS.TV - Banjir di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur Kabupaten Demak, Jawa Tengah menghancurkan belasan rumah warga. Empat di antaranya bahkan rata dengan tanah.

Video pantauan udara memperlihatkan banjir mulai surut di permukiman warga di Dukuh Selodoko Desa Trimulyo.

Hingga Sabtu (4/4/2026) siang sedikitnya 15 rumah warga dilaporkan rusak total.

Banjir berdampak pada sekitar 200 kepala keluarga di Dukuh Selodoko, dimana lokasi ini banjir dinilai yang terparah.

Warga berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul yang jebol dan menyalurkan bantuan logistik.

Banjir rendam permukiman di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang.

Jebolnya tanggul di dua titik tak hanya menyebabkan permukiman warga terendam banjir, namun seorang bocah berusia 8 tahun meninggal akibat terseret arus.

Meski banjir mulai berangsur surut, tanggul yang jebol belum ditangani, membuat warga waspada akan potensi banjir susulan.

Baca Juga Waspada Banjir Pesisir Jakarta 59 April 2026, BMKG Ingatkan Potensi Rob saat Purnama di https://www.kompas.tv/info-publik/660965/waspada-banjir-pesisir-jakarta-5-9-april-2026-bmkg-ingatkan-potensi-rob-saat-purnama

#banjir #demak #banjirdemak

_

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/660968/banjir-rendam-permukiman-di-demak-15-rumah-warga-rusak-dan-4-lainnya-hanyut-sapa-pagi
Transkrip
00:00Banjir di Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah
00:03menghancurkan belasan rumah warga.
00:06Empat diantaranya bahkan rata dengan tanah.
00:12Video pantauan udara memperlihatkan banjir mulai surut di permukiman warga
00:17di Dukuh, Selodoko, Desa Trimulyo.
00:20Hingga Sabtu siang sedikitnya 15 rumah warga dilaporkan rusak total.
00:25Banjir berdampak pada sekitar 200 kepala keluarga
00:28di Dukuh, Selodoko, di mana lokasi ini dinilai yang terparah.
00:33Terdampak banjir, warga berharap pemerintah segera memperbaiki tanggul yang jebol
00:37dan menyalurkan bantuan logistik.
00:45Kurang lebih 15.
00:48Itu hancur semua mbak ya?
00:50Hancur, hilang.
00:51Hilang semua.
00:52Cuman yang hilang ada berapa ya?
00:55Satu, dua, tiga, kurang lebih empat, lima.
00:57Yang hilang ini, kalau yang masih ada atapnya ya masih ada beberapa.
01:02Kemudian situasi saat ini dan sekarang, air sudah mulai surut.
01:09Namun untuk wilayah yang jebol masih tarap akan perbaikan.
01:15Materialnya sudah datang, bambu dan sebagainya sudah datang.
01:17Dan hanya belum dikejaga.
01:20Banjir merendam permukiman di Desa Trimulyo, kecepatan Guntur,
01:24akibat jebolnya tanggul Sungai Tuntang.
01:27Jebolnya tanggul di dua titik tidak hanya menyebabkan permukiman warga terendam banjir,
01:32namun seorang bocah berusia 8 tahun meninggal akibat terseret arus.
01:36Meski banjir mulai berangsur-surut, tanggul yang jebol belum ditangani,
01:41membuat warga waspada akan potensi banjir susula.
01:48Terima kasih telah menonton!
Komentar

Dianjurkan