Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
KOMPAS.TV - Pelajar Sekolah Dasar Negeri 10 Banjarmasin setiap hari harus menembus lumpur dan genangan air untuk sampai ke sekolah.

Jalan darat yang dibangun pada 2023 lalu nyatanya masih jauh dari harapan, sehingga anak-anak harus berjalan kaki melewati kondisi jalan yang jauh dari kata layak.

Dengan sandal dan tanpa sepatu, anak-anak Sekolah Dasar Negeri Basirih 10 Banjarmasin harus menerjang jalan tanah yang becek dan tergenang air.

Menempuh jarak lebih dari satu kilometer menuju sekolah, anak-anak semangat berangkat meski lumpur tetap menempel pada pakaian, hingga membuat seragam sekolah mereka selalu kotor bahkan sebelum jam pelajaran dimulai.

#sekolah #banjarmasin #siswasekolahdasar

Baca Juga Atap Sekolah di Bulukumba Ambruk Usai Diterjang Angin |SAPA SIANG di https://www.kompas.tv/regional/630564/atap-sekolah-di-bulukumba-ambruk-usai-diterjang-angin-sapa-siang



Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/630565/siswa-sd-di-banjarmasin-terobos-lumpur-genangan-air-untuk-sampai-ke-sekolah-sapa-siang
Transkrip
00:00Sementara di Kalimantan, saudara pelajar sekolah dasar negeri 10 Banjarmasin setiap hari harus menembus lumpur dan genangan air untuk sampai ke sekolah.
00:09Jalan darat yang dibangun pada 2023 lalu, nyatanya masih jauh dari harapan sehingga anak-anak harus berjalan kaki melewati kondisi jalan yang jauh dari kata layak.
00:18Dengan sandal dan tanpa sepatu, anak-anak sekolah dasar negeri Basiri 10 Banjarmasin harus menerjang jalan tanah yang becek dan tergenang air.
00:36Menempu jarak lebih dari satu kilometer menuju sekolah, anak-anak semangat berangkat sekolah meski lumpur tetap menempel pada pakaian hingga membuat seragam sekolah mereka selalu kotor.
00:48Bahkan sebelum jam pelajaran dimulai.
00:51Ulan minta tolong jalannya diperbaiki supaya ulan kadang menapas baju sehari-hari.
01:00Ulan hendak minta baik jalannya supaya nyaman berjalan.
01:05Supaya ulan kadang menapas lagi baju hari-hari.
01:08Ulan lapah menapas baju sehari-hari.
01:12Jalan yang dibangun di tahun 2023 ini nyatanya masih jauh dari harapan.
01:16Bahkan warga sekitar yang setiap hari menyaksikan anak-anak melintasi jalan becek menuju sekolah mengaku tak tega.
01:24Warga berharap adanya perbaikan dari pemerintah kota Banjarmasin untuk penyamanan siswa sekolah dalam beraktifitas belajar mengajar.
01:32Jalan ini jalan menuju SMP atau SDN 10.
01:39Ini jalannya parah, terendam, banjir.
01:44Bisa kah wantunya pemerintah untuk perbaiki jalan-jalan ini?
01:48Ini biasanya kalau anak-anak sekolah gimana nih?
01:53Basah tuh banget kalau paginya.
01:56Nah, guru, kasihan.
01:59Basah.
02:00Sering tergenang akibat hujan dan air pasang diakui Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.
02:06Kepala Bidang Pembina Sekolah Dasar berjanji akan mengusulkan untuk ditinjau Dinas PUPR Kota Banjarmasin
02:12dengan harapan dapat dilakukan perbaikan jalan.
02:16Usulkan ke PUPR untuk memperbaikilah paling tidak meninjau dan melihat ke lokasi jalan di Basahiri 10 itu
02:28aksesnya untuk akses jalan anak-anak.
02:32Karena alternatif kedua kan mereka menggunakan sampan atau dukungan ke sekolah.
02:38Nah, itu ada dua alternatif itu sebenarnya.
02:42Sebelumnya akses menuju SD Negeri Basahiri 10 hanya bisa dilalui melalui jalur sungai
02:46dengan menggunakan berahu.
02:48Kini warga dan peserta didik berharap perbaikan menyeluruh segera dilakukan
02:53agar setiap langkah menuju sekolah tidak lagi terhalang lumpur dan genangan air.
02:58Alpawi, Saida Aisyah, Kompas TV, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Komentar

Dianjurkan