Lewati ke pemutarLewatkan ke konten utama
JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meluruskan pernyataannya yang sempat menuai perhatian publik soal Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka.

Beberapa waktu lalu, AHY menyebut bandara tersebut berada "in the middle of nowhere".

AHY menduga, potongan ucapannya itu dimaknai secara sempit dan tidak utuh.

"Mungkin dipotong sempit ya, tetapi sebetulnya semangatnya adalah bagaimana kita bisa menghadirkan integrasi wilayah," ujar AHY usai meresmikan Kantor DPD Partai Demokrat Jawa Barat di Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Minggu (26/10/2025).

Video editor: Rizal

#ahy #bandarakertajati

Baca Juga Menko AHY Sebut Kawasan Bandara Kertajati 'In The Middle of Nowhere' di https://www.kompas.tv/nasional/624570/menko-ahy-sebut-kawasan-bandara-kertajati-in-the-middle-of-nowhere




Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/625740/ahy-jelaskan-maksud-ucapan-bandara-kertajati-in-the-middle-of-nowhere

Kategori

🗞
Berita
Transkrip
00:00Kertajati, beberapa saat tahun lalu di awal saya masuk ke Kemenko Infrastruktur ini dihadapkan dengan permasalahan Kertajati.
00:08Sudah pernah kesana semua teman-teman?
00:10Siapa yang pernah kesana?
00:13Seperti apa Kertajati?
00:16Iya, tapi bagus kan?
00:19Besar, bagus, megah, tapi in the middle of nowhere.
00:23Di Majalengka, kawasan rebana namanya.
00:28Mungkin dipotong sempit ya, tetapi sebetulnya semangatnya adalah bagaimana kita bisa menghadirkan integrasi wilayah.
00:39Jadi pembangunan infrastruktur termasuk bandara, dermaga, itu harus dihubungkan dengan konektivitasnya.
00:47Jalan menuju maupun keluar dari lokasi tersebut sehingga benar-benar hidup.
00:53Jangan sampai infrastrukturnya besar, bagus, memakan biaya yang juga tinggi, tetapi tidak optimal atau kurang optimal.
01:02Nah ini, harus kita berbesar hati untuk terus melakukan evaluasi.
01:05Kami tidak hanya berhenti di masalah.
01:08Setiap saat terus mensimulasikan apa saja yang bisa menjadi solusi.
01:12Termasuk diantaranya bagaimana Kertajati, kemudian kita kembangkan menjadi sebuah hub industri dirgantara.
01:23Diawali dari kerjasama antara pihak Bandara Internasional Jawa Barat, BIJB, Kertajati,
01:32dengan misalnya GFN, Garuda Maintenance Facility.
01:35Jadi, beberapa saat yang lalu, kami bersama Kementerian Bapenas dan sejumlah stakeholders lainnya, termasuk Kementerian Perhubungan tentunya,
01:45mencoba untuk menghadirkan sebuah kerjasama yang baik untuk keperluan MRO, Maintenance Repair Overhaul.
01:54Nah, di awal dulu dengan helikopter misalnya.
01:57Mudah-mudahan setelah itu fix wings.
01:59Dan kita melibatkan juga kementerian-kementerian lembaga lainnya.
02:02Ini contoh bahwa kalau ada kegiatan yang strategis, ini bisa membuka wilayah.
02:10Itu kan di kawasan Rebana, Majalengka, kemudian juga menuju ke Cirebon.
02:15Nah, kalau kemudian terisolir, seperti terisolir, tidak nyambung satu sama lain dan tidak terintegrasi,
02:21maka sayang, itu perlu kita hubungkan dengan wilayah-wilayah lainnya.
02:27Itu contoh bahwa ini bisa menjadi peluang baru.
02:31Jadi, mohon nanti bisa sekaligus dijelaskan lebih utuh lagi.
02:38Mungkin kemarin ada yang terpotong atau yang misalnya persepsikan.
02:42Tapi begitu, tidak hanya bandara, Pak. Ada beberapa bandara.
02:46Ini juga tantangan kita ke depan.
02:48Saya cukup intensif berkomunikasi, berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan.
02:53Bicara interkonektivitas antarwilayah ini memang penting.
02:58Dan ingat, kita tidak bisa hanya berbicara Jawa saja.
03:01Kita bukan Jawa sentris, tapi kita memikirkan Aceh hingga Papua.
03:05Nah, yang menjadi tantangan terbesar, teman-teman sekalian,
03:09membangun infrastruktur dan konektivitas di Indonesia itu tidak seperti membangun di negara yang kontinental.
03:15Yang daratan semua.
03:18Kita ini negara kepulauan terbesar, 17 ribu pulau.
03:21Sehingga, selain daratan juga kita perbaiki.
03:25Ruas-ruas jalan, nasional, jalan provinsi, jalan keupatan dan kota.
03:29Termasuk untuk mendukung suasana, badan, pangan, energi dan air versi.
03:33Tapi juga multimodal.
03:36Udaranya harus kuat, maritimnya, transportasi lautnya juga harus kuat.
03:42Nah, oleh karena itu, kita berharap ini bisa juga kita kawal.
03:48Bandara-bandara yang belum terlalu optimal, kita optimalkan.
03:52Termasuk Aranba Presiden.
03:54Bagaimana bandara-bandara itu kalau tergelar dengan baik,
03:58maka bisa juga meningkatkan sektor pariwisata.
04:00Ini penting.
04:02Turis yang kita harapkan bisa membangun sektor pariwisata,
04:08baik wisatawan mancanegara, maupun dalam negeri.
04:11Ini juga bisa memutar ekonomi lokal, termasuk UMKM dan ekonomi kesehatan.
04:20Saya, My Sister Tarigan.
04:23Saksikan program-program Kompas TV melalui siaran digital, VTV, dan media streaming lainnya.
04:29Kompas TV. Indopendent. Berpercaya.
Komentar

Dianjurkan